LAMONGAN – Di tengah hiruk-pikuk persoalan literasi di Indonesia, terlebih lagi jikalau kita meninjau ke daerah-daerah plosok yang ada pada daerah Lamongan, akses literasi jarang sekali dapat kita temui. Untuk menjawab persoalan tersebut, Mahasiswa KKN Unisda 2026 Lamongan berusaha menghidupkan kembali lentera literasi melalui program literasi, yakni Revitalisasi Pojok Baca dan Sosialiasi Pentingnya Literasi di SD Negeri Sambangrejo. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026. Disambut dengan sangat antusias oleh kepala sekolah, guru, beserta siswa-siswi SD Negeri Sambangrejo.
Kegiatan pertama dibuka dengan sambutan hangat oleh Pak Mufidyanto selaku Kepala Sekolah SD Negeri Sambangrejo. Kemudian, beberapa patah kata dari Bintang, selaku Koordinator Desa KKN Unisda Lamongan. Pak Mufidyanto mengucapkan banyak terima kasih sebab merasa terbantu oleh teman-teman dari KKN Unisda, terutama dari segi tenaga dan sumber daya. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada tim KKN Unisda Lamongan, karena dengan langkah dari kalian itu sangat membantu. Meskipun dari kami ada niat untuk memperbaiki, tetapi dari segi tenaga serta kebutuhan masih terbatas. Setelah ini, Pojok Baca ini tidak hanya akan kami lanjutkan, tetapi juga akan kami kembangkan lebih lanjut lagi.” tutur Pak Mufidyanto dalam sambutannya.
Sambutan oleh Pak Mufidyanto selaku Kepala Sekolah SD Negeri Sambangrejo. — Dokumen pribadi
Selanjutnya, Tim KKN Unisda Lamongan bergegas menuju perpustakaan. Perpustakaan SD Negeri Sambangrejo ini sebelumnya jarang beroperasi hingga banyak buku-buku yang berserakan. Tim KKN Unisda kemudian memilah, merapikan juga menata buku-buku, serta memperbaiki kembali pojok baca yang nantinya akan digunakan untuk berbagai kegiatan literasi. Selain itu Tim KKN Unisda juga menyumbang beberapa bahan bacaan guna memperkaya modal literasi.
Setelah itu, dilakukan sosialiasi “Pentingnya Literasi” yang dipimpin oleh Faizatul Ilmiah selaku pemateri dari Tim KKN Unisda Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi dalam menunjang proses pembelajaran serta menambah wawasan. Pemateri juga menjelaskan bahwa kegiatan literasi perlu dibiasakan sejak usia sekolah agar membaca tidak hanya dilakukan ketika terdapat tugas dari guru, tetapi dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Dengan adanya kebiasaan tersebut, siswa diharapkan dapat lebih tertarik untuk memanfaatkan perpustakaan dan pojok baca sebagai sarana untuk memperoleh pengetahuan serta mengembangkan minat membaca.
Pasca sosialisasi, siswa-siswi SD Negeri Sambangrejo diajak langsung ke perpustakaan guna memperkenalkan apa itu pojok baca. Tim KKN Unisda Lamongan memberikan pemahaman umum mengenai SOP perpustakaan, selanjutnya siswa-siswi diajak langsung untuk melakukan praktik SOP perpustakaan. Seperti penjelasan mengenai kartu peminjaman, yakni kartu yang digunakan untuk meminjam buku dengan syarat kartu harus diserahkan ke pengelola administrasi. Siswa-siswi boleh membaca di pojok baca yang telah tersedia, atau dapat membawa pulang buku yang telah dipinjam dengan maksimal batas waktu 3 hari peminjaman. Siswa-siswi juga akan diberi sanksi bilamana melewati telah tenggat waktu yang telah diberikan, tetapi belum mengembalikan buku yang sebelumnya dipinjam.
Praktik SOP perpustakaan oleh siswa-siswi SD Negeri Sambangrejo — Dokumen pribadi
Tim KKN Unisda Lamongan juga berharap program ini dapat memberikan banyak manfaat juga dapat menumbuhkan minat literasi siswa-siswi. “Harapannya, semoga dengan hadirnya kembali pojok baca ini dapat memberikan banyak manfaat, juga bisa meningkatkan minat baca siswa. Sebab, kita tahu bahwa literasi di era sekarang begitu kurang. Jadi dengan adanya tempat yang nyaman dan buku-buku yang tertata rapi ini dapat meningkatkan minat literasi mereka (siswa-siswi). Sebab, literasi juga penting bagi masa depan mereka.” ujar salah satu mahasiswa KKN Unisda Lamongan.