Mahasiswa KKN Desa Cipeundeuy menggelar workshop mengolah sampah plastik menjadi keychain bernilai ekonomi untuk meningkatkan keterampilan warga dan kepedulian
Subang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi berupa workshop pemanfaatan sampah plastik menjadi keychain bernilai ekonomi pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Musyawarah RW 06 dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta.
Program kerja bidang manajemen ini diarahkan pada pengembangan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Masyarakat mendapatkan pemahaman terkait permasalahan sampah plastik serta peluang ekonomi dari hasil pengolahan tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua RW 06, Bapak Sumaryo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua KKN, Riefky Maulana Husen, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat melalui program yang bersifat edukatif dan aplikatif. Pemanfaatan sampah plastik dinilai dapat mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang bernilai ekonomi.
Dalam penyampaian materi, dijelaskan bahwa sampah plastik memerlukan waktu yang sangat lama untuk terurai di lingkungan. Hal ini mendorong pemanfaatan kembali melalui pembuatan kerajinan sederhana, seperti gantungan kunci (keychain) dari tutup botol bekas.
Masyarakat juga dikenalkan pada konsep 3R, yaitu reduce (mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah), reuse (menggunakan kembali barang yang masih layak), dan recycle (mengolah kembali menjadi produk baru). Penerapan konsep ini membantu menekan jumlah sampah serta menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan workshop berlangsung secara praktik langsung sehingga masyarakat dapat mengikuti setiap tahapan pembuatan dengan mudah. Antusiasme ibu-ibu PKK terlihat dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat mampu memanfaatkan sampah plastik secara lebih produktif. Hasil pengolahan diharapkan dapat mengurangi limbah sekaligus membuka peluang tambahan bagi perekonomian warga.
Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab