Runtut.com

Pertemuan dengan 150 Periset BRIN, Presiden Prabowo Tekankan Riset dan Inovasi sebagai Fondasi Indonesia Mandiri

Presiden Prabowo tegaskan sains dan teknologi sebagai kunci kemandirian bangsa saat bertemu 150 periset BRIN di Istana Merdeka.

2 menit baca
8
Pertemuan dengan 150 Periset BRIN, Presiden Prabowo Tekankan Riset dan Inovasi sebagai Fondasi Indonesia Mandiri
Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan 150 periset BRIN terkait pengembangan inovasi teknologi strategis di Istana Merdeka, Jakarta. — Instagram/@sekretariat.kabinet

JAKARTA — Penguasaan sains dan teknologi menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian serta meningkatkan daya saing global. Hal tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan 150 periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak dapat dilepaskan dari kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Menurutnya, Indonesia perlu menghadapi berbagai tantangan dengan pendekatan berbasis fakta, rasionalitas, serta metode ilmiah.

“Bangsa yang mampu menguasai sains dan teknologi akan maju dengan pesat. Kuncinya adalah sains dan teknologi, ini adalah fakta dan kenyataan,” ujarnya.

Presiden menyampaikan bahwa keberanian melakukan evaluasi terhadap kondisi bangsa menjadi langkah penting untuk mengejar ketertinggalan. Menurutnya, pembangunan harus diarahkan pada solusi konkret dengan memanfaatkan kemampuan dalam negeri, bukan mencari pihak yang disalahkan atas berbagai persoalan.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian Presiden adalah penguatan sektor pendidikan. Ia menilai pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang mampu menghasilkan inovasi, menciptakan paten, serta melahirkan berbagai terobosan teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyaksikan langsung sejumlah demonstrasi hasil riset strategis yang dikembangkan para periset nasional. Berbagai inovasi yang ditampilkan mencakup teknologi kedirgantaraan, alat pertahanan, teknologi pengolahan air, hingga inovasi pangan.

Berbagai pengembangan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung agenda kemandirian nasional, terutama pada sektor pangan dan energi. Presiden berharap hasil riset tidak berhenti pada tahap pengembangan, melainkan dapat diterapkan secara luas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain mendorong penguatan inovasi, Presiden menyoroti pentingnya tata kelola anggaran yang efektif. Ia menegaskan bahwa sumber daya negara harus digunakan secara optimal untuk mendukung program strategis, termasuk pengembangan riset dan teknologi.

“Kita harus berada di jalan yang bersih, suci, dan membela keadilan. Pangan dan energi adalah elemen utama kemandirian kita,” katanya.

Presiden juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memperbaiki infrastruktur sekolah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan bahwa lembaganya terus mendorong transformasi riset menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, inovasi yang dikembangkan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari teknologi satelit untuk pemetaan bencana, alat kesehatan, hingga sistem konstruksi rumah tahan gempa.

Pertemuan antara Presiden dan para periset ini menjadi penegasan bahwa riset memiliki posisi penting dalam pembangunan nasional. Melalui penguatan ekosistem inovasi, pemerintah berharap teknologi karya anak bangsa mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ini 18 Poin Penting yang DiaturBreaking
Nasional

DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ini 18 Poin Penting yang Diatur

UU Perlindungan Ketenagakerjaan resmi disahkan DPR dengan aturan baru soal pesangon, cuti melahirkan, larangan tahan ijazah, dan kerja fleksibel.

Rachmaddani Rizki Saputra· 18 menit lalu
Ambisi Kudeta Puncak Klasemen, Persela Tantang Deltras di Kandang Sendiri!
Nasional

Ambisi Kudeta Puncak Klasemen, Persela Tantang Deltras di Kandang Sendiri!

Derby Jatim Liga 2 Persela vs Deltras Sidoarjo bakal sengit! Laskar Joko Tingkir incar posisi puncak klasemen, sementara Deltras ingin putus rekor tuan rumah.

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
Update Ranking FIFA Indonesia Usai Juarai FIFA ASEAN Cup, Cuma Terpaut 0,15 Poin dari Kazakhstan
Nasional

Update Ranking FIFA Indonesia Usai Juarai FIFA ASEAN Cup, Cuma Terpaut 0,15 Poin dari Kazakhstan

Cek update rangking FIFA Timnas Indonesia setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia peringkat 117, terpaut 0,15 poin dari Kazakhstan.

Nurul Hidayah· 1 hari lalu
Kebakaran Lahan Kosong di Cilincing, Api Cepat Merembet Akibat Ilalang Kering
Nasional

Kebakaran Lahan Kosong di Cilincing, Api Cepat Merembet Akibat Ilalang Kering

Kebakaran melanda lahan kosong di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (1/10/2026) siang. Api cepat merembet akibat ilalang kering.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Tujuh Pejabat dan Purnawirawan TNI Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo
Nasional

Tujuh Pejabat dan Purnawirawan TNI Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo

Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Sjafrie, Agus Subiyanto, dan sejumlah pimpinan TNI dalam peringatan HUT ke-81 TNI.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
HUT ke-81 TNI, Prabowo Tekankan Penguasaan Teknologi dan Kedekatan dengan Rakyat
Nasional

HUT ke-81 TNI, Prabowo Tekankan Penguasaan Teknologi dan Kedekatan dengan Rakyat

HUT ke-81 TNI menjadi momentum Prabowo menyoroti perubahan ancaman keamanan, dari serangan fisik hingga siber, disinformasi, dan narkotika.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu