Tim Mahasiswa UPN Veteran Jakarta di KMI Expo 2026 — Dok. Pribadi
JAKARTA - Bagi banyak orang, memilih camilan sering kali berarti memilih antara rasa atau gizi. Donat yang lezat identik dengan gula dan tepung terigu, sementara pilihan camilan tinggi protein masih terbatas dan sering kali kurang menarik dari segi rasa.
Berangkat dari keresahan tersebut, lima mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) mengembangkan PRONUTS, donat tinggi protein yang dibuat dari tepung kacang bambara. Tim ini terdiri dari Muhammad Zayyan Rizka sebagai CEO, Aminah sebagai CMO, Farah Zahidah sebagai CFO, Zulfi Alisya sebagai CRDO, dan Mahdi Imantaka Sutejo sebagai CPO. PRONUTS berawal dari proyek kewirausahaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Komputer UPNVJ dan dikembangkan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.
Kacang bambara dipilih sebagai bahan dasar karena kandungan proteinnya yang tinggi serta memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pangan lokal. Berdasarkan hasil uji laboratorium FEMA IPB, donat PRONUTS mengandung protein sekitar 4,31 gram per donat. Angka ini hampir tiga kali lipat dibanding donat konvensional yang rata-rata sekitar 1,54 gram (data USDA), dan setara sekitar 8% kebutuhan protein harian orang dewasa.
Donat PRONUTS, sebuah inovasi makanan berbahan dasar tepung kacang bambar dari mahasiswa UPN Veteran Jakarta. — Dok. Pribadi
PRONUTS hadir dalam enam varian rasa, yaitu Golden Glaze, Sugar Puff, Nutzilla, Tiramoon, Choco Boom, dan Milky Snow, sehingga tetap menarik bagi pencinta donat pada umumnya.
"Kami ingin membuktikan bahwa camilan sehat tidak harus membosankan. Lewat PRONUTS, kami mencoba menghadirkan donat yang enak, tetapi juga punya nilai gizi lebih," ujar Zayyan, CEO PRONUTS.
Perjalanan PRONUTS pun berlanjut ke tingkat nasional. Setelah memperoleh pendanaan, tim memamerkan produknya di UNEX 2026 (UNSIKA Entrepreneurship Expo) yang diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026, dan meraih juara 2. Produk ini kemudian lolos KMI Expo 2026 yang digelar pada 29 September hingga 1 Oktober 2026 di Universitas Jenderal Soedirman, sehingga PRONUTS berkesempatan dikenalkan kepada lebih banyak orang. Sejauh ini, PRONUTS telah terjual sebanyak 787 donat.
Dari sisi legalitas, PRONUTS telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI 10710 (industri produk bakeri), sertifikat halal, serta hak cipta atas koleksi desain pin maskot PRONUTS. Saat ini, pendaftaran merek masih dalam proses.
Ke depan, tim PRONUTS berencana mengembangkan donat beku (frozen) agar lebih tahan lama dan dapat dijual melalui marketplace. Tim juga berencana memasarkan tepung kacang bambara secara terpisah. Mengingat kandungan proteinnya yang tinggi, tepung ini dinilai punya peluang sebagai bahan baku inovatif yang masih tergolong baru di pasaran.
Bagi tim PRONUTS, kehadiran produk ini bukan sekadar bisnis camilan, tetapi juga upaya mengenalkan potensi kacang bambara sebagai bahan pangan bergizi. Melalui PRONUTS, tim berharap semakin banyak anak muda yang tertarik memilih camilan sehat tanpa harus mengorbankan rasa.