Runtut.com

Takaichi dan Ambisi Revisi Konstitusi Jepang, Sampai di Mana?

PM Takaichi menang telak pemilu Februari dan ingin merevisi konstitusi Jepang. Ini syarat, kendala, dan perdebatannya. UU Kekaisaran berlaku 24 Oktober.

2 menit baca
2
Gedung parlemen Jepang di Tokyo.
Gedung parlemen Jepang di Tokyo. — Anadolu Agency/pri

Konstitusi Jepang belum pernah diubah sejak berlaku pada 1947. Di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi, partai yang berkuasa kini mengatakan waktunya telah tiba. Pertanyaannya, seberapa jauh pintu perubahan itu sudah terbuka?

Kemenangan yang membuka pintu

Dalam pemilu majelis rendah 8 Februari 2026, Partai Demokrat Liberal (LDP) meraih rekor 316 dari 465 kursi. Menurut Tempo, itu pertama kalinya sebuah partai di Jepang menguasai lebih dari dua pertiga kursi sejak Perang Dunia II. Takaichi kembali terpilih sebagai perdana menteri pada 18 Februari, dengan 354 suara dari koalisi berkuasa di majelis rendah.

Pemilu itu digelar lebih awal setelah Takaichi membubarkan parlemen pada 23 Januari, dicatat Tempo, dengan kampanye yang diwarnai lonjakan harga kebutuhan pokok dan kebijakan keamanan di tengah ketegangan dengan Cina.

Apa yang diusulkan

Pada konvensi tahunan LDP, Minggu (12/4/2026), Takaichi menyatakan ingin segera mengamandemen konstitusi yang berhaluan pasifis. Menurut ANTARA, ia belum merinci usulan, khususnya soal Pasal 9, tetapi LDP menyepakati target mengajukan rancangan konstitusi revisi ke parlemen dengan membentuk komite penyusun di kedua kamar. IndonesiaSatu melaporkan bahwa Takaichi berupaya menetapkan keberadaan Pasukan Bela Diri dalam konstitusi dan menyebut ingin membawa usulan amendemen pada konferensi partai tahun depan.

ANTARA juga mencatat fokus lain, yakni penambahan klausul darurat agar pemerintah punya kewenangan lebih besar saat menghadapi bencana besar atau serangan bersenjata.

Syarat yang harus dilalui

Menurut Tempo, amandemen memerlukan dukungan dua pertiga anggota di kedua majelis sebelum referendum nasional digelar. Koalisi pemerintah telah mengamankan lebih dari tiga perempat kursi majelis rendah, melampaui ambang dua pertiga, menurut ANTARA.

Kendalanya ada di majelis tinggi. Pada Januari, ANTARA mencatat bahwa blok pemerintah merupakan koalisi minoritas di majelis tinggi sehingga harus berkompromi dengan oposisi untuk meloloskan anggaran dan undang-undang. Pemilu Februari hanya memilih majelis rendah, sehingga perhitungan di majelis tinggi tidak otomatis berubah.

Isu lain yang ikut memanas

Di luar konstitusi, revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran, yang disahkan parlemen pada 17 Juli dan mulai berlaku 24 Oktober 2026, menuai kritik. Tribunnews melaporkan bahwa tujuan resminya menjaga jumlah anggota keluarga kekaisaran, sementara aturan suksesi tidak termasuk di dalamnya. Takaichi mengunggah penjelasan panjang pada 5 September setelah muncul tudingan bahwa revisi itu menutup jalan bagi kaisar perempuan, dan penjelasannya dikritik sejumlah politikus dan pakar kerajaan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Xi Jinping Singkirkan 33 Pejabat Partai Komunis China, Ada Apa di Baliknya?
Asia

Xi Jinping Singkirkan 33 Pejabat Partai Komunis China, Ada Apa di Baliknya?

China mengeluarkan 33 pejabat dari Partai Komunis, termasuk 16 tokoh militer. Pembersihan internal berlangsung menjelang Kongres PKC 2027.

Rachmaddani Rizki Saputra· 2 hari lalu
Prabowo Terima Menlu Singapura, Komunikasi Diplomatik Berlanjut di Hambalang
Asia

Prabowo Terima Menlu Singapura, Komunikasi Diplomatik Berlanjut di Hambalang

Presiden Prabowo menerima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang pada 28 Oktober 2026 setelah Vivian mengajukan permohonan pertemuan langsung.

Rachmaddani Rizki Saputra· 6 hari lalu
Indonesia-Singapura Sepakati Satuan Tugas Bersama Tangani Kebakaran Hutan
Asia

Indonesia-Singapura Sepakati Satuan Tugas Bersama Tangani Kebakaran Hutan

Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas bersama untuk menelusuri perusahaan terkait karhutla dan memperkuat penegakan hukum lintas negara.

Rachmaddani Rizki Saputra· 6 hari lalu
Ribuan Warga Israel Demo Jelang Pemilu, Laporan CIA Soroti Risiko Perpecahan Internal
Asia

Ribuan Warga Israel Demo Jelang Pemilu, Laporan CIA Soroti Risiko Perpecahan Internal

Ribuan warga Israel demo menjelang pemilu 27 Oktober 2026, mendesak pertanggungjawaban Netanyahu di tengah laporan CIA soal risiko perpecahan internal.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 minggu lalu
"Pripun Kabare?" Begini Isi Pidato Bahasa Jawa Anggota Parlemen Malaysia Soal Asap Karhutla
Asia

"Pripun Kabare?" Begini Isi Pidato Bahasa Jawa Anggota Parlemen Malaysia Soal Asap Karhutla

"Pripun kabare?" momen ketika Kalam Salan mendadak berganti bahasa Jawa dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, desak soal penanganan asap karhutla Indonesia.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu
Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Atasi Karhutla dengan Serius
Asia

Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Atasi Karhutla dengan Serius

Anggota Parlemen Malaysia, Kalam Salan meminta penanganan serius masalah asap karhutla Indonesia yang sudah lintas batas ke Malaysia.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu