Runtut.com

Tim PPKO DMFT UM Menggandeng Dinas Pariwisata Kota Batu dalam Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sumberbrantas sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berkelanjutan

Tim PPKO DMFT UM bersama Dinas Pariwisata Kota Batu membentuk Pokdarwis di Desa Wisata Sumberbrantas guna memperkuat tata kelola pariwisata berbasis masyarakat.

3 menit baca
8
Tim PPKO DMFT UM Menggandeng Dinas Pariwisata Kota Batu dalam Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sumberbrantas sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berkelanjutan
Foto bersama — Dok. Tim PPKO UM

Kota Batu, Jawa Timur — Dalam rangka memperkuat tata kelola Desa Wisata Sumberbrantas, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Dewan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (DMFT UM) melalui Program SICCON (Integrated Community Capacitation) menggandeng Dinas Pariwisata Kota Batu untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat untuk mendukung pencapaian SDGs poin 11 (Sustainable Cities and Communities). 

Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Sumberbrantas dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pelaku UMKM, kelompok tani, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan sektor pariwisata desa. Hadir sebagai narasumber, Dinas Pariwisata Kota Batu memberikan pemaparan mengenai pentingnya keberadaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai organisasi masyarakat yang berperan aktif dalam mengelola, mengembangkan, dan mempromosikan potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan. 

Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi wisata yang dimiliki Desa Sumberbrantas, mulai dari wisata alam, agrowisata, hingga budaya lokal yang belum dikelola secara optimal melalui kelembagaan masyarakat. Oleh karena itu, Tim PPKO DMFT UM bersama Dinas Pariwisata Kota Batu memfasilitasi proses pembentukan Pokdarwis agar masyarakat memiliki wadah resmi yang mampu menjadi motor penggerak pengembangan destinasi wisata berbasis partisipasi masyarakat. 

Melalui pendekatan Integrated Community Capacitation (SICCON), peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai konsep desa wisata dan kelembagaan Pokdarwis, tetapi juga mendapatkan pendampingan dalam menyusun struktur organisasi, pembagian tugas, penyusunan program kerja, hingga strategi pengelolaan destinasi wisata yang berorientasi pada pelayanan wisatawan dan pelestarian potensi lokal. Kegiatan diskusi berlangsung secara interaktif sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang dihadapi dalam pengembangan desa wisata. 

Dinas Pariwisata Kota Batu juga memberikan pembinaan mengenai prinsip Sapta Pesona, pelayanan prima kepada wisatawan, strategi promosi destinasi, serta pentingnya kolaborasi antar pelaku wisata dalam meningkatkan daya saing Desa Wisata Sumberbrantas. Materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi calon pengurus Pokdarwis dalam menjalankan fungsi organisasi secara profesional dan berkelanjutan. 

Sebagai tindak lanjut kegiatan, dilakukan pembentukan kepengurusan Pokdarwis yang melibatkan perwakilan berbagai unsur masyarakat. Kehadiran Pokdarwis diharapkan menjadi wadah koordinasi dalam pengembangan destinasi wisata, penyelenggaraan kegiatan promosi, pengelolaan atraksi wisata, hingga pemberdayaan UMKM lokal sehingga manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. 

Kolaborasi antara Tim PPKO DMFT Universitas Negeri Malang, Dinas Pariwisata Kota Batu, dan Pemerintah Desa Sumberbrantas menjadi implementasi nyata SDGs poin 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem desa wisata yang berkelanjutan. Selain itu, pembentukan Pokdarwis juga mendukung SDGs poin 8 (Decent Work and Economic Growth) karena membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sektor pariwisata yang lebih profesional. 

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta menyambut baik pembentukan Pokdarwis sebagai langkah awal dalam membangun kelembagaan desa wisata yang mampu mengoordinasikan seluruh potensi lokal secara terintegrasi. Pemerintah Desa Sumberbrantas juga menyampaikan apresiasi kepada Tim PPKO DMFT UM dan Dinas Pariwisata Kota Batu atas pendampingan yang diberikan dalam memperkuat kapasitas masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, Tim PPKO DMFT Universitas Negeri Malang bersama Dinas Pariwisata Kota Batu menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Desa Wisata Sumberbrantas yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Pokdarwis diharapkan menjadi fondasi utama dalam menciptakan tata kelola destinasi wisata yang profesional, meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, memperkuat promosi potensi lokal, serta mewujudkan Desa Wisata Sumberbrantas sebagai destinasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs). 

 

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 3 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 1 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 
Ruang Kampus

Kembangkan Aplikasi BMI Berbasis IoT, Mahasiswa KKN UNY Dukung SDG 3 di Posyandu Dusun Terwilen 

Mahasiswa KKN UNY kembangkan aplikasi BMI berbasis IoT untuk Posyandu Dusun Terwilen, Sleman guna permudah kader catat hasil ukur kesehatan lansia.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu