Manchester United kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions 2026/2027. Tim "Setan Merah" perpanjang tren negatif dalam 5 laga terakhir di semua kompetisi
MADRID – Manchester United menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2026/2027 di Riyadh Air Metropolitano, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Gol cepat Pablo Barrios dan kartu merah Leny Yoro menjadi dua momen yang memperberat langkah Setan Merah dalam pertandingan tersebut.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Manchester United yang tengah berusaha menjaga konsistensi permainan di kompetisi Eropa. Sebaliknya, Atletico Madrid memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri untuk mengamankan tiga poin.
Gol Cepat Atletico Bikin MU Tertekan
Atletico Madrid langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Pertandingan baru berjalan sekitar 53 detik ketika Pablo Barrios berhasil membawa tuan rumah unggul 1-0. Gelandang tersebut memaksimalkan umpan Alex Baena untuk menaklukkan pertahanan Manchester United.
Gol cepat itu membuat MU harus mengubah pendekatan permainan. Tim asuhan Michael Carrick berusaha membangun serangan melalui Marcus Rashford, Bryan Mbeumo, dan Bruno Fernandes, tetapi sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Atletico juga sempat menggandakan keunggulan melalui Johnny Cardoso. Namun, gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR menemukan handball dalam proses serangan.
Manchester United memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada babak kedua. Tembakan Bruno Fernandes bahkan membentur mistar gawang, menggagalkan peluang emas tim tamu untuk kembali ke dalam pertandingan.
Kartu Merah Leny Yoro Jadi Petaka
Upaya Manchester United mengejar ketertinggalan semakin berat ketika Leny Yoro menerima kartu merah pada menit ke-74. Bek MU tersebut diusir dari lapangan setelah melakukan pelanggaran terhadap Jonathan David yang dinilai menghalangi peluang lawan.
Bermain dengan sepuluh pemain membuat Manchester United kesulitan menahan tekanan Atletico. Situasi tersebut dimanfaatkan tuan rumah untuk memperbesar keunggulan.
Pada menit ke-79, Ademola Lookman mencetak gol kedua Atletico. Gol itu berawal dari tembakan Jonathan David yang ditepis kiper Senne Lammens. Bola muntah kemudian disambar Lookman untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Manchester United mencoba mencari gol balasan pada sisa pertandingan, tetapi pertahanan Atletico mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Performa MU Jadi Pekerjaan Rumah
Kekalahan ini menambah tekanan terhadap Manchester United yang masih berupaya menemukan kestabilan performa. Selain kehilangan poin, Setan Merah juga harus mengevaluasi kedisiplinan pemain dan efektivitas serangan setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang.
Sementara itu, kemenangan ini menjadi modal penting bagi Atletico Madrid dalam persaingan fase liga Liga Champions. Tim tuan rumah mampu menunjukkan efektivitas serangan dan memanfaatkan situasi pertandingan untuk mengamankan hasil positif.
Kekalahan dari Atletico Madrid memperpanjang tren negatif Manchester United yang belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Dalam periode tersebut, Setan Merah mencatatkan tiga kekalahan dan dua hasil imbang, sebuah catatan yang menambah tekanan terhadap performa tim asuhan Michael Carrick.
Rentetan hasil kurang memuaskan tersebut memperlihatkan persoalan konsistensi yang masih menghantui Manchester United. Mereka tidak hanya dituntut memperbaiki koordinasi lini pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri tim untuk kembali meraih kemenangan. Tantangan berikutnya adalah menghadapi Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (18/10/2026), sebelum bertandang ke markas Como di Liga Champions pada 21 Oktober mendatang.
Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab