Runtut.com

Semangkuk Seblak Jadi Self Reward Gen Z di Tengah Himpitan Gaji UMR

Dari cabai hingga ceker, tingginya permintaan seblak di Jatim ubah harga pasar. Simak dampak tren kuliner ini pada finansial Gen Z bergaji di bawah UMR!

3 menit baca
9
Seblak ceker pedas
Seblak ceker pedas — Foto: Unilever Food Solutions

RUNTUT.COM – Gaya hidup mengonsumsi seblak memengaruhi harga pasar di Jawa Timur terutama melalui lonjakan permintaan bahan baku pokok secara massal dan berkelanjutan.

Tingginya popularitas seblak prasmanan di kalangan generasi muda menciptakan rantai ketergantungan baru antara tren kuliner modern dan stabilitas harga komoditas pertanian serta industri makanan di pasar tradisional Jawa Timur. 

Berikut adalah beberapa aspek utama bagaimana gaya hidup makan seblak memengaruhi dinamika harga pasar di Jawa Timur:

1. Fluktuasi Harga Cabai Rawit akibat Tingkat Kepedasan Berlevel

Konsumsi seblak identik dengan tantangan tingkat kepedasan (level). Ketika tren seblak melonjak secara masif di berbagai daerah seperti Malang, Sidoarjo, hingga Tulungagung, permintaan terhadap cabai rawit merah segar ikut meroket tajam dilansir dari jurnal Media Akademik (JMA). 

  • Dampak Pasar: Permintaan yang konstan dari ribuan pelaku UMKM seblak membuat pasokan cabai di pasar induk Jawa Timur terserap cepat.

    Saat musim hujan tiba dan pasokan petani terganggu, tekanan dari permintaan industri seblak memperparah lonjakan harga cabai rawit di tingkat pasar retail.

2. Kestabilan Harga Tepung Tapioka dan Kerupuk Mentah

Kerupuk sebagai toping Seblak
Kerupuk sebagai toping Seblak — foto: detik.com

Kerupuk aci (tapioka) merupakan bahan baku utama seblak yang tidak bisa digantikan.

Maraknya kedai seblak prasmanan mendorong konsumsi kerupuk mentah dalam skala tonase yang jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

  • Dampak Pasar: Tren ini menjaga stabilitas harga tepung tapioka dan memicu pertumbuhan pabrik kerupuk lokal di Jawa Timur.

    Tingginya permintaan ini memengaruhi harga grosir komoditas bahan pembuat aci di pasar. 

3. Pergeseran Harga Topping Protein (Ceker, Bakso, dan Sosis)

Model penjualan seblak prasmanan yang sedang tren memberikan kebebasan konsumen memilih topping. Komoditas seperti ceker ayam, bakso, sosis, dan telur ayam menjadi buruan utama para pemilik kedai seblak.

  • Dampak Pasar: Bagian ayam seperti ceker, yang dahulu memiliki nilai ekonomi rendah, kini harganya merangkak naik dan stabil di pasar karena memiliki serapan pasar yang pasti dari ekosistem kuliner seblak. 

4. Munculnya Standar Harga Kuliner Baru untuk Kantong Pelajar

Gaya hidup makan seblak menciptakan segmen pasar dengan rentang harga psikologis tersendiri, umumnya berkisar antara Rp6.000 hingga Rp20.000 per porsi. 

  • Dampak Pasar: Kehadiran seblak murah dengan porsi mengenyangkan memaksa pelaku usaha kuliner lain (seperti penjual bakso, mie ayam, atau penyetan) untuk menjaga harga mereka tetap kompetitif agar tidak kehilangan pasar konsumen muda. 

Referensi: 


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Hujan Tak Cukup Padamkan Karhutla Kalimantan, Petugas Gunakan Pipa Khusus Tusuk Tanah Gambut
Umum

Hujan Tak Cukup Padamkan Karhutla Kalimantan, Petugas Gunakan Pipa Khusus Tusuk Tanah Gambut

Pemadaman Karhutla di Kalimantan terhambat karena api menyala di dalam tanah gambut. Petugas harus menusuk lahan dengan pipa air agar bara tak kembali menyala.

Maya Sintasari· 18 jam lalu
Sulitnya Padamkan Karhutla Palangka Raya: Meski Permukaan Tanah Basah, Bara Api Masih Menyala di Dalam!
Umum

Sulitnya Padamkan Karhutla Palangka Raya: Meski Permukaan Tanah Basah, Bara Api Masih Menyala di Dalam!

Upaya pemadaman Karhutla di Palangka Raya terkendala bara api yang masih menyala dan panas di bawah permukaan tanah, meski lahan sudah tampak basah.

Maya Sintasari· 20 jam lalu
Sungai Cikalintu Meluap, Arus Deras Rendam Permukiman Warga di Cipaganti Bandung
Umum

Sungai Cikalintu Meluap, Arus Deras Rendam Permukiman Warga di Cipaganti Bandung

Hujan deras memicu Sungai Cikalintu meluap hebat dan merendam rumah-rumah warga di Cipaganti, Kota Bandung pada Jumat (30/10/2026) malam.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Pembangunan Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Genangan di Lima Kawasan Jadi Sasaran
Umum

Pembangunan Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Genangan di Lima Kawasan Jadi Sasaran

Pembangunan rumah pompa Surabaya mencapai 90 persen dan ditargetkan rampung pertengahan November untuk mengurangi genangan di lima kawasan rawan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 4 hari lalu
Anak-Anak Diajak Mengenal Flora Nusantara dalam Magelang Flower Festival 2026
Umum

Anak-Anak Diajak Mengenal Flora Nusantara dalam Magelang Flower Festival 2026

Magelang Flower Festival 2026 hadirkan edukasi bagi pelajar Kota Magelang untuk mengenal dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanaman nusantara.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Kelangkaan BBM Meluas, Distribusi dan Panic Buying Disorot
Umum

Kelangkaan BBM Meluas, Distribusi dan Panic Buying Disorot

Kelangkaan BBM di Bali memicu antrean panjang di SPBU. Gangguan distribusi, lonjakan konsumsi, dan panic buying disebut menjadi pemicu.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 minggu lalu