Runtut.com

Runtut.com Buka Program Inkubasi "YoungLab Batch I", Ruang Bertumbuh Talenta Digital Generasi Muda

Runtut.com buka program magang YoungLab Batch I untuk mahasiswa & fresh graduate. Dapatkan pengalaman kerja nyata di industri media digital secara remote!

3 menit baca
19

PT Kusut Jadi Runtut, perusahaan yang menaungi media digital independen Runtut.com, secara resmi meluncurkan program magang perdana bertajuk YoungLab by Runtut.com. Program inkubasi talenta digital ini secara khusus dibuka untuk mahasiswa aktif, fresh graduate, hingga lulusan SMA/SMK yang siap berkembang dan bersaing di tengah pesatnya industri kreatif digital.

Menjembatani Jarak Akademis dan Industri

Seringkali, pelajar dan mahasiswa merasa apa yang dipelajari di bangku sekolah atau kampus tidak sepenuhnya sejalan dengan ritme industri nyata yang bergerak serba cepat. Berangkat dari keresahan tersebut, Runtut.com menginisiasi kehadiran YoungLab. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai tempat magang biasa, melainkan wadah eksperimen yang aman, ruang belajar yang intensif, serta kesempatan emas untuk berkarya yang hasilnya akan dinikmati langsung oleh jutaan pembaca.

Program YoungLab gelombang pertama ini akan berjalan selama kurang lebih tiga bulan, mulai tanggal 27 Juli hingga 30 Oktober. Menariknya, program ini mengusung sistem kerja dari mana saja (100% remote), sehingga membuka kesempatan luas bagi talenta dari berbagai daerah. Melalui proyek nyata industri ini, YoungLab membawa misi penting untuk meningkatkan literasi digital generasi muda, memberikan pengalaman ekosistem perusahaan rintisan (startup), dan menghasilkan portofolio profesional bagi para pesertanya.

Empat Posisi Strategis di Ekosistem Runtut.com

Pada peluncuran perdana ini, YoungLab membuka kesempatan bagi 13 talenta kreatif yang akan ditempatkan ke dalam empat divisi utama.

Untuk posisi Jurnalis, Runtut.com mencari 4 orang yang gemar membaca, kritis terhadap isu terkini, dan berani melakukan wawancara. Talenta di posisi ini ditargetkan mampu memproduksi minimal lima berita per hari, di mana dua di antaranya merupakan fokus topik, sekaligus menjaga ketepatan waktu tayang serta menyusun laporan harian.

Di ranah visual dan tren, tersedia 4 posisi Social Media. Divisi ini membutuhkan individu kreatif yang paham algoritma Instagram/TikTok, menguasai copywriting, serta andal menggunakan CapCut atau Canva. Tanggung jawab utamanya sangat dinamis, meliputi pencarian belasan isu berita hangat, me- mirroring berita website, hingga menyunting dan menerbitkan minimal 15 konten setiap harinya.

Bagi yang memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik dan gemar berorganisasi, Runtut.com membuka 3 posisi Community Outreach. Peran ini berfokus pada pengembangan jaringan eksternal. Peserta akan ditantang untuk mendata belasan komunitas baru dan aktif melakukan pendekatan (outreach) ke setidaknya tujuh komunitas atau tokoh inspiratif setiap harinya guna menjalin relasi.

Sementara itu, untuk menjaga jantung operasional media, posisi IT Website dibuka bagi 2 orang mahasiswa jurusan IT atau Sistem Informasi. Posisi krusial ini menuntut pemahaman dasar, serta logika pemrograman yang kuat guna menyelesaikan kendala teknis (bug), memonitor server, dan menjaga keamanan stabilitas website.

Kualifikasi Pendaftar dan Cara Bergabung

Secara umum, Runtut.com mencari generasi muda yang memiliki etika kerja yang baik, disiplin mengatur waktu, cepat beradaptasi, dan mampu bekerja baik secara mandiri maupun dalam tim. Memiliki pemahaman terkait penggunaan ekosistem Google Workspace akan menjadi nilai tambah tersendiri dalam seleksi ini.

Bagi calon pelamar yang tertarik mengambil bagian dalam ekosistem digital bersama Runtut.com, pendaftaran dan informasi lebih detail mengenai tahapan program YoungLab Batch I dapat diakses langsung melalui laman resmi di younglab.runtut.com.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
DIPA MediArt Festival 2026 Jadi Pemantik Tumbuhnya Ekosistem Seni di UB
Pendidikan

DIPA MediArt Festival 2026 Jadi Pemantik Tumbuhnya Ekosistem Seni di UB

Festival ini menunjukan bahwa pengembangan seni media tidak harus memisahkan teknologi dan praktik seni konvensional. Keduanya saling melengkapi.

Andini Putri Lestari· 4 hari lalu
Tiga Siswa SMK Sabet Juara III Projection Mapping Contest Lawan Mahasiswa Tingkat Nasional
Pendidikan

Tiga Siswa SMK Sabet Juara III Projection Mapping Contest Lawan Mahasiswa Tingkat Nasional

Ketiganya mengungkapkan perasaan tidak menyangka, apalagi ketika harus melawan mahasiswa tingkat nasional

Andini Putri Lestari· 5 hari lalu
Stella Christie: Tiga Strategi Pendidikan Tinggi Bertahan di Era AI
Pendidikan

Stella Christie: Tiga Strategi Pendidikan Tinggi Bertahan di Era AI

"Di era AI, bagaimana pendidikan tinggi bisa bertahan? Menyeragamkan satu prodi AI-ology atau tidak menggunakan AI sama sekali? Kita harus mencari modus baru."

Andini Putri Lestari· 1 minggu lalu
Mendiktisaintek Minta Perguruan Tinggi Gabungkan Prodi Demi Ringankan Administrasi
Pendidikan

Mendiktisaintek Minta Perguruan Tinggi Gabungkan Prodi Demi Ringankan Administrasi

Mendiktisaintek dorong perguruan tinggi gabungkan prodi demi hemat biaya akreditasi & efisiensi administrasi. Simak arahan resminya di KONASPI XII Bali.

Mila Nabilah· 2 minggu lalu
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini
Pendidikan

Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini

Kebiasaan mengejek dengan nama orang tua di sekolah dasar menyoroti pentingnya kebijakan kepala sekolah, pembinaan karakter, dan pencegahan perundungan.

Erika Dewi Agustin· 3 minggu lalu
Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan
Pendidikan

Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan

Bencana gempa bumi di Flores menghancurkan gedung sekolah. Anak-anak terpaksa mengais sisa buku pelajaran di tengah reruntuhan untuk tetap belajar.

Maya Sintasari· 3 minggu lalu