Runtut.com

Karhutla di Gunung Ciremai Belum Padam, Petugas Siaga

Titik api di kawasan TNGC Kuningan masih diupayakan padam oleh tim gabungan. Warga diminta melapor jika menemukan potensi pemicu kebakaran baru.

2 menit baca
Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Ciremai sejak Rabu malam. Petugas gabungan masih berupaya memadamkan api dan
Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Ciremai sejak Rabu malam. Petugas gabungan masih berupaya memadamkan api dan mengimbau warga tetap waspada. — Dok. Istimewa

JAWA BARAT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan sejak Rabu (21/10/2026), sampai hari ini dilaporkan belum padam.  

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat mengatakan kebakaran terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 20.44 WIB. Titik kebakaran berada di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.  

Berdasarkan data BPBD Jabar, kebakaran di Desa Pasayangan melanda lahan bambu seluas sekitar 2 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,5 hektare dilaporkan terbakar. 

BPBD Jabar telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kuningan untuk penanganan kebakaran. BPBD Kabupaten Kuningan juga berkoordinasi dengan pihak TNGC. Berdasarkan informasi terbaru dari TNGC, api dilaporkan masih belum padam hingga Kamis pagi.

Petugas gabungan yang terlibat terdiri dari Tim Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan (Brigdalkarhutla) TNGC bersama Balai Brigdalkarhutla Jabalnusra, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni Kementerian Kehutanan, mitra wisata TNGC, dan masyarakat sekitar masih berupaya memadamkan api di lokasi kejadian. 

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran meluas. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran di dalam maupun sekitar kawasan hutan serta tidak meninggalkan api di lahan.

Penyebab Belum Diketahui 

Penyebab kebakaran terjadi di Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan, Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, hingga kini belum diketahui. Teten mengatakan, luas kawasan hutan yang terdampak masih dalam pendataan.

Petugas pemadam kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan juga telah melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Proses tersebut dilakukan oleh lima anggota piket Regu 1 UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Masyarakat Diminta Waspada

Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kebakaran semakin meluas maupun munculnya titik api baru.

Masyarakat yang melihat titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran juga diminta segera melaporkannya kepada petugas terdekat.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mendukung penanganan kebakaran, terutama ketika petugas masih berupaya memadamkan api di kawasan hutan.

Hingga Kamis pagi, belum ada informasi lebih lanjut mengenai luas lahan yang terbakar, penyebab kebakaran, maupun waktu yang dibutuhkan untuk memadamkan api sepenuhnya. 

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Hujan Guyur Gunung Arjuno, Kebakaran di Pasuruan Mulai PadamBreaking
Bencana Alam dan Krisis

Hujan Guyur Gunung Arjuno, Kebakaran di Pasuruan Mulai Padam

Hujan mengguyur Gunung Arjuno saat karhutla melanda Jawa Timur. Sebagian besar titik api di Pasuruan mulai padam, tetapi pemantauan berlanjut.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 hari lalu
Gunung Ciremai Kembali Terbakar, Petugas dan Warga Bergerak ke Lokasi
Bencana Alam dan Krisis

Gunung Ciremai Kembali Terbakar, Petugas dan Warga Bergerak ke Lokasi

Gunung Ciremai kembali terbakar pada Rabu malam. Petugas dan warga bergerak ke lokasi untuk menangani kebakaran di kawasan konservasi Kuningan.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 hari lalu
Karhutla Melanda Gunung Lawu, Ratusan Personel Dikerahkan
Bencana Alam dan Krisis

Karhutla Melanda Gunung Lawu, Ratusan Personel Dikerahkan

Kebakaran di lereng Gunung Lawu menjadi perhatian setelah api melanda kawasan hutan dan memicu pengerahan personel gabungan untuk pemadaman.

Muhammad Rafi Ashidiq· 2 hari lalu
Aksi Damai TRC PPA Kaltim di Kantor Gubernur Desak Penanganan Karhutla dan Perlindungan Kelompok Rentan
Bencana Alam dan Krisis

Aksi Damai TRC PPA Kaltim di Kantor Gubernur Desak Penanganan Karhutla dan Perlindungan Kelompok Rentan

TRC PPA Kaltim menggelar aksi di Kantor Gubernur pada 19 Oktober 2026, mendesak penguatan penanganan karhutla dan perlindungan kesehatan masyarakat rentan.

Mila Nabilah· 3 hari lalu
Kebakaran Gunung Lawu Capai 100 Hektare, Pemkab Karanganyar Berlakukan Tanggap Darurat
Bencana Alam dan Krisis

Kebakaran Gunung Lawu Capai 100 Hektare, Pemkab Karanganyar Berlakukan Tanggap Darurat

Belum kunjung padam, kebakaran hutan di kawasan lereng Gunung Lawu capai 100 hektare. Pemkab Karanganyar berlakukan status tanggap darurat.

Nurul Hidayah· 3 hari lalu
Kabut Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Jangan Abaikan Kualitas Udara
Bencana Alam dan Krisis

Kabut Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Jangan Abaikan Kualitas Udara

Asap mulai menjauh, tetapi paparan polusi tetap perlu diwaspadai. Simak langkah sederhana melindungi pernapasan di tengah perubahan kualitas udara.

Muhammad Rafi Ashidiq· 3 hari lalu