Runtut.com

Dukung Swasembada Pangan, KKN 29 UPN “Veteran” Jatim Gelar Berkebun dan Sosialisasi POC di Desa Ngrimbi

Mahasiswa KKN 29 UPN Veteran Jawa Timur menggelar program SWASEMBADA pangan di Desa Ngrimbi melalui budidaya tanaman dan pelatihan Pupuk Organik Cair (POC)

2 menit baca
20
Dukung Swasembada Pangan, KKN 29 UPN “Veteran” Jatim Gelar Berkebun dan Sosialisasi POC di Desa Ngrimbi
Foto bersama — Dok. Tim KKN UPNVJ

Ngrimbi, Jombang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 UPN "Veteran" Jawa Timur menggelar program SWASEMBADA pangan berupa kegiatan berkebun dan sosialisasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kegiatan berkebun berlangsung sejak 15 Juli 2026 hingga masa KKN berakhir, sementara sosialisasi POC digelar Sabtu, 1 Agustus 2026, di Dusun Dadirejo. Program ini bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif sekaligus mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk bermanfaat, guna mendukung pertanian ramah lingkungan dan ketahanan pangan desa. Dalam kegiatan berkebun, mahasiswa menanam cabai, terong, tomat, serta tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe dan kunyit yang dipilih karena mudah dibudidayakan serta sesuai dengan kondisi lingkungan Desa Ngrimbi. Perawatan tanaman dilakukan melalui penyiraman rutin dan pemberian Pupuk Organik Cair (POC) untuk mendukung pertumbuhan tanaman.


Sosialisasi POC menjelaskan kepada warga bahwa pupuk hasil fermentasi limbah sayur dan buah dengan bioaktivator EM4 dan molase ini mampu menambah unsur hara, meningkatkan kesuburan tanaman, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sekaligus menekan limbah rumah tangga. Warga Desa Ngrimbi menyambut antusias kegiatan sosialisasi tersebut. Sejumlah peserta terlihat aktif menyimak penjelasan mahasiswa dan mengajukan pertanyaan seputar takaran bahan hingga cara mengaplikasikan POC pada tanaman. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mulai mengolah limbah organik rumah tangga secara mandiri sebagai alternatif pupuk yang lebih murah dan ramah lingkungan.

Proses penanaman pupuk
Proses penanaman pupuk — Dok. Tim KKN UPNVJ

Selain memberikan sosialisasi, mahasiswa KKN juga memperkenalkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa tong fermentasi Pupuk Organik Cair (POC) berbasis airlock sebagai inovasi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat. Tong fermentasi ini dirancang menggunakan wadah plastik yang dimodifikasi dengan airlock sehingga proses fermentasi berlangsung secara anaerob, lebih aman, stabil dan meminimalkan risiko kontaminasi. Melalui penerapan teknologi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair secara lebih mudah, efisien dan ramah lingkungan.

Pembuatan POC menggunakan EcoDrum, airlock fermentasi, gelas ukur, pengaduk dan sarung tangan, dengan bahan berupa limbah sayur, buah, air bersih, EM4 dan molase. Prosesnya diawali dengan mencacah limbah organik agar lebih cepat terurai, lalu dicampur air, EM4 dan molase sesuai takaran ke dalam tong fermentasi tertutup rapat berpasang airlock. Campuran difermentasi 14–21 hari di tempat teduh, kemudian disaring dan diencerkan sebelum diaplikasikan ke tanaman.

Narasumber program kerja, Yohan Andry Shevananta berharap ilmu yang dibagikan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi terus diterapkan dan dikembangkan warga dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN 29 berharap warga Desa Ngrimbi semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah organik dan mampu menerapkan pertanian mandiri serta berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung program SWASEMBADA pangan nasional sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih ramah lingkungan dan sehat. Keberlanjutan program ini terwujud melalui pemanfaatan pekarangan secara rutin dan penerapan pembuatan POC secara mandiri oleh masyarakat pasca program KKN berakhir.



Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 3 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 1 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu