JAWA TIMUR – Hujan yang mengguyur kawasan Gunung Arjuno pada Rabu, 21 Oktober 2026, membantu memadamkan sebagian besar titik api di wilayah Pasuruan. Namun, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya terkendali. Bukit Limas di Kecamatan Prigen masih menyisakan titik api, sementara pemantauan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang mendeteksi 53 titik panas dengan luas area terdampak mencapai 736,8 hektare.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Juned, mengatakan titik api yang tersisa berada di Bukit Limas, wilayah Ledug, Kecamatan Prigen. Ia menyampaikan kondisi tersebut saat ditemui di Posko 2 kawasan hutan Cempaka pada Rabu (21/10/2026), sebagaimana diberitakan WartaBromo.
“Kalau wilayah Pasuruan mayoritas sudah padam, tinggal di Bukit Limas saja,” kata Juned.
Gunung Ciremai Kembali Terbakar, Petugas dan Warga Bergerak ke Lokasi21 Oktober 2026 pukul 20.00Hujan mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB di sejumlah lokasi sekitar Gunung Arjuno. Sebagian wilayah Prigen menerima hujan, sedangkan curah hujan cukup besar dilaporkan terjadi di kawasan Gunung Arjuno wilayah Mojokerto. Kondisi ini membantu mengurangi kobaran api, meskipun belum memastikan seluruh area terbebas dari potensi kebakaran.









