Runtut.com

Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Latih Pembuatan Pestisida Nabati di Kampung Muara Kelantan

Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau menggelar pelatihan pestisida nabati berbahan daun sirsak dan bawang putih bagi masyarakat Kampung Muara Kelantan.

2 menit baca
84
Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Latih Pembuatan Pestisida Nabati di Kampung Muara Kelantan
Kegiatan pelatihan pembuatan pestisida nabati — Dok. Pribadi

SIAK- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 mengadakan kegiatan bertajuk "Pelatihan Bio Tani: Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Sirsak (Annona muricata L.) dan Bawang Putih (Allium sativum L.)" pada hari Jumat, 3 Juli 2026, bertempat di Balai Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Kegiatan ini dihadiri oleh Penghulu Kampung Muara Kelantan, Bapak Wan Alzukri, S.Kom., beserta perangkat kampung, kelompok tani, ibu-ibu PKK, dan masyarakat setempat sebagai peserta pelatihan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan sebagai alternatif pestisida yang aman, ramah lingkungan, dan ekonomis untuk mengendalikan hama serta penyakit tanaman.

Sambutan pembuka disampaikan oleh Penghulu Kampung Muara Kelantan, Bapak Wan Alzukri, S.Kom., yang menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KUKERTA Universitas Riau atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau berharap pelatihan ini dapat menambah wawasan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di sekitar sebagai solusi pengendalian hama yang lebih sehat dan berkelanjutan. Beliau juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan penggunaan pestisida nabati sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia sehingga dapat menjaga kesehatan lingkungan serta meningkatkan kualitas hasil pertanian.

Sebelum penyampaian materi, peserta terlebih dahulu melakukan registrasi dan mengikuti pembukaan acara. Selanjutnya, mahasiswa KUKERTA menyampaikan materi mengenai pengertian pestisida nabati, manfaat daun sirsak dan bawang putih sebagai bahan pestisida alami, serta kelebihan dan kekurangan penggunaannya. Daun sirsak dijelaskan memiliki kandungan senyawa aktif yang mampu menghambat aktivitas makan hama seperti ulat dan kutu daun, sedangkan bawang putih mengandung senyawa allicin yang berfungsi mengusir serangga serta membantu menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab penyakit tanaman. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai cara penggunaan pestisida nabati yang tepat agar hasil pengendalian hama lebih efektif.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pestisida nabati menggunakan daun sirsak dan bawang putih. Mahasiswa memperagakan setiap tahapan pembuatan, mulai dari penyiapan bahan, pencampuran, penyaringan, hingga larutan pestisida siap digunakan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti praktik dan berkesempatan mencoba langsung proses pembuatannya. Di akhir kegiatan, peserta mengamati hasil larutan pestisida nabati yang telah dibuat serta memperoleh penjelasan mengenai cara penyimpanan dan teknik penyemprotan yang benar agar memberikan hasil yang optimal pada tanaman.

Foto Bersama Kelompok Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau
Foto Bersama Kelompok Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau — Dok. Pribadi

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kampung Muara Kelantan dapat menerapkan pembuatan dan penggunaan pestisida nabati secara mandiri sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih aman, murah, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya sistem pertanian yang sehat, berkelanjutan, serta mengurangi penggunaan pestisida kimia dalam kegiatan budidaya tanaman.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu