Runtut.com

Nongkrong di Kafe Estetik, Gen Z Tetap Pilih Air Putih demi Gaya Hidup Sehat

Memilih air putih saat nongkrong di kafe bisa menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat di tengah tren minuman kekinian dan budaya nongkrong Gen Z.

3 menit baca
1
Seorang pria memegang segelas air putih saat menikmati suasana di kafe.
Seorang pria memegang segelas air putih saat menikmati suasana di kafe. — Zehra K - Pexels

RUNTUT.COM - Nongkrong di kafe dengan interior estetik identik dengan kopi susu, matcha, atau minuman kekinian yang menarik untuk diabadikan di media sosial. Namun, di tengah pilihan menu yang beragam, air putih tetap menjadi pilihan bagi sebagian anak muda yang ingin menikmati waktu bersama teman tanpa mengabaikan kebiasaan hidup sehat.

Pilihan tersebut bukan selalu soal harga atau kemampuan membeli minuman di kafe. Bagi sebagian orang, nongkrong merupakan kesempatan untuk berbincang, mengerjakan tugas, atau sekadar melepas penat. Sementara itu, pilihan minuman dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan masing-masing.

Kesadaran terhadap kesehatan juga mulai mendapat perhatian dalam kehidupan sehari-hari. Survei Voice of the Consumer 2026 yang dirilis PwC Indonesia pada September 2026 mencatat bahwa 59% konsumen Indonesia memprioritaskan kehidupan yang lebih sehat dalam jangka panjang. Selain itu, 54% responden mengaku aktif memantau asupan cairan mereka.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian dari pertimbangan konsumen. Meski demikian, data itu tidak secara khusus membuktikan bahwa Gen Z lebih memilih air putih saat berada di kafe.

Kebiasaan Sederhana di Tengah Tren Minuman Kekinian

Gambaran mengenai kebiasaan minum masyarakat Indonesia juga terlihat dalam survei Jakpat bertajuk Indonesia 2025: Wellness and Coffee on the Rise. Survei yang melibatkan 601 responden itu menemukan bahwa 28,5% responden rutin minum air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari. Sementara itu, 32% mengaku sering lupa minum air putih.

Survei yang sama mencatat bahwa 32% responden masih mengonsumsi minuman manis satu hingga dua kali sehari. Temuan ini memperlihatkan bahwa kebiasaan menjaga asupan cairan dan mengelola konsumsi gula masih menjadi bagian dari tantangan gaya hidup sehat.

Dalam konteks nongkrong, memilih air putih dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memenuhi kebutuhan cairan tanpa menambah asupan gula dari minuman manis. Namun, pilihan tersebut tetap bergantung pada kebutuhan, preferensi, dan kondisi setiap orang.

Air putih juga tidak harus dipandang sebagai pilihan yang bertentangan dengan budaya nongkrong. Seseorang tetap bisa menikmati suasana kafe, mengikuti tren berpakaian, dan bersosialisasi bersama teman tanpa harus selalu memesan minuman yang sedang populer.

Tetap Nongkrong, Tetap Memperhatikan Kesehatan

Gaya hidup sehat tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Kebiasaan sederhana, seperti mencukupi kebutuhan air putih dan memperhatikan konsumsi gula, dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan sehari-hari.

Di sisi lain, nongkrong tetap memiliki fungsi sosial bagi anak muda. Kafe bisa menjadi tempat bertukar cerita, membangun relasi, hingga menyelesaikan pekerjaan. Karena itu, pengalaman nongkrong tidak semata-mata ditentukan oleh menu yang dipesan atau harga minuman yang tersaji di atas meja.

Pada akhirnya, menikmati gaya hidup dan menjaga kesehatan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Di tengah beragam tren minuman kekinian, memilih air putih bisa menjadi keputusan sederhana yang selaras dengan kebutuhan pribadi.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua