Runtut.com

Tiba di Kalimantan Barat Presiden Prabowo Bahas Strategi Penanganan Karhutla

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan Barat untuk membahas kondisi hotspot dan strategi mitigasi kebakaran.

2 menit baca
5
Runtut.com
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah membahas penanganan karhutla di Kalimantan Barat. — Instagram/@sekretariat.kabinet

KALIMANTAN - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memperoleh gambaran terkini mengenai kondisi karhutla sekaligus membahas langkah penanganan yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah.

Setibanya di Kalimantan Barat, Presiden langsung menuju Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Pontianak untuk mendengarkan laporan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta unsur terkait yang berada di lapangan.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam pengantarnya menyampaikan bahwa rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah pusat dan daerah yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kunjungan ke Kalimantan Barat dilakukan untuk melihat kondisi secara langsung dan mendapatkan informasi mengenai situasi karhutla terkini.

“Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi,” kata Presiden Prabowo.

Pemaparan kondisi karhutla disampaikan Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Asrianus Bulo. Berdasarkan pemantauan satelit selama 24 jam terakhir, terdeteksi 198 titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Kalimantan Barat.

Selain itu, terdapat 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah. Bulo menjelaskan, persebaran titik panas tersebut terkonsentrasi di sejumlah wilayah, terutama bagian selatan dan timur Kalimantan Barat.

“Kami laporkan bahwa titik hotspot ini didominasi di wilayah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara di wilayah sektor selatan. Kemudian di wilayah timur juga Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas,” jelas Bulo.

Dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai prakiraan cuaca dan upaya mitigasi melalui operasi modifikasi cuaca (OMC). Berdasarkan pemantauan BMKG, potensi hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah timur Kalimantan Barat pada periode 21 hingga 27 Agustus 2026.

Sebelumnya, pemerintah telah melaksanakan OMC pada 11 hingga 18 Agustus 2026. Operasi tersebut dihentikan sementara karena belum terdapat potensi awan yang cukup untuk mendukung pelaksanaan penyemaian hujan.

Bulo menyampaikan bahwa pemerintah kembali merencanakan pelaksanaan OMC setelah adanya potensi pertumbuhan awan pada 23 hingga 27 Agustus 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla melalui pendekatan pencegahan dan pengendalian dampak kebakaran.

Melalui koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan unsur penanggulangan bencana, pemerintah berupaya memastikan penanganan karhutla berjalan berdasarkan kondisi lapangan dan data terkini.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri hingga Kapolri BergantiBreaking
Nasional

Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri hingga Kapolri Berganti

Reshuffle Kabinet Merah Putih mengubah susunan sejumlah posisi strategis, dari menteri, kepala lembaga, hingga pergantian jabatan Kapolri.

Rachmaddani Rizki Saputra· 8 jam lalu
Ketok Palu! DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit PrabowoBreaking
Nasional

Ketok Palu! DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

DPR RI menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri usai menjalani uji kelayakan. Tahapan pergantian pimpinan Polri berlanjut.

Rachmaddani Rizki Saputra· 16 jam lalu
Prabowo Ajukan Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri, DPR Jadwalkan Uji KelayakanBreaking
Nasional

Prabowo Ajukan Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri, DPR Jadwalkan Uji Kelayakan

DPR mulai memproses usulan pergantian Kapolri setelah Presiden Prabowo mengajukan Suyudi Ario Seto melalui Surat Presiden.

Rachmaddani Rizki Saputra· 16 jam lalu
Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 dan Beri Penghormatan di Pusara Pahlawan RevolusiBreaking
Nasional

Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 dan Beri Penghormatan di Pusara Pahlawan Revolusi

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 berlangsung di Lubang Buaya dengan agenda kenegaraan yang dihadiri Presiden Prabowo dan jajaran pejabat.

Rachmaddani Rizki Saputra· 16 jam lalu
BPJS Kesehatan Terima Dana Rp20 Triliun untuk Perkuat Keuangan dan Layanan Kesehatan
Nasional

BPJS Kesehatan Terima Dana Rp20 Triliun untuk Perkuat Keuangan dan Layanan Kesehatan

BPJS Kesehatan mendapat tambahan dana Rp20 triliun untuk memperbaiki kondisi keuangan dan mendorong peningkatan layanan kesehatan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 2 hari lalu
DPR Ketok Palu UU Reforma Agraria
Nasional

DPR Ketok Palu UU Reforma Agraria

DPR RI sahkan UU Reforma Agraria. Aturan baru ini bentuk lembaga di bawah Presiden, redistribusi tanah untuk petani, dan atasi konflik agraria.

Mila Nabilah· 1 minggu lalu