RUNTUT.COM - Pernah memesan barang secara daring, tetapi produk yang diterima tidak sesuai? Atau sudah membayar layanan tertentu, tetapi hasil yang diberikan tidak memenuhi harapan? Dalam kondisi tersebut, customer service biasanya menjadi pihak pertama yang dihubungi untuk menyampaikan keluhan.
Rasa kecewa atau kesal setelah mengalami masalah dalam transaksi merupakan hal yang wajar. Namun, penyampaian komplain dengan emosi berlebihan justru dapat menghambat proses penyelesaian. Agar keluhan dapat ditangani dengan baik, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat berkomunikasi dengan customer service.
1. Menghindari Sikap Marah Saat Menyampaikan Keluhan
Konsumen berhak menyampaikan keberatan ketika menerima barang atau layanan yang tidak sesuai. Namun, meluapkan emosi kepada customer service tidak selalu membuat masalah lebih cepat terselesaikan.
Sebaiknya, jelaskan permasalahan secara jelas dan tenang. Jika terdapat kesalahan pada pesanan, sampaikan bagian yang tidak sesuai serta tanyakan langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan solusi.
2. Mengajukan Komplain Tanpa Menyiapkan Bukti
Sebelum menghubungi customer service, konsumen perlu memastikan seluruh bukti transaksi telah tersedia. Bukti tersebut dapat berupa foto atau video barang, bukti pembayaran, nomor pesanan, hingga tangkapan layar percakapan sebelumnya.
Kelengkapan bukti akan membantu proses pemeriksaan keluhan. Sebaliknya, komplain tanpa informasi pendukung dapat membuat customer service membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan pengecekan.
3. Menjelaskan Masalah Secara Berlebihan dan Tidak Terarah
Saat mengalami kendala, konsumen terkadang menceritakan permasalahan secara panjang tanpa menyampaikan inti persoalan. Padahal, informasi yang ringkas dan jelas akan memudahkan customer service memahami kondisi yang terjadi.
Sampaikan informasi utama, seperti barang atau layanan yang digunakan, kendala yang dialami, serta solusi yang diharapkan. Contohnya, “Saya memesan pakaian ukuran M, tetapi barang yang diterima berukuran L. Apakah produk tersebut dapat ditukar?”








