LAMONGAN – Pemerintah Desa Kreteranggon secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Digitalisasi Desa Tahun 2026 dari Universitas Billfath, Siman, Sekaran, Lamongan, pada Sabtu (1/8/2026) di Balai Desa Kreteranggon.
Kegiatan penerimaan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi yang dihadiri perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta unsur Pemerintah Kecamatan. Sosialisasi bertujuan menyamakan persepsi, memberikan pembekalan awal, serta memetakan potensi dan kebutuhan masyarakat sebelum mahasiswa melaksanakan program pengabdian selama satu bulan.
Dalam sambutannya, kepala desa bersama camat menegaskan bahwa masa pelaksanaan KKN yang relatif singkat harus dimanfaatkan secara optimal. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan program kerja sebagai kewajiban akademik, tetapi juga menjadikan KKN sebagai sarana belajar hidup bermasyarakat.
Pemerintah desa juga menekankan pentingnya menjaga etika, norma, serta menghormati nilai-nilai sosial dan budaya yang berlaku di tengah masyarakat.
“KKN bukan sekadar menjalankan program kerja. Yang lebih penting adalah membaur, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta menjaga etika dan akhlak dalam setiap aktivitas. Jaga nama baik Universitas Billfath dan hormati kearifan lokal yang ada di Desa Kreteranggon,” tegas kepala desa.
Agar manfaat KKN dapat dirasakan secara merata, Pemerintah Desa Kreteranggon memberikan beberapa arahan kepada mahasiswa. Salah satunya adalah melaksanakan program secara merata di seluruh tujuh dusun dan tidak hanya berfokus di sekitar pusat pemerintahan desa.

Mahasiswa juga diarahkan untuk menjalin silaturahmi dan berkontribusi di lembaga pendidikan, mulai dari SD, MI, MTs, Madrasah Diniyah (Madin), hingga TPQ.
Selain itu, pemerintah desa mendorong mahasiswa menghadirkan program yang berkelanjutan sehingga dapat terus dimanfaatkan masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir.
Menurut pemerintah desa, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari manfaat dan keberlanjutan program yang ditinggalkan bagi masyarakat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Desa Kreteranggon belum ada rencana membentuk panitia khusus untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelaksanaan berbagai kegiatan peringatan HUT RI tahun ini diinisiasi oleh karang taruna setiap dusun dan dipercayakan kepada mahasiswa KKN Universitas Billfath supaya dapat berkolaborasi.
Mahasiswa diharapkan mampu bekerja sama merancang dan memfasilitasi berbagai perlombaan edukatif maupun hiburan yang dapat mempererat kebersamaan masyarakat di setiap dusun.
Sejalan dengan tema KKN, yaitu “Digitalisasi Desa”, mahasiswa didorong menghadirkan program berbasis teknologi informasi yang aplikatif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Beberapa program yang diharapkan antara lain pengembangan profil dan potensi desa dalam bentuk media digital, pelatihan literasi digital serta pemasaran melalui media sosial bagi pelaku UMKM, serta digitalisasi arsip desa dan pemetaan fasilitas umum menggunakan Google Maps.
Sebagai bentuk akuntabilitas, seluruh rangkaian kegiatan KKN akan ditutup dengan penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada Kepala Desa Kreteranggon.
Pemerintah Desa Kreteranggon berharap kehadiran mahasiswa KKN Tematik Universitas Billfath tidak hanya memberikan manfaat selama masa pengabdian, tetapi juga meninggalkan inovasi, sistem, dan program berkelanjutan yang mampu memperkuat pelayanan serta pemberdayaan masyarakat desa.







