Runtut.com

Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi Pilah Sampah kepada Warga RW 05 Ngemplak Simongan untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) 13

Mahasiswa KKNT-92 Tim II UNDIP mengedukasi warga RW 05 Ngemplak Simongan tentang pemilahan sampah rumah tangga untuk mendukung lingkungan bersih dan SDGs 13.

2 menit baca
15
Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi Pilah Sampah kepada Warga RW 05 Ngemplak Simongan untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) 13
Materi Edukasi Pilah Sampah — Dok. Pribadi

SEMARANG – Mahasiswa KKNT-92 Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah kepada warga RW 05 Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Kegiatan ini dilakukan melalui penyampaian materi secara langsung serta pembagian leaflet berjudul “Pilah Sampah” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara bertanggung jawab sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 13, yaitu Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim). 

Kegiatan edukasi yang dilaksanakan pada 16 Juli 2026 tersebut dihadiri oleh 13 warga RW 05. Program ini diselenggarakan karena pengelolaan sampah rumah tangga yang tepat masih menjadi tantangan di masyarakat. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan sampah adalah dengan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali jenis-jenis sampah dan cara penanganannya. Melalui leaflet yang dibagikan kepada warga, masyarakat diperkenalkan dengan empat kategori sampah, yaitu sampah organik, anorganik, Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta residu. Sampah organik seperti sisa makanan, kulit buah, dan daun dapat dimanfaatkan menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, kardus, dan kaleng dapat didaur ulang atau disetorkan ke bank sampah. Sementara itu, sampah B3 dan residu memerlukan penanganan khusus agar tidak mencemari lingkungan. 

Selain pengenalan jenis sampah, mahasiswa KKN juga menjelaskan berbagai manfaat pemilahan sampah bagi masyarakat dan lingkungan. Pemilahan sampah dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi risiko banjir akibat saluran air yang tersumbat sampah, mempermudah proses daur ulang, serta meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang masih dapat dimanfaatkan. Kebiasaan memilah sampah juga menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan. 

Materi Edukasi Pilah Sampah
Materi Edukasi Pilah Sampah — Dok. Pribadi

Dalam penyampaian materi, masyarakat juga diberikan tips praktis untuk memulai kebiasaan memilah sampah di rumah, seperti menyediakan tempat sampah terpisah sesuai jenisnya, membersihkan sampah anorganik sebelum didaur ulang, serta mengajak anggota keluarga untuk turut membiasakan pemilah sampah dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua RW 05 Kelurahan Ngemplak Simongan, Erie Cahyo Utomo, mengapresiasi kegiatan edukasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Menurutnya, pemilahan sampah merupakan langkah penting yang perlu dibiasakan oleh masyarakat guna mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.

"Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi warga karena memberikan pemahaman mengenai cara memilah sampah dengan benar. Harapannya masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sampah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan dengan lebih baik," ujarnya.

Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs 13 (Climate Action) melalui upaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. 

Penulis: Caroline Triana Dara Boru Sitorus
Mahasiswa KKNT-92 Tim II Universitas Diponegoro 
Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Dosen Pembimbing Lapangan
Dr. Khairul Anam, S.Si., M.Si.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 4 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 1 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu