KOLOMBIA - Gempa bumi magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026) menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk Katedral Manizales yang telah berdiri selama 98 tahun.

Salah satu menara bangunan keagamaan tersebut ambruk ketika kegiatan misa sedang berlangsung dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Keuskupan Agung Manizales.

Peristiwa tersebut terjadi saat jemaat tengah mengikuti misa di dalam katedral. Dalam rekaman siaran langsung, terlihat aktivitas ibadah berlangsung normal sebelum getaran kuat mengguncang bangunan. Tidak lama kemudian, serpihan material mulai berjatuhan dari bagian belakang ruangan sehingga menimbulkan kepanikan di antara jemaat.

Salah satu menara katedral dilaporkan runtuh akibat guncangan gempa, sementara menara lainnya mengalami kemiringan. Kondisi tersebut membuat pihak pengelola menutup sementara area katedral untuk pemeriksaan struktur bangunan dan memastikan keamanan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Katedral Manizales merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kolombia yang memiliki nilai arsitektur dan keagamaan penting bagi masyarakat setempat. Kerusakan pada bangunan tersebut menjadi salah satu gambaran dampak gempa besar yang melanda wilayah barat Kolombia.

Keuskupan Agung Manizales menyampaikan bahwa prioritas utama setelah kejadian adalah memastikan keselamatan warga dan jemaat. Pihak keuskupan juga mulai menghimpun laporan mengenai tingkat kerusakan bangunan keagamaan lain yang terdampak gempa.

“Di tengah pergerakan bumi, iman kami tetap teguh. Ini adalah momen yang sekali lagi mengingatkan kita tentang kerapuhan manusia dan pentingnya tetap bersatu,” demikian pernyataan Keuskupan Agung Manizales.

Gempa magnitudo 7,4 tersebut sebelumnya dilaporkan menyebabkan korban jiwa dan kerusakan luas di sejumlah wilayah Kolombia. Kota Cali, Pereira, Quibdo, dan Manizales menjadi beberapa daerah yang mengalami dampak signifikan akibat kuatnya guncangan.

Bencana tersebut juga memengaruhi fasilitas umum dan bangunan masyarakat. Pemerintah Kolombia melaporkan ribuan bangunan mengalami kerusakan, sementara tim penyelamat masih melakukan pemeriksaan terhadap lokasi yang terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di bawah reruntuhan.

Manizales berada di wilayah pegunungan yang termasuk kawasan rawan aktivitas seismik karena berada dekat jalur Cincin Api Pasifik. Kawasan ini dikenal sebagai wilayah dengan tingkat aktivitas tektonik tinggi akibat pergerakan lempeng bumi yang mengelilingi Samudra Pasifik.

Kerusakan pada Katedral Manizales menjadi pengingat bahwa bangunan bersejarah sekalipun tetap menghadapi risiko ketika terjadi bencana alam berkekuatan besar. Pemeriksaan struktur menjadi langkah penting untuk menentukan kelayakan bangunan sebelum kembali digunakan oleh masyarakat.