Runtut.com

Mutasi Polri Juli 2026, Sejumlah Jenderal dan Kombes Masuk Masa Pensiun

Sebanyak 22 perwira tinggi dan menengah Polri dimutasi dalam rangka pensiun dari total 146 personel yang terkena rotasi.

2 menit baca
3
Mutasi Polri Juli 2026, Sejumlah Jenderal dan Kombes Masuk Masa Pensiun
Ilustrasi Polisi — Pexels/@Rion Nata

JAKARTA - Polri melakukan mutasi terhadap 22 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) dalam rangka persiapan masa pensiun. Rotasi tersebut menjadi bagian dari 146 personel yang masuk dalam daftar mutasi Polri berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 31 Juli 2026.

Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST), yakni ST/1584/VII/KEP./2026 yang mencakup 119 personel dan ST/1585/VII/KEP./2026 sebanyak 27 personel. Keputusan ini ditetapkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Korps Bhayangkara.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin dalam organisasi kepolisian. Kebijakan tersebut dilakukan untuk penyegaran organisasi, pembinaan karier personel, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal,” ujar Johnny Edison Isir, Jumat (31/7/2026).

Dari 22 personel yang dimutasi dalam rangka pensiun, sejumlah pejabat berpangkat jenderal polisi tercatat masuk dalam daftar. Mereka berasal dari berbagai satuan kerja, mulai dari Lemdiklat Polri, Baharkam Polri, Baintelkam Polri, Divisi Hubungan Internasional (Hubinter), hingga Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.

Beberapa di antaranya adalah Irjen Pol Purwolelono yang sebelumnya menjabat sebagai pati Lemdiklat Polri, Irjen Pol Hadi Purnomo dari Sespimti Lemdiklat Polri, serta Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Hubinter Polri. Ketiganya dialihkan menjadi pati di satuan masing-masing dalam rangka pensiun.

Selain itu, terdapat pula Irjen Pol Tomex Korniawan yang sebelumnya menjabat Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri, Irjen Pol Yuyun Yudhantara dari Baintelkam Polri, serta Irjen Pol Agung Julianto dari Baharkam Polri.

Mutasi menjelang pensiun juga berlaku bagi sejumlah perwira berpangkat brigadir jenderal dan komisaris besar. Mereka berasal dari berbagai bidang, seperti operasional kepolisian, pendidikan dan pelatihan, intelijen, kesehatan kepolisian, hingga pembinaan masyarakat.

Dari jajaran Polda, salah satu nama yang masuk daftar adalah Kombes Pol Eko Santoso yang sebelumnya menjabat Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jawa Timur. Ia dimutasi menjadi Pamen Polda Jatim dalam rangka pensiun.

Selain Eko Santoso, sejumlah kombes lainnya seperti Kombes Pol Riza Yulianto, Kombes Pol Wawan Muliawan, Kombes Pol Endang Rasidin, Kombes Pol Omad, Kombes Pol Ulami Sudjaja, serta Kombes Pol Bambang Purboyo juga tercatat memasuki masa pensiun melalui keputusan mutasi tersebut.

Mutasi ini menjadi bagian dari siklus organisasi Polri dalam mengatur perjalanan karier personel. Setelah menyelesaikan masa pengabdian, para perwira tersebut memasuki tahap akhir kedinasan sesuai aturan yang berlaku di lingkungan kepolisian.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
PBB Bidang HAM: Indonesia Perlu Mempertimbangkan Kembali Keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian
Nasional

PBB Bidang HAM: Indonesia Perlu Mempertimbangkan Kembali Keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian

Apabila tujuan bergabungnya Indonesia untuk misi perdamaian, Albanese menyarankan sebaiknya Indonesia bergabung dalam Grup Hague dibanding Dewan Perdamaian.

Andini Putri Lestari· 10 jam lalu
Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI dan Komite Sadar Suarakan "5 Perintah Rakyat" di Jakarta
Nasional

Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI dan Komite Sadar Suarakan "5 Perintah Rakyat" di Jakarta

BEM UI dan Komite Sadar mengusung 5 Perintah Rakyat dalam aksi Sumpah Pemuda di Jakarta, menyoroti isu lingkungan, ekonomi, pendidikan, hukum, dan HAM.

Lusianti Dwi Cahyani· 2 hari lalu
KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat
Nasional

KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi milik PT ASDP terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Banten. 460 jiwa dengan selamat.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 minggu lalu
Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal
Nasional

Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal

Kebakaran di Gunung Sumbing makin meluas. Terjalnya medan di gunung, keterbatasan sumber air, serta sulitnya akses menjadi kendala utama yang dialami petugas.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup
Nasional

Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup

Pemerintah merespons kritik Greenpeace soal krisis iklim dan biaya hidup serta lima tuntutan mahasiswa terkait lingkungan, ekonomi, demokrasi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Nasional

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan

Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran diwarnai aksi mahasiswa di Jakarta suarakan lima tuntutan terkait lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu