Runtut.com

Dukung Program Kampung Iklim, Mahasiswa KKN-T 92 Undip Manfaatkan Botol Plastik Bekas untuk Pembuatan Biopori

Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro membuat biopori berbahan botol plastik bekas untuk meningkatkan resapan air dan mendukung Program Kampung Iklim (ProKlim)

2 menit baca
9
Dukung Program Kampung Iklim, Mahasiswa KKN-T 92 Undip Manfaatkan Botol Plastik Bekas untuk Pembuatan Biopori
Saat sosialisasi pembuatan biopori dengan memanfaatkan botol plastik bekas — Dok. Pribadi

Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pembuatan biopori dengan memanfaatkan botol plastik bekas di RW 07 Kelurahan Ngemplak Simongan pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kampung Iklim (ProKlim) ini dibimbing oleh Widyaningrum Utami, S.Farm., M.Clin.Pharm., Apt. serta melibatkan pengurus RW dan masyarakat setempat. Program ini bertujuan meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sekaligus mendorong pemanfaatan kembali botol plastik bekas yang masih memiliki nilai guna.

Wilayah RW 07 memiliki potensi untuk menerapkan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat melalui Program Kampung Iklim. Namun, masih diperlukan upaya untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air, terutama saat curah hujan tinggi. Di sisi lain, botol plastik bekas yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar juga dapat dimanfaatkan kembali sehingga tidak langsung menjadi sampah. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T 92 Tim III Undip mengajak masyarakat membuat biopori dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai pelindung pada bagian atas lubang biopori.

Proses pembuatan biopori dengan memanfaatkan botol plastik bekas
Proses pembuatan biopori dengan memanfaatkan botol plastik bekas — Dok. Pribadi

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pengurus RW 07 untuk menentukan titik pemasangan biopori. Selanjutnya, mahasiswa bersama warga membuat lubang biopori, memasang botol plastik bekas pada mulut lubang, kemudian mengisinya dengan daun kering, sisa sayuran, dan limbah organik rumah tangga lainnya. Botol plastik yang digunakan berfungsi menjaga mulut lubang agar tidak mudah tertutup tanah atau sampah, sekaligus memudahkan proses pengisian dan perawatan biopori secara berkala. Selain praktik pembuatan biopori, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai fungsi biopori, cara pengisian, serta perawatan yang perlu dilakukan secara rutin agar biopori tetap berfungsi dengan baik dalam mengurangi volume sampah organik maupun meningkatkan resapan air ke dalam tanah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 92 Tim III Undip berharap masyarakat semakin terbiasa memilah dan memanfaatkan sampah organik di lingkungan rumah. Dengan perawatan yang dilakukan secara rutin, biopori tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang, tetapi juga menjadi salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga kualitas lingkungan dan mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim di RW 07 Kelurahan Ngemplak Simongan.

Penulis
Dita Felinza

KKN-T 92 Tim III Universitas Diponegoro
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Dosen Pembimbing Lapangan
Widyaningrum Utami,
S.Farm., M.Clin.Pharm., Apt.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 53 menit lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 3 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 5 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu