Runtut.com

Dampak Karhutla Meluas ke Malaysia, Puluhan Wilayah Hadapi Udara Tidak Sehat

Karhutla di Kalimantan dan Sumatra berkaitan dengan kabut asap di Malaysia. Puluhan wilayah terdampak pencemaran udara pada Oktober 2026.

2 menit baca
14
kabut asap yang menyelimuti daerah perkotaan di Malaysia
kabut asap yang menyelimuti daerah perkotaan di Malaysia — Instagram - @heartpatrick

RUNTUT.COM - Kabut asap kembali memperburuk kualitas udara di Malaysia pada Kamis (15/10/2026). Sebanyak 34 wilayah tercatat memiliki indeks pencemaran udara dalam kategori tidak sehat, dengan Johan Setia di Selangor mencatat nilai tertinggi sebesar 192 pada pukul 09.00 waktu setempat.

Nilai tersebut merupakan Indeks Pencemaran Udara atau Air Pollutant Index (API), yaitu angka yang digunakan untuk menggambarkan tingkat pencemaran udara. Berdasarkan klasifikasi Departemen Lingkungan Malaysia, API 192 masuk kategori tidak sehat karena berada dalam rentang 101-200. Kategori ini menunjukkan bahwa kualitas udara perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan dampak kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.

Karhutla di Indonesia Berkaitan dengan Kabut Asap

Kabut asap yang melanda Malaysia berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, termasuk di Kalimantan dan Sumatra. Dalam laporan pada 8 Oktober 2026, Departemen Lingkungan Malaysia menyebut pemantauan ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) mendeteksi 210 titik panas di Sumatra dan 94 titik panas di Kalimantan.

Dalam laporan tersebut, asap dengan intensitas sedang hingga tebal terpantau di sejumlah wilayah Sumatra, Singapura, bagian selatan Semenanjung Malaysia, dan beberapa kawasan Kalimantan. Kondisi cuaca kering turut memperburuk situasi kebakaran dan mendukung penyebaran asap ke wilayah lain.

Asap dari kebakaran hutan dan lahan dapat terbawa angin melintasi batas negara. Karena itu, dampak karhutla tidak hanya dirasakan di wilayah yang mengalami kebakaran, tetapi juga berpotensi mengganggu kualitas udara negara-negara tetangga. Namun, penentuan asal asap yang mencapai wilayah tertentu tetap perlu mengacu pada hasil pemantauan dan keterangan lembaga terkait.

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat

Dampak kabut asap sebelumnya juga memengaruhi kegiatan pendidikan di Malaysia. Reuters melaporkan pada 9 Oktober 2026 bahwa pemerintah Malaysia memerintahkan penutupan sekolah di sejumlah wilayah menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan di Indonesia.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa karhutla dapat menimbulkan persoalan lintas negara, terutama ketika asap menyebar ke kawasan berpenduduk. Pemantauan kualitas udara dan pencegahan kebakaran menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Banjir Bandang Terjang Gayo Lues, 130 Keluarga Terdampak
Bencana Alam dan Krisis

Banjir Bandang Terjang Gayo Lues, 130 Keluarga Terdampak

Banjir bandang menerjang Gayo Lues, Aceh, setelah tanggul sungai jebol. Sebanyak 130 keluarga terdampak akibat luapan air.

Muhammad Rafi Ashidiq· 3 hari lalu
Kondisi Karhutla Jambi Membaik, Titik Panas Berkepercayaan Tinggi Tak Lagi Terdeteksi
Bencana Alam dan Krisis

Kondisi Karhutla Jambi Membaik, Titik Panas Berkepercayaan Tinggi Tak Lagi Terdeteksi

Kondisi karhutla Jambi membaik dengan nihilnya hotspot berkepercayaan tinggi, tetapi pemadaman dan pencegahan kebakaran masih terus dilakukan.

Muhammad Rafi Ashidiq· 6 hari lalu
Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi dan Helikopter untuk Bantu Atasi Karhutla Indonesia
Bencana Alam dan Krisis

Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi dan Helikopter untuk Bantu Atasi Karhutla Indonesia

Malaysia menawarkan pesawat amfibi, helikopter, dan 44 personel untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia. BNPB masih mengkaji kebutuhan operasi.

Muhammad Rafi Ashidiq· 6 hari lalu
Karhutla Ciremai Padam, Habitat Satwa Endemik Terancam
Bencana Alam dan Krisis

Karhutla Ciremai Padam, Habitat Satwa Endemik Terancam

Karhutla Gunung Ciremai telah padam, tetapi habitat satwa endemik terancam. Bayi surili Jawa berhasil diselamatkan dan kembali ke induknya.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 minggu lalu
Ketika Ibu Pertiwi Dinyanyikan di Tengah Kabut Asap Palangka Raya
Bencana Alam dan Krisis

Ketika Ibu Pertiwi Dinyanyikan di Tengah Kabut Asap Palangka Raya

Di tengah langit yang diselimuti asap, lantunan Ibu Pertiwi dari para siswi Palangka Raya menghadirkan kisah tentang duka, ironi, dan harapan bagi lingkungan.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 minggu lalu
Hujan Guyur Gunung Arjuno, Kebakaran di Pasuruan Mulai Padam
Bencana Alam dan Krisis

Hujan Guyur Gunung Arjuno, Kebakaran di Pasuruan Mulai Padam

Hujan mengguyur Gunung Arjuno saat karhutla melanda Jawa Timur. Sebagian besar titik api di Pasuruan mulai padam, tetapi pemantauan berlanjut.

Muhammad Rafi Ashidiq· 1 minggu lalu