Kota Batu, Jawa Timur — Dalam rangka memperkuat tata kelola Desa Wisata Sumberbrantas, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Dewan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (DMFT UM) melalui Program SICCON (Integrated Community Capacitation) menggandeng Dinas Pariwisata Kota Batu untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat untuk mendukung pencapaian SDGs poin 11 (Sustainable Cities and Communities).
Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Sumberbrantas dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pelaku UMKM, kelompok tani, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan sektor pariwisata desa. Hadir sebagai narasumber, Dinas Pariwisata Kota Batu memberikan pemaparan mengenai pentingnya keberadaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai organisasi masyarakat yang berperan aktif dalam mengelola, mengembangkan, dan mempromosikan potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan.
Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi wisata yang dimiliki Desa Sumberbrantas, mulai dari wisata alam, agrowisata, hingga budaya lokal yang belum dikelola secara optimal melalui kelembagaan masyarakat. Oleh karena itu, Tim PPKO DMFT UM bersama Dinas Pariwisata Kota Batu memfasilitasi proses pembentukan Pokdarwis agar masyarakat memiliki wadah resmi yang mampu menjadi motor penggerak pengembangan destinasi wisata berbasis partisipasi masyarakat.
Melalui pendekatan Integrated Community Capacitation (SICCON), peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai konsep desa wisata dan kelembagaan Pokdarwis, tetapi juga mendapatkan pendampingan dalam menyusun struktur organisasi, pembagian tugas, penyusunan program kerja, hingga strategi pengelolaan destinasi wisata yang berorientasi pada pelayanan wisatawan dan pelestarian potensi lokal. Kegiatan diskusi berlangsung secara interaktif sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang dihadapi dalam pengembangan desa wisata.
Dinas Pariwisata Kota Batu juga memberikan pembinaan mengenai prinsip Sapta Pesona, pelayanan prima kepada wisatawan, strategi promosi destinasi, serta pentingnya kolaborasi antar pelaku wisata dalam meningkatkan daya saing Desa Wisata Sumberbrantas. Materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi calon pengurus Pokdarwis dalam menjalankan fungsi organisasi secara profesional dan berkelanjutan.







