Pelalawan – Mahasiswa KKN Berdampak Universitas Riau melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan bertajuk "Eco Enzyme (Solusi Cerdas Kelola Sampah Organik)" pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 15.30 WIB hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sotol, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan ini diikuti oleh ibu-ibu Desa Sotol sebagai peserta utama.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan eco enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki berbagai manfaat, seperti pembersih alami, pupuk organik cair, serta penghilang bau.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Berdampak Universitas Riau memberikan materi mengenai pengertian, manfaat, serta proses pembuatan eco enzyme. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak melakukan praktik langsung dengan memanfaatkan limbah organik rumah tangga berupa kulit buah dan sayuran, gula merah, serta air sebagai bahan utama pembuatan eco enzyme. Metode praktik ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan secara mandiri di rumah.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para ibu aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga praktik pembuatan eco enzyme. Berbagai pertanyaan mengenai proses fermentasi, manfaat, dan cara penggunaan eco enzyme juga disampaikan oleh peserta, sehingga suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat.

Ketua Kelompok KKN Berdampak Universitas Riau Muhammad Fauzy: menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu Desa Sotol, dapat memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna. Selain mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan, eco enzyme juga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar," ujarnya.

Pemerintah Desa Sotol turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut pihak desa, edukasi mengenai pengelolaan sampah organik sangat bermanfaat karena mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi limbah rumah tangga melalui cara yang sederhana dan mudah diterapkan.

Melalui kegiatan "Eco Enzyme (Solusi Cerdas Kelola Sampah Organik)", mahasiswa KKN Berdampak Universitas Riau berharap dapat menumbuhkan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah organik secara bijak serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi lingkungan.