Runtut.com

Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Penyaluran Bansos Digital

Selain penggratisan biaya pembukaan rekening senilai Rp50.000, Hashim sebut pemerintah juga rencanakan bagi-bagi HP untuk penyaluran bansos digital.

2 menit baca
8
Ilustrasi handphone
Ilustrasi handphone — Sumber: pexels.com

JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo ungkap pemerintah berencana bagikan handphone gratis kepada masyarakat guna mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos). Wacana tersebut disampaikan dalam Prasasti Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Dalam forum tersebut, Hashim terlebih dahulu menyinggung rancangan pemerintah menggratiskan rekening bank sebesar Rp50.000 bagi masyarakat.

"Jadi pemerintah telah membuat keputusan untuk memberikan gratis Rp50.000 kepada penerima akun. Setiap setiap penduduk di Indonesia akan diberikan akun bank dan bantuan uang tunai, karena di Indonesia kita memiliki program sosial selama bertahun-tahun yang telah diberikan diberikan kepada keluarga yang membutuhkan," terang Hashim pada Selasa, (13/10/2026).

Hashim Djojohadikusumo saat berbicara dalam Prasasti Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026)
Hashim Djojohadikusumo saat berbicara dalam Prasasti Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026) — Sumber: CNN Indonesia

Selain program pembukaan rekening gratis, pemerintah juga berencana mengubah mekanisme penyaluran bansos agar dilakukan secara digital. Ia mengatakan bahwa setiap penerima bansos akan diberikan handphone yang dilengkapi rekening digital. Dengan adanya sistem tersebut, bantuan yang sebelumnya disalurkan dalam bentuk tunai dapat dikirim langsung kepada masyarakat melalui akun masing-masing.

"Semua bantuan tunai tidak akan berada dalam bentuk tunai, tetapi akan diberikan oleh Pak Yuda dan Kementerian Keuangan; secara langsung kepada orang-orang melalui handphone. Setiap penduduk akan diberikan handphone dengan akun digital, semua bantuan akan diberikan ke akun individu mereka, dan inilah dimana pemerintahan berharap untuk mendapatkan lebih banyak penerimaan," ujar Hashim pada Selasa (13/10/2026).

Pemerintah juga menugaskan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank.

Hashim mengungkapkan sekitar 30 persen penduduk Indonesia belum mempunyai rekening bank atau belum terjangkau oleh layanan perbankan formal. Oleh karena itu, perluasan akses tersebut menjadi upaya pemerintah untuk mendorong digitalisasi dalam penyaluran bansos.

Ia berharap digitalisasi ini dapat memperluas basis penerimaan negara. Kendati demikian, rincian mengenai jadwal pembagian handphone serta jumlah perangkat yang dibagikan belum dijelaskan secara spesifik.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran di Perang Ukraina, Kemlu dan KBRI Buka SuaraBreaking
Nasional

Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran di Perang Ukraina, Kemlu dan KBRI Buka Suara

Kemlu dan KBRI Moskow telusuri kebenaran identitas WNI yang dikabarkan tewas di perang Ukraina usai direkrut militer Rusia.

Rani Masida· 8 jam lalu
Konvoi Motor Mahasiswa Trisakti Jadi Sorotan, Bantah Tudingan Bayaran 100 Ribu Saat Demonstrasi
Nasional

Konvoi Motor Mahasiswa Trisakti Jadi Sorotan, Bantah Tudingan Bayaran 100 Ribu Saat Demonstrasi

Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Trisakti pada Kamis (29/10/2026) menyita perhatian publik setelah beredarnya rekaman konvoi massa

Maya Sintasari· 1 hari lalu
PBB Bidang HAM: Indonesia Perlu Mempertimbangkan Kembali Keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian
Nasional

PBB Bidang HAM: Indonesia Perlu Mempertimbangkan Kembali Keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian

Apabila tujuan bergabungnya Indonesia untuk misi perdamaian, Albanese menyarankan sebaiknya Indonesia bergabung dalam Grup Hague dibanding Dewan Perdamaian.

Andini Putri Lestari· 3 hari lalu
Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI dan Komite Sadar Suarakan "5 Perintah Rakyat" di Jakarta
Nasional

Peringati Sumpah Pemuda, BEM UI dan Komite Sadar Suarakan "5 Perintah Rakyat" di Jakarta

BEM UI dan Komite Sadar mengusung 5 Perintah Rakyat dalam aksi Sumpah Pemuda di Jakarta, menyoroti isu lingkungan, ekonomi, pendidikan, hukum, dan HAM.

Lusianti Dwi Cahyani· 5 hari lalu
KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat
Nasional

KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi milik PT ASDP terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Banten. 460 jiwa dengan selamat.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 minggu lalu
Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal
Nasional

Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal

Kebakaran di Gunung Sumbing makin meluas. Terjalnya medan di gunung, keterbatasan sumber air, serta sulitnya akses menjadi kendala utama yang dialami petugas.

Nurul Hidayah· 1 minggu lalu