Runtut.com

Karhutla Gunung Bromo Mereda, Petugas Fokus Padamkan Asap dan Cegah Api Kembali Muncul

Karhutla Gunung Bromo mereda, BPBD Jatim menyebut tak ada titik api tersisa. Petugas masih melakukan pembasahan dan penyisiran area terbakar.

2 menit baca
7
Karhutla Gunung Bromo Mereda, Petugas Fokus Padamkan Asap dan Cegah Api Kembali Muncul
Petugas BPBD Jawa Timur melakukan pembasahan area terdampak karhutla Gunung Bromo setelah pemantauan tidak menemukan titik api baru pada Jumat (14/8/2026). — Instagram/@bbtnbromotenggersemeru

JAWA TIMUR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan wisata Gunung Bromo mulai menunjukkan tanda mereda setelah petugas tidak lagi menemukan titik api dalam pemantauan lapangan pada Jumat (14/8/2026). Meski api disebut telah terkendali, proses penanganan masih berlanjut melalui pembasahan area terbakar dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan hasil pemantauan petugas di lapangan menunjukkan tidak ditemukan titik api baru di kawasan terdampak.

"Hari ini tidak ditemukan titik api, dan semoga sudah tidak ada lagi kebakaran," ujar Gatot.

Menurutnya, kondisi kawasan Bromo masih menghadapi persoalan asap akibat material vegetasi yang terbakar. Petugas saat ini melakukan pembasahan di sejumlah area untuk mencegah munculnya kembali api dari sisa bara.

"Pembasahan saja sejak pagi," katanya.

Selain pembasahan, petugas juga melakukan pemantauan dan penyisiran di area terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah yang terbakar dalam kondisi aman sebelum status penanganan diturunkan.

Sebelumnya, BPBD Jawa Timur mencatat luas area yang terdampak karhutla Gunung Bromo mencapai 1.120,3 hektare. Angka tersebut melampaui luas kebakaran pada 2023 yang mencapai 989 hektare akibat penggunaan flare dalam kegiatan foto pranikah.

Area terdampak saat ini mencakup vegetasi cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar. Beberapa kawasan yang masih menjadi perhatian petugas berada di Pakis Bincil dan Bukit Cinta, dengan arah rambatan sebelumnya menuju kawasan Sruni Point.

Dalam upaya pemadaman, sebanyak tiga helikopter telah dikerahkan untuk operasi water bombing. Pada Kamis (13/8/2026), helikopter menjatuhkan sekitar 64 ribu liter air yang diambil dari Ranupani dan Ranu Regulo.

Namun, operasi udara tersebut belum berjalan maksimal karena kondisi kabut dan kepulan asap mengurangi jarak pandang menuju titik sasaran. Operasi water bombing akhirnya dihentikan sementara pada pukul 12.41 WIB dan 13.22 WIB.

BPBD Jawa Timur memastikan penanganan masih dilakukan meskipun titik api telah tidak ditemukan. Petugas tetap melakukan pengawasan untuk mencegah potensi kebakaran ulang di kawasan konservasi dan wisata tersebut.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan
Nasional

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan

Kemenhaj mencatat 37 jemaah umrah Indonesia melintasi Riyadh hingga 11 Oktober 2026 dan mengimbau jemaah meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi Timur Tengah

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Bertabur Bintang, Laga Legenda MU vs Arsenal di GBK Justru Sepi Penonton
Nasional

Bertabur Bintang, Laga Legenda MU vs Arsenal di GBK Justru Sepi Penonton

Pertandingan legenda Manchester United vs Arsenal di GBK berlangsung dengan tribun yang terlihat lengang. Padatnya event Jakarta menjadi sorotan.

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
Hari Museum Indonesia: Momentum Merawat Sejarah
Nasional

Hari Museum Indonesia: Momentum Merawat Sejarah

Bukan sekadar tempat benda bersejarah, museum menyimpan cerita perjalanan bangsa. Simak makna Hari Museum Indonesia 12 Oktober bagi generasi muda!

Nurul Hidayah· 1 hari lalu
Sebanyak 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Kemenhub Catat Ratusan Pembatalan
Nasional

Sebanyak 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Kemenhub Catat Ratusan Pembatalan

Buntut kabut karhutla, Kemenhub catat 1.673 penerbangan domestik terdampak. Citilink Indonesia catat penerbangan terdampak paling banyak.

Nurul Hidayah· 2 hari lalu
Curva Boys dan LA Mania Bentangkan Koreografi untuk Choirul Huda, Kenang Sang Legenda Persela
Nasional

Curva Boys dan LA Mania Bentangkan Koreografi untuk Choirul Huda, Kenang Sang Legenda Persela

Curva Boys dan LA Mania bentangkan koreografi dan bendera untuk mengenang Choirul Huda, legenda Persela Lamongan, dalam laga melawan Deltras FC di Surajaya.

Ferdian Trikusuma· 2 hari lalu
Persela Gagal Geser Pemuncak Klasemen, Deltras FC Paksa Hasil Imbang 1-1
Nasional

Persela Gagal Geser Pemuncak Klasemen, Deltras FC Paksa Hasil Imbang 1-1

Persela Lamongan gagal merebut puncak klasemen usai ditahan imbang Deltras FC 1-1 di Stadion Surajaya dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.

Ferdian Trikusuma· 2 hari lalu