Runtut.com

Influenza Merebak di Jawa Timur, Siapa Paling Berisiko?

Kasus influenza di Jawa Timur menjadi perhatian. Kenali gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan agar terhindar dari infeksi influenza.

3 menit baca
1
Influenza Merebak di Jawa Timur, Siapa Paling Berisiko?
Virus influenza A (H3N2) — Foto: Semen Padang Hospital

JAWA TIMUR – Kasus infeksi Influenza A termasuk subtipe H3N2 mengalami lonjakan di Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya, sepanjang pertengahan hingga akhir tahun 2026. 

Dinkes (Dinas Kesehatan) Kota Surabaya mencatat lebih dari 40.000 kasus influenza tipe A. Penyebaran infeksi ini tercatat pada bulan Januari hingga Agustus 2026. dengan peningkatan sekitar 10% pada periode Agustus-September. 

Kasus ini juga terdeteksi menyebar di beberapa wilayah lain seperti Malang, Pasuruan, dan Situbondo. Kemenkes RI mendeteksi varian seperti Influenza A (H3N2) subclade K di 13 provinsi.

Subclade K merupakan  bukan jenis virus baru, melainkan bagian dari influenza A (H3N2) yang telah mengalami mutasi. 

Meski termasuk bagian dari flu musiman, spesialis paru dari RS Paru Persahabatan Prof dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) beberapa waktu lalu mengingatkan influenza A (H3N2) subclade K ini memiliki karakter mutasi yang berbeda dan cenderung lebih agresif saat menginfeksi tubuh. 

Dia menjelaskan influenza A subclade K memiliki sifat lebih agresif yang dipicu beberapa faktor Laju replikasi varian ini lebih cepat dalam saluran napas sehingga meningkatkan jumlah virus yang diproduksi.

Di samping itu,  influenza A subclade K memiliki inkubasi lebih cepat sehingga gejala lebih cepat muncul. Secara klinis, pasien Subclade K sering kali mengalami gejala yang cukup berat dibandingkan flu biasa dan COVID-19

Siapa yang paling berisiko?

virus influenza A H3N2
virus influenza A H3N2 — Foto: RSUD Teuku Peukan Aceh Barat Daya

Dinkes (Dinas Kesehatan) Kota Surabaya mencatat lebih dari 40.000 kasus influenza tipe A. Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDA I) beberapa waktu lalu menyatakan, influenza A termasuk H3N2 dan subclade K, dapat menyebabkan kondisi yang lebih berat pada kelompok berisiko tinggi.

Kelompok risiko tinggi terbagi menjadi dua, yang pertama adalah balita, dan yang kedua lansia, ini bisa menimbulkan keparahan yang lebih tinggi daripada kelompok usia lain. 

Selain faktor usia, risiko lebih tinggi juga terdapat pada orang dengan penyakit atau kondisi yang menyebabkan kondisi imun tubuh menurun. Kelompok ini antara lain pasien dengan penyakit jantung, kanker, HIV, serta yang mengonsumsi obat penekan sistem imun termasuk untuk kondisi autoimun. 

PENCEGAHANNYA 

pencegahan virus influenza A
pencegahan virus influenza A — foto: RS Thersia Jambi

Cara pencegahan virus influenza salin vaksinasi, yaitu dengan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan langkah yang paling efektif dalam pencegahan flu. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai pencegahan virus influenza: 

  1. Mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air selama 20 detik. Jika tidak ada air dan sabun, gunakan hand sanitizer. 

  2. Tidak menyentuh wajah, terutama mulut, hidung, dan mata setelah menyentuh permukaan yang mungkin terkontaminasi. 

  3. Membersihkan secara rutin permukaan benda yang sering disentuh dengan cairan desinfektan. 

Namun jika Anda sudah terinfeksi flu, upaya untuk mengurangi penularan ke orang lain bisa dilakukan dengan:

  1. Menghindari kontak dekat dengan orang lain, terutama selama 24 jam setelah demam mereda;

  2. Menggunakan masker saat berinteraksi di luar rumah;

  3. Menutup mulut dan hidung menggunakan tisu saat batuk atau bersin, lalu segera buang tisunya dan cuci tangan.

Salah satu langkah penting dalam mencegah influenza adalah menggunakan vaksin influenza, terutama bagi individu berisiko.

Beberapa contoh kelompok yang disarankan untuk mendapatkan vaksinasi karena lebih rentan terhadap komplikasi meliputi:

  1. Lansia, terutama 65 tahun ke atas;

  2. Bayi;

  3. Wanita hamil;

  4. Orang yang tinggal bersama individu rentan infeksi akibat kelemahan sistem kekebalan tubuh, seperti penderita HIV, pasien transplantasi, atau yang sedang menjalani terapi kanker;

  5. Tenaga kesehatan.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Mantapkan Persiapan Porprov XVII Jateng, Tim Sepak Takraw Batang Jalani Try Out di PPOP Jakarta
Daerah

Mantapkan Persiapan Porprov XVII Jateng, Tim Sepak Takraw Batang Jalani Try Out di PPOP Jakarta

Jelang Porprov XVII Jateng, tim sepak takraw Batang asah mental dan kemampuan lewat try out melawan atlet PPOP dan PPLM Jakarta.

Nurul Hidayah· 4 jam lalu
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Sepatu di Desa Kalen Mojokerto, 4 Unit Damkar Diterjunkan
Daerah

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Sepatu di Desa Kalen Mojokerto, 4 Unit Damkar Diterjunkan

Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu di Desa Kalen, Dlanggu, Mojokerto pada Kamis (17/9/2026). Asap hitam pekat membumbung, 4 unit PMK diterjunkan ke lokasi.

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
Kepanikan Massal! Puluhan Siswa SDN 1 Beber Lombok Tengah Keracunan Usai Santap Menu Makan Bergizi Gratis
Daerah

Kepanikan Massal! Puluhan Siswa SDN 1 Beber Lombok Tengah Keracunan Usai Santap Menu Makan Bergizi Gratis

Puluhan siswa SDN 1 Beber, Lombok Tengah keracunan massal pada Jumat (11/9/2026) usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
Smart TV Datang ke Sekolah Berdinding Bambu di NTT, Bagaimana Program Digitalisasi Menentukan Penerimanya?
Daerah

Smart TV Datang ke Sekolah Berdinding Bambu di NTT, Bagaimana Program Digitalisasi Menentukan Penerimanya?

SDN Mboeng di Manggarai Timur, NTT, mendapat perangkat layar digital meski sekolah masih berdinding bambu dan terkendala listrik.

Mila Nabilah· 3 minggu lalu
Banjir Kembali Rendam Simpang Tiga Lahomi Nias Barat, Air Masuk ke Rumah Warga
Daerah

Banjir Kembali Rendam Simpang Tiga Lahomi Nias Barat, Air Masuk ke Rumah Warga

Banjir kembali merendam Simpang Tiga Lahomi, Nias Barat. Video warga memperlihatkan air masuk ke rumah setelah hujan mengguyur selama sepekan.

Mila Nabilah· 7 September 2026
Pesawat Latih FASI Jatuh dan Terbakar di Blora, Pilot dan Kopilot Selamat
Daerah

Pesawat Latih FASI Jatuh dan Terbakar di Blora, Pilot dan Kopilot Selamat

Pesawat latih FASI jatuh dan terbakar di persawahan Blora. Pilot dan kopilot selamat dengan luka ringan setelah pendaratan darurat akibat gangguan mesin.

Mila Nabilah· 6 September 2026