Runtut.com

Tangkal Candu Gadget, Ratusan Siswa di Tegalombo Pacitan Ikuti Wisuda Tahfidz

Wisuda Tahfidz 1 Tegalombo sinergikan kecerdasan IQ & SQ, jadi benteng moral tangkal candu gadget demi cetak generasi berwawasan global-religius.

Tangkal Candu Gadget, Ratusan Siswa di Tegalombo Pacitan Ikuti Wisuda Tahfidz
Camat Tegalombo menyerahkan piagam tahfidz kepada peserta — Erwin

TEGALOMBO – Gempuran era digital dan ancaman degradasi moral di kalangan generasi muda disikapi serius oleh insan pendidikan di wilayah ujung timur Pacitan. Senin (25/5), atmosfer khidmat sekaligus haru menyelimuti pendapa Kantor Kecamatan Tegalombo. Ratusan siswa resmi dikukuhkan dalam prosesi Wisuda Tahfidz 1 Kecamatan Tegalombo.

Gelaran monumental ini menjadi bukti nyata solidnya sinergitas lintas sektoral di Tegalombo. Komando pelaksana dipegang oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI), yang disokong penuh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) sebagai pembina. Langkah ini kian mantap berkat sokongan dari Korwil Pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, hingga pengawas TK setempat.

Ketua Penyelenggara, Muhammad Zain Hanafi, S.Pd., menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah panggung seremonial belaka, melainkan sebuah bentuk pertanggungjawaban mutu. Sebelum berhak memakai samir wisuda, para peserta wajib melewati fase munaqasyah (ujian hafalan) yang ketat. Hal itu dilakukan untuk memastikan kualitas hafalan siswa benar-benar mutqin (lancar dan benar) dan fasih sesuai kaidah tajwid.

"Tantangan zaman sekarang luar biasa berat. Melalui program tahfidz yang terintegrasi kurikulum ini, kita ingin anak-anak memiliki benteng moral yang kokoh. Target kami adalah mencetak generasi yang 'Berotak London, Berhati Masjidil Haram'—berwawasan global namun tetap teguh memegang nilai-nilai agama," tegas Zain.

Langkah progresif ini memanen apresiasi dari nakhoda Kecamatan Tegalombo. Camat Tegalombo, Edy Wasana, SE., yang hadir langsung menyaksikan prosesi wisuda mengaku bangga. Menurutnya, program ini menjadi jawaban konkret atas kegelisahan para orang tua yang khawatir akan dampak negatif pergaulan bebas dan kecanduan gadget pada anak.

"Pemerintah kecamatan memberikan dukungan penuh. Ini adalah investasi akhirat sekaligus investasi masa depan Tegalombo. Kita tidak hanya butuh generasi yang andal di bidang sains atau matematika, tetapi juga anak-anak yang sholeh dan berakhlak mulia," puji Edy.

Peserta wisuda tahfidz mendapatkan piagam dari camat Tegalombo
Peserta wisuda tahfidz mendapatkan piagam dari camat Tegalombo — Erwin

Lewat program hafalan Juz 30 ini, sekolah-sekolah di Tegalombo berkomitmen menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi wilayah lain untuk terus melahirkan generasi rabbani yang beradab di tengah derasnya arus modernisasi. (BSU)

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini
Pendidikan

Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mencegah Perundungan Sejak Dini

Kebiasaan mengejek dengan nama orang tua di sekolah dasar menyoroti pentingnya kebijakan kepala sekolah, pembinaan karakter, dan pencegahan perundungan.

Erika Dewi Agustin· 3 hari lalu
Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan
Pendidikan

Sekolah Hancur Akibat Gempa Flores, Anak-Anak Kumpulkan Sisa Buku di Reruntuhan

Bencana gempa bumi di Flores menghancurkan gedung sekolah. Anak-anak terpaksa mengais sisa buku pelajaran di tengah reruntuhan untuk tetap belajar.

Maya Sintasari· 4 hari lalu
Bukan Malas, Mungkin Kamu Sedang Burnout karena Kuliah
Pendidikan

Bukan Malas, Mungkin Kamu Sedang Burnout karena Kuliah

Lelah dan kehilangan semangat kuliah belum tentu malas. Kenali tanda, pemicu, dan cara mengatasi burnout secara realistis bagi mahasiswa.

Rayda Iskandar· 1 minggu lalu
Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan
Pendidikan

Kenapa Barang Impor Bisa Jadi Lebih Mahal? Mengenal Tarif Perdagangan

Tarif perdagangan membatasi barang impor untuk melindungi produk lokal, tetapi dapat membuat harga barang naik dan memengaruhi konsumen serta perdagan

Athia Aulia· 1 minggu lalu
Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.
Pendidikan

Tim Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Empowering Community Program di Desa Segoro Tambak.

Tim dosen UPN “Veteran” Jatim menggelar Empowering Community Program untuk memperkuat administrasi, organisasi, dan PKK di Desa Segoro Tambak.

Evi Silvia Melina, S.AP., MPA· 1 minggu lalu
Belajar Tata Kelola Pemerintahan melalui Program Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto
Pendidikan

Belajar Tata Kelola Pemerintahan melalui Program Magang Berdampak di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto

Pengalaman mahasiswa Administrasi Publik mengikuti Magang Berdampak untuk mengenal tata kelola pemerintahan di Kabupaten Mojokerto.

Nabilla Tasya Putri Kuswanto, Evi Silvia Melina, S.AP., MPA· 1 minggu lalu