Runtut.com
NasionalBreaking News

Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal

Kebakaran di Gunung Sumbing makin meluas. Terjalnya medan di gunung, keterbatasan sumber air, serta sulitnya akses menjadi kendala utama yang dialami petugas.

2 menit baca
8
Potret kebakaran di Gunung Sumbing pada Rabu malam (21/10/2026)
Potret kebakaran di Gunung Sumbing pada Rabu malam (21/10/2026) — Sumber: @rizkystone

JAWA TENGAH — Kebakaran di lereng Gunung Sumbing, Jawa Tengah, telah berdampak pada area seluas sekitar 300 hektare hingga Rabu (21/10/2026). Kondisi medan terjal menjadi kendala bagi tim gabungan dalam mencapai titik api.

Besarnya area yang terbakar membuat upaya pemadaman terus diintensifkan oleh aparat gabungan bersama warga setempat. Petugas berupaya mengendalikan pergerakan api agar tidak meluas ke kawasan hutan pinus, lahan pertanian, maupun permukiman penduduk.

"Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 300 hektare, kami terus berusaha melokalisir api agar tidak semakin meluas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo Sumeko Hendro Kustanto pada Rabu (21/10/2026).

Terjalnya medan di gunung, keterbatasan sumber air, serta sulitnya akses memaksa petugas memadamkan api secara manual menggunakan ranting pohon. Selain itu, Sumekto juga mengungkapkan hembusan angin yang kencang turut memengaruhi laju kecepatan api yang merambat ke sisi lain kawasan hutan. Oleh karena itu, tim gabungan tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi pemadaman api yang lebih efektif.

Nyala api di lereng Gunung Sumbing nampak dari pemukiman warga
Nyala api di lereng Gunung Sumbing nampak dari pemukiman warga — Sumber: Dok. Pribadi

Terhitung sejak tiga hari lalu, api yang muncul di ketinggian 2.500 hingga 2.709 meter di atas permukaan laut (mdpl) masih belum berhasil dipadamkan. Kepulan asap tebal dan suhu panas menjadi kendala bagi petugas serta relawan untuk menjangkau titik api di bagian dalam.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Danramil 07/Kalikajar, Kapten Kav Sudarmaji, untuk memimpin personel TNI dalam membantu proses pemadaman bersama tim gabungan yang telah berada di lokasi.

Yoyok menjelaskan, kondisi medan yang sulit menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya menjangkau area terdampak kebakaran. Selain itu, cuaca panas turut memperberat proses pemadaman yang telah berlangsung selama tiga hari.

"Cuaca panas menambah berat perjuangan pemadaman, selama tiga hari aparat gabungan dan relawan terus berupaya mengendalikan kebakaran itu," tambahnya.

Ia menambahkan, peristiwa kebakaran tersebut menunjukkan bahwa upaya pemadaman membutuhkan sumber daya yang besar. Para petugas harus mengerahkan tenaga dan waktu serta menghadapi medan yang berat. Kondisi ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat
Nasional

KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi milik PT ASDP terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Banten. 460 jiwa dengan selamat.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 hari lalu
Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup
Nasional

Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup

Pemerintah merespons kritik Greenpeace soal krisis iklim dan biaya hidup serta lima tuntutan mahasiswa terkait lingkungan, ekonomi, demokrasi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Nasional

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan

Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran diwarnai aksi mahasiswa di Jakarta suarakan lima tuntutan terkait lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Krisis Iklim dan Biaya Hidup Jadi Pesan Utama Aksi Greenpeace di Bundaran HI
Nasional

Krisis Iklim dan Biaya Hidup Jadi Pesan Utama Aksi Greenpeace di Bundaran HI

Greenpeace Indonesia bentangkan dua spanduk raksasa di Bundaran HI dan mengajak warga mengirim karangan bunga digital untuk menyuarakan krisis iklim.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Delapan Jam Diperiksa, Enam Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai Aksi di Bundaran HIBreaking
Nasional

Delapan Jam Diperiksa, Enam Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai Aksi di Bundaran HI

Panjat Monumen Bundaran HI, Greenpeace bongkar fakta mengejutkan: 41% warga tertekan akibat harga pangan melonjak gara-gara krisis iklim!

Lusianti Dwi Cahyani· 2 hari lalu
Reshuffle Kabinet Oktober 2026, Sebanyak 18 Pejabat Dirombak Presiden
Nasional

Reshuffle Kabinet Oktober 2026, Sebanyak 18 Pejabat Dirombak Presiden

Presiden Prabowo merombak jajaran Kabinet Merah Putih pada Oktober 2026. Sebanyak 18 pejabat dilantik dan reshuffle yang mencakup kementerian dan lembaga negara

Lusianti Dwi Cahyani· 2 hari lalu