Runtut.com

Panggung Sidang MPR Jadi Ajang Paparan Program Prabowo, Tata Kelola Jadi Ujian

Ahmad Muzani soroti program unggulan Prabowo seperti MBG, Kopdes, Sekolah Rakyat, dan Danantara dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026.

2 menit baca
1
Panggung Sidang MPR Jadi Ajang Paparan Program Prabowo, Tata Kelola Jadi Ujian
Ketua MPR RI Ahmad Muzani membuka Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026). — Dok. Sekretariat Presiden

JAKARTA — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyoroti sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pidatonya, Muzani mengaitkan berbagai kebijakan pemerintah dengan amanat konstitusi, sekaligus menekankan pentingnya pelaksanaan program yang tepat sasaran dan akuntabel.

Muzani menyebut sejumlah program prioritas pemerintahan Prabowo, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes), Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, hingga pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia.

Dalam pembahasan mengenai MBG, Muzani menilai program tersebut memiliki tujuan yang lebih luas dibanding sekadar distribusi makanan. Menurutnya, MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak.

“Bukan semata pembagian makanan, tetapi ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk membangun manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas,” ujar Muzani.

Ia menyampaikan bahwa tantangan utama program tersebut berada pada aspek pelaksanaan. Menurutnya, tujuan kebijakan perlu berjalan seiring dengan tata kelola yang baik agar manfaatnya dapat diterima masyarakat secara luas.

“Tugas kita bersama adalah memastikan tujuan yang baik itu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel,” katanya.

Selain MBG, Muzani juga membahas program Kopdes yang menjadi salah satu agenda ekonomi pemerintahan Prabowo. Ia menyebut koperasi memiliki peran dalam membangun sistem ekonomi yang tidak sepenuhnya bergantung pada mekanisme persaingan bebas.

Menurut Muzani, koperasi dapat menjadi instrumen untuk memperkuat posisi ekonomi kelompok masyarakat tertentu, seperti petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro.

“Koperasi merupakan salah satu sarana menghadirkan demokrasi dalam kehidupan ekonomi,” ujar Muzani.

Ia mengatakan koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional dapat membantu petani memperkuat posisi tawar, membuka akses pasar bagi nelayan, mengembangkan usaha mikro, serta memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok.

Dalam sektor pendidikan, Muzani menyebut Sekolah Rakyat sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, termasuk kelompok kurang mampu. Ia juga menyinggung Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari kebijakan peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Muzani turut menyampaikan kebijakan pemerintah terkait pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Perusahaan milik negara tersebut disebut akan menjalankan tata kelola ekspor satu pintu dan memperkuat posisi tawar Indonesia dalam perdagangan global.

Rangkaian program yang disampaikan dalam pembukaan sidang tersebut menjadi gambaran arah kebijakan pemerintahan Prabowo. Namun, implementasi di lapangan akan menjadi faktor penentu untuk mengukur sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana, Sejumlah Pihak di BNPB Jadi TersangkaBreaking
Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana, Sejumlah Pihak di BNPB Jadi Tersangka

KPK menetapkan sejumlah tersangka dalam OTT di BNPB terkait dugaan korupsi dana kebencanaan dan menyita uang Rp1,4 miliar serta emas.

Rachmaddani Rizki Saputra· 8 jam lalu
Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan
Nasional

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan

Kemenhaj mencatat 37 jemaah umrah Indonesia melintasi Riyadh hingga 11 Oktober 2026 dan mengimbau jemaah meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi Timur Tengah

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Bertabur Bintang, Laga Legenda MU vs Arsenal di GBK Justru Sepi Penonton
Nasional

Bertabur Bintang, Laga Legenda MU vs Arsenal di GBK Justru Sepi Penonton

Pertandingan legenda Manchester United vs Arsenal di GBK berlangsung dengan tribun yang terlihat lengang. Padatnya event Jakarta menjadi sorotan.

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
Hari Museum Indonesia: Momentum Merawat Sejarah
Nasional

Hari Museum Indonesia: Momentum Merawat Sejarah

Bukan sekadar tempat benda bersejarah, museum menyimpan cerita perjalanan bangsa. Simak makna Hari Museum Indonesia 12 Oktober bagi generasi muda!

Nurul Hidayah· 2 hari lalu
Sebanyak 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Kemenhub Catat Ratusan Pembatalan
Nasional

Sebanyak 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Kemenhub Catat Ratusan Pembatalan

Buntut kabut karhutla, Kemenhub catat 1.673 penerbangan domestik terdampak. Citilink Indonesia catat penerbangan terdampak paling banyak.

Nurul Hidayah· 2 hari lalu
Curva Boys dan LA Mania Bentangkan Koreografi untuk Choirul Huda, Kenang Sang Legenda Persela
Nasional

Curva Boys dan LA Mania Bentangkan Koreografi untuk Choirul Huda, Kenang Sang Legenda Persela

Curva Boys dan LA Mania bentangkan koreografi dan bendera untuk mengenang Choirul Huda, legenda Persela Lamongan, dalam laga melawan Deltras FC di Surajaya.

Ferdian Trikusuma· 2 hari lalu