Magelang – Inovasi menarik hadir dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Tampingan 2 Universitas Muhammadiyah Magelang. Salah satu anggota tim KKN, Wismu Pendy Firmansyah, mengembangkan sistem kasir dan manajemen keuangan berbasis web sebagai solusi digital bagi salah satu pelaku UMKM juragan telur di Dusun Gintung Rojo, Desa Tampingan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.
Program ini lahir dari hasil observasi mahasiswa KKN terhadap proses pencatatan transaksi yang masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut dinilai berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, kesulitan dalam memantau arus kas, serta menyulitkan pelaku usaha dalam mengetahui perkembangan usahanya secara berkala.
Melalui sistem berbasis web yang dikembangkan, pelaku UMKM kini dapat melakukan pencatatan transaksi penjualan dan pembelian secara lebih praktis. Selain berfungsi sebagai sistem kasir (Point of Sale/POS), aplikasi ini juga dilengkapi fitur manajemen keuangan yang membantu pengguna memantau pemasukan, pengeluaran, serta rekapitulasi transaksi dalam satu platform yang mudah diakses.
Wismu Pendy Firmansyah menjelaskan bahwa inovasi tersebut dirancang agar mudah digunakan oleh pelaku UMKM tanpa memerlukan kemampuan teknis yang rumit. Dengan tampilan yang sederhana dan responsif, sistem dapat diakses melalui perangkat komputer maupun telepon pintar yang terhubung dengan internet.
"Kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Digitalisasi tidak harus dimulai dari hal yang besar, tetapi dari sistem sederhana yang mampu membantu pelaku usaha mengelola bisnisnya dengan lebih efektif dan efisien," ujarnya.
Pemilik UMKM juragan telur menyambut baik inovasi tersebut. Menurutnya, sistem kasir berbasis web mempermudah proses pencatatan transaksi harian sekaligus membantu mengetahui kondisi keuangan usaha secara lebih terstruktur dibandingkan metode pencatatan manual yang selama ini digunakan.
Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi keilmuan mahasiswa dalam mendukung transformasi digital UMKM di tingkat desa. Kehadiran sistem kasir dan manajemen keuangan berbasis web diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional usaha sekaligus mendorong daya saing UMKM agar semakin siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.
Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Magelang menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan, tetapi juga melalui pengembangan teknologi yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.







