Magelang, Jumat, 31 Juli 2026 – Suasana Dusun Gintung Rojo, Desa Tampingan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, mendadak riuh oleh sorak-sorai warga. Bukan tanpa sebab, program pendampingan memancing yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Tampingan 2 Universitas Muhammadiyah Magelang sukses menyedot perhatian ratusan warga dari berbagai kalangan.
Kegiatan yang berlangsung di area perairan desa setempat ini diikuti dengan antusias oleh warga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Sejak pagi, peserta telah memadati lokasi dengan membawa peralatan pancing masing-masing, menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang hangat.
Tim KKN Desa Tampingan 2 mengungkapkan bahwa program pendampingan memancing ini dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan hiburan, melainkan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan tersebut, warga memperoleh edukasi mengenai teknik memancing yang lebih efektif, pengelolaan hasil tangkapan, serta pengenalan budidaya ikan sederhana yang dapat dikembangkan secara mandiri.
"Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga. Antusiasme masyarakat sungguh di luar dugaan kami," ujar salah satu mahasiswa KKN.
Salah seorang warga Dusun Gintung Rojo mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan ini memberikan wawasan baru mengenai cara memanfaatkan potensi sumber daya air di desa secara lebih produktif. "Biasanya mancing hanya untuk mengisi waktu luang, sekarang jadi tahu teknik agar hasil tangkapan lebih maksimal," tuturnya.
Kepala Dusun Gintung Rojo, Bapak Kafabi, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Magelang yang dinilai mampu menghidupkan potensi dusun melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu mendorong masyarakat untuk lebih optimal dalam memanfaatkan potensi desa.
Melalui kegiatan ini, KKN Desa Tampingan 2 Universitas Muhammadiyah Magelang menunjukkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat dapat dikemas secara edukatif, menyenangkan, sekaligus memberikan manfaat nyata. Selain mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan potensi perikanan lokal sebagai salah satu peluang peningkatan kesejahteraan warga.







