Selain permainan, kegiatan ini juga melibatkan tenant UMKM dan warga sekitar. Warga turut membantu pengamanan dan parkir, sedangkan UMKM diberi ruang untuk semakin dikenal. Putri berharap ke depan kerja sama dengan pemerintah, sekolah, komunitas, dan instansi lain bisa semakin luas.
Untuk sementara, Mojokerto Dolanan dibuka gratis bagi masyarakat umum. Putri mengatakan konsep utama kegiatan ini adalah bermain dan bersenang-senang bersama. Jika kelak ada format festival atau lomba, panitia mungkin akan mempertimbangkan konsep berbeda, tetapi untuk kegiatan bermain bersama, panitia ingin tetap menjaga akses gratis.
“Sejauh ini free. Kita cuma minta tolong teman-teman untuk membantu UMKM,” katanya.
Mojokerto Dolanan Vol.02 bukan hanya menjadi acara hiburan, tetapi juga upaya menghidupkan ruang publik, memperkenalkan kembali permainan tradisional, dan membuka ruang interaksi warga Mojokerto lintas usia.








