Runtut.com

Hadirkan Ruang Aman di Arena Konser Synchronize Fest

Hadirkan Safe Space hingga hotline darurat, Synchronize Fest komitmen ciptakan festival musik yang aman, inklusif, dan bebas dari pelecehan seksual.

2 menit baca
Synchronize Fest 2026 di Gambir, Jakarta.
Synchronize Fest 2026 di Gambir, Jakarta. — Foto: Instagram/@rekakonser

JAKARTA - Keramaian puluhan ribu penonton di festival musik tidak jarang menyimpan potensi risiko tindak kekerasan maupun pelecehan seksual. Menjawab tantangan tersebut, penyelenggara Synchronize Fest 2026 kembali memperkuat kolaborasi bersama Yayasan Pulih dan LBH APIK Jakarta melalui kampanye "Program Saling Jaga" guna menghadirkan ruang pertunjukan yang inklusif, aman, dan responsif.

Melalui inisiatif ini, seluruh ekosistem festival mulai dari pengunjung, musisi, hingga pekerja kreatif di balik panggung mendapatkan perlindungan berlapis yang mencakup pertolongan pertama psikologis hingga pendampingan hukum darurat.

Mekanisme Penanganan dan Fasilitas di Lapangan

Di area Gambir Expo Kemayoran, panitia menyediakan titik-titik penanganan khusus yang terintegrasi langsung dengan petugas keamanan dan tim medis lapangan:

  1. Ruang Penenangan (Safe Space): Area khusus yang dirancang tenang dan steril dari keriuhan festival. Tempat ini diperuntukkan bagi korban atau pengunjung yang mengalami pemicu trauma (trigger) dan serangan kecemasan agar mendapatkan Psychological First Aid (PFA) dari konselor profesional Yayasan Pulih.

  1. Kanal Pengaduan dan Bantuan Hukum Darurat: Penyelenggara membuka jalur pelaporan hotline khusus yang tersambung langsung dengan LBH APIK Jakarta (+62 813-8882-2669) bagi korban yang membutuhkan pendampingan serta konsultasi hukum di tempat.

  1. Edukasi Intervensi Saksi (Metode BANTU): Pengunjung diajak aktif menjadi saksi yang peduli (active bystander) melalui panduan aksi metode BANTU:

  • Beralih perhatian (mengalihkan situasi secara halus)

  • Ajak bicara korban (memastikan kondisi korban aman)

  • Niatkan lapor (menghubungi panitia/posko)

  • Tegur langsung (jika kondisi aman dan memungkinkan)

  • Utamakan bukti (mengamankan rekaman/catatan kejadian)

Guna memastikan objektivitas dan akurasi informasi sesuai kaidah jurnalistik, seluruh komitmen perlindungan ini disampaikan secara terbuka melalui saluran resmi lembaga dan tim kampanye terkait:

Manajemen penyelenggara dari Synchronize Fest menyatakan, Synchronize Fest bersama Yayasan Pulih dan LBH APIK Jakarta berkomitmen menciptakan ruang yang aman dari pelecehan dan kekerasan seksual bagi seluruh warga yang hadir. Kami mengimbau siapapun yang mengalami atau melihat tindakan tidak menyenangkan untuk tidak ragu melapor ke pusat bantuan, petugas keamanan, atau tim medis.

Tim Kampanye Kolaborasi Saling Jaga (Konsorsium Synchronize Fest, LBH APIK Jakarta, & Yayasan Pulih) menyampaikan bahwa Program Saling Jaga ini berselaras dengan gerakan perlindungan hak-hak perempuan dan kelompok rentan. Yuk, warga-warga kita ciptakan ruang aman dan saling jaga agar Synchronize Fest menjadi festival yang aman, nyaman, dan inklusif untuk kita semua.

Standar Baru bagi Industri Hiburan Tanah Air

Inisiatif terintegrasi yang menggabungkan pendampingan hukum dan psikologis di ruang festival berskala masif ini menjadi rujukan baru (benchmark) bagi kancah pertunjukan musik di Indonesia.

Melalui keberadaan infrastruktur perlindungan ini, Synchronize Fest membuktikan bahwa selebrasi musik nasional tidak hanya soal keriuhan panggung, melainkan juga wujud kepedulian nyata terhadap nilai kemanusiaan, keadilan, dan keselamatan bersama.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua