Kisah perjalanan Seblak Prasmanan Teh Meli yang dirintis oleh Meli Maria (23). Dari jualan online bermodal nekat hingga sukses berekspansi ke menu kekinian.
Banyak yang mengira membangun bisnis kuliner membutuhkan modal raksasa dan pengalaman puluhan tahun. Namun, Meli Maria (23) mematahkan anggapan tersebut. Jiwa wirausaha perempuan yang akrab disapa Teh Meli ini nyatanya sudah menyala sejak ia masih duduk di bangku sekolah.
Di saat teman-teman sebayanya mungkin lebih suka menghabiskan waktu luang untuk sekadar hangout, Meli justru asyik menawarkan produk skincare dan pakaian kepada tetangga serta teman sekolahnya. Memanfaatkan WhatsApp, Facebook, dan Instagram, ia mempraktikkan ilmu marketing paling dasar yakni menawarkan barang dan meyakinkan pembeli.
"Kebiasaan itu terus berlanjut sampai saya kuliah. Apalagi saat itu sedang masa pandemi dan sistem kuliah dilakukan secara online. Kesempatan emas itu saya manfaatkan. Begitu jam kuliah selesai, saya langsung packing jualan dan mengantar pesanan," kenang Meli.
Lahirnya Seblak Prasmanan Teh Meli
Tekad Meli untuk mandiri secara finansial semakin bulat setelah ia berhasil menyelesaikan kuliahnya dalam waktu 3 tahun 8 bulan. Ia menolak untuk sekadar bergantung pada orang tua atau menunggu lowongan pekerjaan kantoran. Dengan dukungan penuh dari keluarga, pada tahun 2025, ia mengambil langkah berani dengan merintis sebuah usaha yang keseharian operasionalnya kini kerap ia bagikan melalui akun TikTok @seblakprasmanantehmeli.
Pemilihan menu seblak bukanlah tanpa alasan. Meli sangat jeli melihat tren pasar dan menyadari seblak sedang sangat diminati oleh anak muda. Konsep prasmanan pun sengaja dipilih agar pelanggan merasa bebas bereksplorasi memilih topping sesuai selera. Untuk memperlebar jangkauan pasar lintas usia, Meli turut menghadirkan menu yang tak lekang oleh waktu yakni bakso dan mie ayam.
Langkah awal ini tentu dipenuhi kerikil. Meli harus memutar otak mengelola modal yang serba terbatas, bereksperimen berkali-kali untuk menemukan cita rasa yang konsisten, hingga bersabar menanti datangnya pembeli pertama.
Ekspansi dan Harapan Masa Depan
Ketekunan itu kini berbuah manis. Usaha yang awalnya dirintis dengan tertatih mulai menemukan pijakannya. Tidak ingin berpuas diri, Seblak Prasmanan Teh Meli terus berekspansi dengan menghadirkan menu Kebab dan Lumpia Beef.
"Penambahan menu ini adalah cara agar pelanggan punya lebih banyak pilihan dan tidak mudah bosan. Ke depannya, mimpi saya bukan cuma menambah menu, tapi bisa buka cabang di beberapa lokasi. Saya ingin membuktikan bahwa dari langkah kecil yang berani, kita bisa membangun sesuatu yang besar," pungkas Meli.
Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab