Semarang – Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan, Ellsa Damayanti, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 92 Universitas Diponegoro Tim 3, melaksanakan program kerja Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di RW 06, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat.
Program ini dilatarbelakangi oleh potensi lingkungan RW 06 yang memiliki lahan pekarangan dan pot yang dapat dimanfaatkan sebagai media budidaya TOGA. Selain itu, pengurus RW, kader PKK, serta masyarakat setempat menunjukkan komitmen dan antusiasme dalam mendukung pengembangan penghijauan berbasis tanaman obat.
Meski memiliki potensi tersebut, pemanfaatan pekarangan dan pot sebagai media budidaya TOGA di wilayah ini masih belum optimal. Pengetahuan masyarakat mengenai jenis tanaman obat, manfaatnya bagi kesehatan, serta teknik penanaman dan pemeliharaan yang tepat juga masih perlu ditingkatkan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Ellsa Damayanti menjalankan program kerja berupa kegiatan penghijauan melalui budidaya berbagai jenis Tanaman Obat Keluarga (TOGA), mulai dari proses pembibitan, penanaman di pot maupun pekarangan, hingga pendampingan cara perawatan tanaman kepada warga. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan tanaman obat di lingkungan masyarakat sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) di RW 06.
Sasaran kegiatan ini meliputi Ketua RW, kader PKK, serta warga RW 06 Kelurahan Ngemplak Simongan. Seluruh pihak berpartisipasi aktif dalam proses penanaman dan pemeliharaan tanaman, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif untuk meningkatkan kesehatan keluarga.








