Runtut.com

Irama Riang Mengundang Goyang, Ini Alasan Mengapa Lagu dari Indonesia Timur Begitu Populer

Kenapa lagu-lagu dari Indonesia Timur begitu populer? Ternyata ini faktor di balik viralnya Tabola Bale hingga Lu Kenal Veronica.

3 menit baca
1
MV lagu Tabola Bale yang populer di Indonesia
MV lagu Tabola Bale yang populer di Indonesia — Sumber: YouTube Silet Open Up

RUNTUT.COM — Lagu-lagu asal Indonesia Timur seperti Tabola Bale, Ngapain Repot, Pica-pica, Lu Kenal Veronica Ko belakangan ini mencatat popularitas yang luas. Lagu-lagu tersebut kian digandrungi oleh pendengar lintas daerah, dengan penikmat dari berbagai macam kalangan.

Bahkan, lagu Pica-pica dan Lu Kenal Veronica Ko sempat dinyanyikan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026. Fenomena ini menunjukkan bahwa musik dari kawasan Timur Nusantara tidak hanya menjadi konsumsi lokal semata. Lantas, faktor apa saja yang membuat lagu itu begitu digemari?

Formula yang Membuat Lagu Timur Mudah Digemari

Potret Verry Klau tampil di Istana Merdeka pada perayaan HUT ke-81 RI
Potret Verry Klau tampil di Istana Merdeka pada perayaan HUT ke-81 RI — Sumber: Youtube MerdekaDotCom

Faktor pertama yakni ritme. Pengiring lagu Indonesia Timur, seperti gitar, kibor, maupun perkusi, cenderung berbunyi di sela ketukan utama, sehingga musik tersebut terasa lebih cepat dan tak memberi jeda. Selain itu, pola ritmis yang berulang juga turut memperkuat daya ingat pendengar. Formula inilah yang membuat pendengar tergugah untuk bergoyang menikmati lagu.

Faktor kedua yakni vokal dan karakter. Lagu Indonesia Timur memiliki karakter vokal yang kuat. Hal ini berakar dari konstruksi bahasa dan budaya tutur masyarakat Timur. Pada banyak lagu Indonesia Timur, setiap kata cenderung mendapat nada sendiri, sehingga musiknya terasa lebih energik. Identitas tersebut membuat cara penyampaian lagu terasa lebih natural dan autentik.

Faktor ketiga yakni lirik. Lagu dari Indonesia Timur cenderung menggunakan frasa yang ringkas dan repetitif sehingga lebih mudah dihafal meski baru didengar. Penggunaan bahasa daerah tidak menjadi penghambat kepopuleran musik ini, justru unsur tersebut menambah daya tarik bagi pendengar untuk mengulik lirik jenaka dalam lagu yang dibawakan.

Faktor selanjutnya yakni media sosial. Karakter musik yang energik dan cepat akan lebih mudah menemukan ruangnya di TikTok. Melalui ritme yang stabil dan repetitif, lagu Indonesia Timur dengan mudah digandrungi orang-orang. Mulai dari penggunaannya sebagai musik pengiring acara hingga backsound konten berjoget.

Hal itu diperkuat dengan data TikTok per-Februari 2026. Melansir dari laman Katadata, lagu Tabola Bale dan Ngapain Repot menjadi sound yang paling banyak dipakai orang dengan durasi umum di bawah satu menit. Kecenderungan ini juga sejalan dengan temuan psikolog Gloria Mark bahwa rentang fokus manusia kini rata-rata hanya sekitar 47 detik.

Lagu yang Melekat punya Karakter yang Kuat

Dengan demikian, popularitas lagu Indonesia Timur dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari ritme yang menghentak, vokal yang padat dan berkarakter, lirik yang mudah ringan dan mudah dihafal, serta algoritma media sosial yang menyediakan panggung musik tersebut. Lagu Indonesia Timur menjadi bukti bahwa musik yang memiliki karakter kuat akan lebih mudah diterima dan melakat di hati pendengar. Selama kualitas tersebut dijaga, lagu-lagu dari Timur Nusantara berpeluang untuk terus bertahan di telinga masyarakat.

Referensi:

Tim Newslab Katadata. (2026, 7 Maret). Mengapa musik Indonesia Timur kian digandrungi?. Katadata Jurnalisme Data. https://cdn1.katadata.co.id/template/frontend_template_v3/images/datablog/newslabmusik/

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua