Runtut.com
Pop CultureBreaking News

Holistic Health Jadi Cara Gen Z dan Milenial Indonesia Memaknai Hidup Sehat

Holistic health mengubah cara pandang tentang hidup sehat, mulai dari menjaga kebugaran, mengelola stres, hingga membangun rutinitas yang lebih seimbang.

2 menit baca
Wanita yang sedang meditasi untuk melatih fokus dan menenangkan pikiran
Wanita yang sedang meditasi untuk melatih fokus dan menenangkan pikiran — Jared Rice - Unsplash

RUNTUT.COM – Sebanyak 72 persen responden Gen Z dan 79 persen milenial di Indonesia mengaku lebih sering melakukan aktivitas kesehatan dan kebugaran dibandingkan tiga tahun sebelumnya.

Temuan survei pada 2026 ini memperlihatkan meningkatnya perhatian terhadap kebugaran, meski belum menggambarkan sejauh mana masyarakat menerapkan pola hidup sehat secara menyeluruh atau holistic health.

Data tersebut berasal dari Herbalife Asia Pacific Wellness Culture Survey 2026 yang diberitakan ANTARA pada 5 Oktober 2026. Hasil survei itu menjadi salah satu gambaran perubahan kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan, terutama di kalangan generasi muda dan kelompok usia produktif.

Holistic health merupakan pendekatan kesehatan yang memandang kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan seseorang sebagai bagian yang saling berkaitan. Artinya, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan berolahraga atau mengatur pola makan. Kualitas tidur, kemampuan mengelola stres, serta kondisi psikologis juga perlu diperhatikan.

Dalam penerapannya, pendekatan ini dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Tubuh membutuhkan asupan gizi yang cukup, aktivitas fisik teratur, dan waktu istirahat yang memadai. Pada saat yang sama, pikiran juga memerlukan kesempatan untuk beristirahat dari tekanan pekerjaan, perkuliahan, maupun aktivitas digital yang berlangsung sepanjang hari.

Kebiasaan tersebut berkaitan dengan konsep self-care atau perawatan diri. Istilah ini merujuk pada upaya seseorang memenuhi kebutuhan fisik dan mentalnya agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Bentuknya beragam, mulai dari menjaga jadwal tidur, meluangkan waktu untuk berolahraga, mengatur beban aktivitas, hingga melakukan kegiatan yang membantu meredakan stres.

Meski demikian, self-care tidak berarti seseorang harus selalu merasa nyaman atau menghindari semua tekanan. Upaya merawat diri juga mencakup kemampuan mengenali batas diri, memahami kebutuhan tubuh, dan mencari bantuan profesional ketika menghadapi masalah kesehatan fisik maupun mental yang tidak dapat ditangani sendiri.

Di tengah maraknya tren wellness di media sosial, masyarakat juga perlu memahami bahwa kebutuhan kesehatan setiap orang berbeda. Rutinitas yang cocok bagi seseorang belum tentu sesuai bagi orang lain.

Karena itu, penerapan gaya hidup sehat sebaiknya mempertimbangkan kondisi tubuh, usia, aktivitas, serta kemampuan masing-masing, bukan semata-mata mengikuti tren.

Selain itu, meningkatnya aktivitas kebugaran belum otomatis menunjukkan bahwa seluruh aspek kesehatan telah terpenuhi. Seseorang yang rutin berolahraga, misalnya, tetap perlu memperhatikan kecukupan tidur, asupan makanan, dan kondisi mentalnya. Kesehatan perlu dilihat melalui kebiasaan yang saling melengkapi, bukan hanya satu indikator.

Pendekatan holistic health pada akhirnya menempatkan konsistensi sebagai bagian penting dari gaya hidup sehat. Masyarakat dapat memulainya melalui perubahan sederhana yang realistis, seperti memperbaiki jam tidur, bergerak secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan menyediakan waktu untuk beristirahat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Mengapa Membawa Tumbler Penting untuk Mengurangi Sampah Plastik?
Pop Culture

Mengapa Membawa Tumbler Penting untuk Mengurangi Sampah Plastik?

Penggunaan tumbler semakin relevan sebagai pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin menerapkan gaya hidup ramah lingkungan di tengah aktivitas sehari-hari.

Muhammad Rafi Ashidiq· 4 hari lalu
Mencari Destinasi Underrated? Intip Keunikan Wisata Gili Trawangan
Pop Culture

Mencari Destinasi Underrated? Intip Keunikan Wisata Gili Trawangan

Cari pengalaman liburan berbeda? Gili Trawangan menawarkan pesona laut jernih, aktivitas seru, hingga panorama sunset dengan latar pegunungan.

Muhammad Rafi Ashidiq· 4 hari lalu
Olahraga Komunal di Tengah Rutinitas Kerja, Padel Jadi Ruang Interaksi Pekerja
Pop Culture

Olahraga Komunal di Tengah Rutinitas Kerja, Padel Jadi Ruang Interaksi Pekerja

Olahraga komunal seperti turnamen padel menjadi pilihan pekerja untuk menjaga kebugaran, melepas penat, dan membangun relasi sosial di tengah rutinitas kerja.

Muhammad Rafi Ashidiq· 6 hari lalu
Nongkrong di Kafe Estetik, Gen Z Tetap Pilih Air Putih demi Gaya Hidup Sehat
Pop Culture

Nongkrong di Kafe Estetik, Gen Z Tetap Pilih Air Putih demi Gaya Hidup Sehat

Memilih air putih saat nongkrong di kafe bisa menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat di tengah tren minuman kekinian dan budaya nongkrong Gen Z.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 minggu lalu
Ke Mana-Mana Pakai Headphone, Kenapa Kita Makin Sering Mendengarkan Musik?
Pop Culture

Ke Mana-Mana Pakai Headphone, Kenapa Kita Makin Sering Mendengarkan Musik?

Kebiasaan memakai headphone saat beraktivitas menunjukkan bagaimana musik menjadi bagian dari gaya hidup modern dan rutinitas sehari-hari.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 minggu lalu
Foto Blur dan Flash Berlebih Jadi Tren, Kenapa Gen Z Suka Digicam?
Pop Culture

Foto Blur dan Flash Berlebih Jadi Tren, Kenapa Gen Z Suka Digicam?

Kembalinya digicam di kalangan anak muda menunjukkan bagaimana estetika fotografi lawas kembali mendapat tempat di tengah perkembangan kamera smartphone.

Muhammad Rafi Ashidiq· 2 minggu lalu