Runtut.com

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen pada Maret 2026, Sebanyak 430 Ribu Penduduk Keluar dari Kemiskinan

BPS mencatat Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan Indonesia menurun pada Maret 2026, dengan perbaikan terjadi di wilayah perkotaan.

3 menit baca
3
Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen pada Maret 2026, Sebanyak 430 Ribu Penduduk Keluar dari Kemiskinan
BPS mencatat penurunan kemiskinan terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia pada Maret 2026, dengan penurunan terbesar berada di Pulau Jawa. — bps.go.id

JAKARTA — Tingkat kemiskinan Indonesia mengalami penurunan pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin turun menjadi 22,93 juta orang atau setara 8,07 persen dari total penduduk nasional. Angka tersebut menunjukkan sekitar 430 ribu penduduk berhasil keluar dari kategori miskin dibandingkan September 2025.

Penurunan tersebut tercermin dari perkembangan jumlah dan persentase penduduk miskin dalam beberapa tahun terakhir yang terus menunjukkan tren membaik. Pada September 2025, jumlah penduduk miskin tercatat 23,36 juta orang dengan tingkat kemiskinan 8,25 persen. Sementara pada Maret 2026, jumlah tersebut turun menjadi 22,93 juta orang dengan persentase 8,07 persen.

Data BPS menunjukkan tren penurunan kemiskinan berlangsung secara bertahap sejak Maret 2021. Pada periode tersebut, jumlah penduduk miskin masih berada di angka 27,54 juta orang atau 10,14 persen. Angka tersebut kemudian terus mengalami penurunan hingga mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir pada Maret 2026.

Penurunan angka kemiskinan juga terjadi di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Secara nasional, tingkat kemiskinan perkotaan pada Maret 2026 turun menjadi 6,34 persen dari sebelumnya 6,60 persen pada September 2025. Sementara tingkat kemiskinan perdesaan turun menjadi 10,67 persen dari sebelumnya 10,72 persen.

Meski mengalami penurunan, wilayah perdesaan masih memiliki tingkat kemiskinan lebih tinggi dibandingkan perkotaan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan kemampuan ekonomi masyarakat yang dipengaruhi oleh struktur pekerjaan, pendapatan, serta akses terhadap sumber daya ekonomi di masing-masing wilayah.

Dari sisi distribusi penduduk miskin, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin terbesar. BPS mencatat sebanyak 12,02 juta penduduk miskin berada di Pulau Jawa atau mencakup 52,42 persen dari total penduduk miskin nasional.

Indeks Kemiskinan Indonesia membaik pada Maret 2026. Tekanan kemiskinan menurun di perkotaan, sementara perdesaan masih menghadapi tantangan.
Indeks Kemiskinan Indonesia membaik pada Maret 2026. Tekanan kemiskinan menurun di perkotaan, sementara perdesaan masih menghadapi tantangan. — bps.go.id

Sementara itu, Sumatera menyumbang 5 juta penduduk miskin atau 21,81 persen, disusul Sulawesi sebanyak 1,83 juta orang atau 7,98 persen, Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 1,24 juta orang, Kalimantan sebanyak 870 ribu orang, serta Maluku dan Papua sebanyak 1,44 juta orang.

BPS mencatat hampir seluruh wilayah mengalami penurunan tingkat kemiskinan. Penurunan terbesar terjadi di Pulau Jawa dengan perubahan sebesar 0,21 poin persentase dibandingkan September 2025. Kondisi tersebut menunjukkan perbaikan kesejahteraan masyarakat berlangsung di berbagai wilayah Indonesia.

Selain jumlah penduduk miskin, BPS juga melihat perkembangan kedalaman dan keparahan kemiskinan sebagai indikator kondisi ekonomi kelompok miskin. Pada Maret 2026, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) secara nasional tercatat menurun dibandingkan September 2025. Penurunan terjadi terutama di wilayah perkotaan, sedangkan wilayah perdesaan mengalami peningkatan.

Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga menunjukkan pola serupa. Angka tersebut menurun di wilayah perkotaan, sementara wilayah perdesaan mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Penurunan kemiskinan tersebut menggambarkan adanya perbaikan kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Namun, disparitas antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan agar penurunan angka kemiskinan dapat berlangsung secara merata di seluruh Indonesia.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat
Nasional

KMP Batumandi Terbakar, 460 Penumpang dan Kru Selamat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi milik PT ASDP terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Banten. 460 jiwa dengan selamat.

Lusianti Dwi Cahyani· 6 hari lalu
Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal
Nasional

Kebakaran di Gunung Sumbing Kian Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal

Kebakaran di Gunung Sumbing makin meluas. Terjalnya medan di gunung, keterbatasan sumber air, serta sulitnya akses menjadi kendala utama yang dialami petugas.

Nurul Hidayah· 6 hari lalu
Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup
Nasional

Pemerintah Respons Aksi Greenpeace dan Aspirasi Mahasiswa, Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Tekan Biaya Hidup

Pemerintah merespons kritik Greenpeace soal krisis iklim dan biaya hidup serta lima tuntutan mahasiswa terkait lingkungan, ekonomi, demokrasi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 6 hari lalu
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Nasional

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Demo Mahasiswa di Tugu Tani Soroti Isu Karhutla hingga Biaya Pendidikan

Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran diwarnai aksi mahasiswa di Jakarta suarakan lima tuntutan terkait lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 6 hari lalu
Krisis Iklim dan Biaya Hidup Jadi Pesan Utama Aksi Greenpeace di Bundaran HI
Nasional

Krisis Iklim dan Biaya Hidup Jadi Pesan Utama Aksi Greenpeace di Bundaran HI

Greenpeace Indonesia bentangkan dua spanduk raksasa di Bundaran HI dan mengajak warga mengirim karangan bunga digital untuk menyuarakan krisis iklim.

Rachmaddani Rizki Saputra· 6 hari lalu
Delapan Jam Diperiksa, Enam Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai Aksi di Bundaran HI
Nasional

Delapan Jam Diperiksa, Enam Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai Aksi di Bundaran HI

Panjat Monumen Bundaran HI, Greenpeace bongkar fakta mengejutkan: 41% warga tertekan akibat harga pangan melonjak gara-gara krisis iklim!

Lusianti Dwi Cahyani· 1 minggu lalu