Runtut.com

Kabut Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Jangan Abaikan Kualitas Udara

Asap mulai menjauh, tetapi paparan polusi tetap perlu diwaspadai. Simak langkah sederhana melindungi pernapasan di tengah perubahan kualitas udara.

2 menit baca
Foto Monumen Nasional di Jakarta yang terselimuti kabut asap dan polusi
Foto Monumen Nasional di Jakarta yang terselimuti kabut asap dan polusi — Instagram - @kreatorfai

RUNTUT.COM - Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjauh dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan kualitas udara di lingkungan masing-masing untuk menjaga kesehatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan pada 17 Oktober 2026 bahwa asap karhutla yang sempat terpantau di atmosfer Jabodetabek mulai bergerak menjauh. Berdasarkan pemantauan satelit, asap sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat pada 16 Oktober, tetapi berlangsung singkat dan tidak berdampak pada kualitas udara di permukaan.

Namun, kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Jakarta masih menunjukkan tingkat pencemaran yang berbeda. Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup yang disampaikan BMKG mencatat angka 103 di Kelapa Gading, 116 di Menteng, dan 120 di Kebun Jeruk. Ketiganya masuk kategori tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan bahwa menjauhnya asap karhutla tidak serta-merta membuat kualitas udara di seluruh wilayah menjadi baik.

Paparan polusi udara, termasuk partikel halus seperti PM2.5, perlu diperhatikan karena dapat masuk ke saluran pernapasan. Paparan polutan dapat memicu iritasi dan memperburuk gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki penyakit pernapasan atau jantung.

Untuk mengurangi risiko paparan, masyarakat dapat memeriksa indeks kualitas udara sebelum beraktivitas di luar ruangan. Ketika kualitas udara memburuk, aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dikurangi. Penggunaan masker yang sesuai juga dapat membantu mengurangi paparan partikel ketika berada di wilayah terdampak polusi.

BMKG turut mengimbau masyarakat menjaga kecukupan cairan tubuh, terutama saat cuaca panas dan udara kering, serta mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara melalui kanal resmi BMKG.

Dengan demikian, meskipun sebaran asap karhutla mulai menjauh dari Jabodetabek, kewaspadaan terhadap kualitas udara tetap diperlukan. Masyarakat sebaiknya tidak hanya mengandalkan kondisi langit yang terlihat cerah, tetapi juga memperhatikan data kualitas udara sebelum menentukan aktivitas sehari-hari.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Darurat Karhutla di Kutai Timur: Lahan Gambut Sangatta Membara, Ratusan Warga Terjangkit ISPA
Bencana Alam dan Krisis

Darurat Karhutla di Kutai Timur: Lahan Gambut Sangatta Membara, Ratusan Warga Terjangkit ISPA

Kebakaran lahan gambut melalap puluhan hektare di Sangatta, Kutai Timur. Asap pekat memicu 572 kasus ISPA, warga dan relawan berjibaku padamkan api.

Mila Nabilah· 2 hari lalu
Tidak Hanya Malaysia, Singapura Juga Terdampak Kabut Asap Karhutla Indonesia
Bencana Alam dan Krisis

Tidak Hanya Malaysia, Singapura Juga Terdampak Kabut Asap Karhutla Indonesia

Tak hanya Malaysia, kabut asap karhutla Indonesia juga berdampak pada Singapura. Simak kondisi kualitas udara dan langkah perlindungan warganya.

Muhammad Rafi Ashidiq· 2 hari lalu
Dampak Karhutla Meluas ke Malaysia, Puluhan Wilayah Hadapi Udara Tidak Sehat
Bencana Alam dan Krisis

Dampak Karhutla Meluas ke Malaysia, Puluhan Wilayah Hadapi Udara Tidak Sehat

Karhutla di Kalimantan dan Sumatra berkaitan dengan kabut asap di Malaysia. Puluhan wilayah terdampak pencemaran udara pada Oktober 2026.

Muhammad Rafi Ashidiq· 3 hari lalu
Lewat Aksi Teatrikal, Seniman Jambi Suarakan Darurat Karhutla
Bencana Alam dan Krisis

Lewat Aksi Teatrikal, Seniman Jambi Suarakan Darurat Karhutla

Seniman di Jambi menyuarakan darurat karhutla melalui Parade Asap, tarian, busana adat, dan karya visual untuk menyoroti dampak kabut asap.

Ferdian Trikusuma· 4 hari lalu
Manado Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kemarau dan Kabut Asap
Bencana Alam dan Krisis

Manado Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kemarau dan Kabut Asap

Pemkot Manado tetapkan status darurat akibat kabut asap dan kemarau ekstrem. Simak ulasan lengkap, dampak kesehatan, dan langkah penanganannya di sini.

Mila Nabilah· 4 hari lalu
Banjir Meluas di Jayapura, Kendaraan dan Permukiman Terdampak
Bencana Alam dan Krisis

Banjir Meluas di Jayapura, Kendaraan dan Permukiman Terdampak

Banjir dan longsor melanda tiga distrik di Kota Jayapura pada Oktober 2026. Kendaraan terseret arus, sementara pemerintah menyiapkan normalisasi sungai.

Mila Nabilah· 6 hari lalu