JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo ungkap pemerintah berencana bagikan handphone gratis kepada masyarakat guna mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos). Wacana tersebut disampaikan dalam Prasasti Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Dalam forum tersebut, Hashim terlebih dahulu menyinggung rancangan pemerintah menggratiskan rekening bank sebesar Rp50.000 bagi masyarakat.
"Jadi pemerintah telah membuat keputusan untuk memberikan gratis Rp50.000 kepada penerima akun. Setiap setiap penduduk di Indonesia akan diberikan akun bank dan bantuan uang tunai, karena di Indonesia kita memiliki program sosial selama bertahun-tahun yang telah diberikan diberikan kepada keluarga yang membutuhkan," terang Hashim pada Selasa, (13/10/2026).
Hashim Djojohadikusumo saat berbicara dalam Prasasti Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026) — Sumber: CNN Indonesia
Selain program pembukaan rekening gratis, pemerintah juga berencana mengubah mekanisme penyaluran bansos agar dilakukan secara digital. Ia mengatakan bahwa setiap penerima bansos akan diberikan handphone yang dilengkapi rekening digital. Dengan adanya sistem tersebut, bantuan yang sebelumnya disalurkan dalam bentuk tunai dapat dikirim langsung kepada masyarakat melalui akun masing-masing.
"Semua bantuan tunai tidak akan berada dalam bentuk tunai, tetapi akan diberikan oleh Pak Yuda dan Kementerian Keuangan; secara langsung kepada orang-orang melalui handphone. Setiap penduduk akan diberikan handphone dengan akun digital, semua bantuan akan diberikan ke akun individu mereka, dan inilah dimana pemerintahan berharap untuk mendapatkan lebih banyak penerimaan," ujar Hashim pada Selasa (13/10/2026).
Pemerintah juga menugaskan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank.
Hashim mengungkapkan sekitar 30 persen penduduk Indonesia belum mempunyai rekening bank atau belum terjangkau oleh layanan perbankan formal. Oleh karena itu, perluasan akses tersebut menjadi upaya pemerintah untuk mendorong digitalisasi dalam penyaluran bansos.
Ia berharap digitalisasi ini dapat memperluas basis penerimaan negara. Kendati demikian, rincian mengenai jadwal pembagian handphone serta jumlah perangkat yang dibagikan belum dijelaskan secara spesifik.