JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memamerkan berbagai inovasi strategis hasil pengembangan 150 perisetnya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Pameran tersebut menjadi momentum bagi lembaga riset nasional itu untuk menunjukkan kontribusi teknologi dalam menjawab tantangan kedaulatan bangsa sekaligus mendukung agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya terus bertransformasi menjadi “dapur” riset nasional yang menghasilkan pengetahuan sekaligus solusi teknologi konkret bagi kebutuhan masyarakat.

Menurut Arif, penguatan riset harus diarahkan pada hilirisasi agar berbagai temuan dapat diterapkan secara nyata. Melalui pendekatan tersebut, hasil penelitian diharapkan mampu mendukung kemandirian Indonesia di berbagai sektor strategis.

Melihat hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyambut positif berbagai inovasi yang ditampilkan dan menekankan pentingnya penguasaan sains serta teknologi sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Dalam pameran tersebut, para periset menghadirkan sejumlah teknologi yang mencakup berbagai bidang, yaitu:

Food Guard dan FreshScan karya BRIN ditampilkan sebagai teknologi pendeteksi kesegaran makanan untuk mendukung keamanan pangan program MBG.
Food Guard dan FreshScan karya BRIN ditampilkan sebagai teknologi pendeteksi kesegaran makanan untuk mendukung keamanan pangan program MBG. — Instagram/@kepalabrin

1. Ketahanan Pangan
Untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG,) BRIN memperkenalkan Food Guard dan FreshScan sebagai teknologi pendeteksi kesegaran makanan. Perangkat tersebut memanfaatkan teknologi sensor untuk membantu memastikan kualitas pangan tetap terjaga. Selain itu, ditampilkan pula teknologi pendeteksi halal, sensor kesuburan tanah, serta varietas unggul padi, jagung, dan sorgum dengan siklus panen lebih cepat.

Presiden Prabowo Subianto mengamati model inovasi kapal karya periset BRIN dalam pameran teknologi strategis di Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto mengamati model inovasi kapal karya periset BRIN dalam pameran teknologi strategis di Istana Merdeka, Jakarta. — Instagram/@kepalabrin

2. Energi dan Industri Nasional
Pada sektor energi, salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah teknologi Absorbed Natural Gas yang diproyeksikan mampu menghemat subsidi LPG hingga Rp26 triliun per tahun. Institusi tersebut juga menunjukkan teknologi konversi kapal nelayan berbasis tenaga listrik serta desain kapal multifungsi untuk mendukung kebutuhan industri lepas pantai.

Inovasi teknologi pengolahan sampah karya BRIN ditampilkan dalam pameran riset strategis untuk mendukung solusi lingkungan berkelanjutan.
Inovasi teknologi pengolahan sampah karya BRIN ditampilkan dalam pameran riset strategis untuk mendukung solusi lingkungan berkelanjutan. — Instagram/@kepalabrin

3. Infrastruktur dan Lingkungan
Dalam menghadapi tantangan lingkungan, para peneliti menghadirkan konsep Giant Seawall untuk perlindungan kawasan pesisir. Selain itu, terdapat teknologi pengolahan air bersih bergerak yang dapat digunakan di wilayah terdampak bencana serta inovasi pengolahan sampah organik dan plastik menjadi bahan bakar setara dex.

BRIN memperkenalkan teknologi akselerator produksi obat nuklir dan kit radiofarmaka sebagai inovasi di bidang kesehatan.
BRIN memperkenalkan teknologi akselerator produksi obat nuklir dan kit radiofarmaka sebagai inovasi di bidang kesehatan. — Instagram/@kepalabrin

4. Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
Bidang kesehatan menghadirkan sejumlah inovasi, seperti ventilator mobile, sensor hemoglobin non-invasif, pengembangan vaksin mRNA, dan produk fitofarmaka. Lembaga ini juga memperkenalkan sepatu sekolah berbahan karet lokal dengan teknologi One Piece Injection Molding yang dinilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Pesawat N-219 menjadi salah satu inovasi teknologi dirgantara yang ditampilkan dalam pameran hasil riset strategis BRIN.
Pesawat N-219 menjadi salah satu inovasi teknologi dirgantara yang ditampilkan dalam pameran hasil riset strategis BRIN. — Instagram/kepalabrin

5. Pertahanan dan Teknologi Antariksa
Kemampuan riset strategis Indonesia turut diperlihatkan melalui teknologi satelit, pesawat nirawak (UAV) untuk modifikasi cuaca, pesawat amfibi berkapasitas 15 penumpang, wahana Punamale, serta sistem pertahanan Close-In Weapon System (CIWS).

Pameran ini menjadi penguatan bagi ekosistem riset nasional untuk mempercepat proses hilirisasi inovasi. Melalui kerja sama dengan industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, teknologi hasil penelitian diharapkan dapat diproduksi secara luas serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.