Runtut.com

KPK Tahan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

KPK resmi menahan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Penyidik bongkar 5 klaster korupsi.

2 menit baca
1
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo — Sumber: detikfoto

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar pada Kamis (15/10/2026). Melalui hasil pemeriksaan, KPK ungkap lima klaster utama, meliputi suap audit, fee pengadaan barang/jasa, perizinan & tambang C, setoran rutin, hingga potongan upah pungut.

Dalam konferensi pers yang digelar di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (16/10/2026), Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menyampaikan bahwa penetapan ini dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup. KPK turut mengamankan total bukti uang tunai yang disebut mencapai 1,2 miliar rupiah.

Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein saat membacakan hasil penyelidikan kasus korupsi Bupati Klaten
Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein saat membacakan hasil penyelidikan kasus korupsi Bupati Klaten — Sumber: Siaran langsung YouTube MetroTV

"Ada beberapa klaster-klaster peristiwa yang kemudian diidentifikasi oleh tim," ujar Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein (16/10/2026).

Lima Klaster Kasus Korupsi Bupati Klaten

1. Klaster suap audit BPK

Pada klaster ini, Bupati Klaten menjadi penyuap untuk menutupi boroknya laporan keuangan tahun anggaran 2025 MKAP Klaten.

Kasus bermula pada April 2026 saat BPK Perwakilan Jateng menemukan kelebihan pembayaran honorarium APBD kurang lebih 5 miliar rupiah. Angka tersebut berasal dari honorarium narasumber sosialisasi pelatihan yang tidak sesuai jam pelaksanaan serta honor pelaksana kegiatan.

Agar temuan kerugian negara tersebut dihapus dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Bupati memberikan uang suap senilai Rp400 juta kepada Kepala Perwakilan BPK Jateng, Ahmad Luthfi

2. Fee proyek pengadaan barang dan jasa

Sejak menjabat sebagai bupati, Hamenang diduga menerima PI dari sejumlah penyedia atau kontraktor atas pengadaan di Kabupaten Klaten dengan nilai lebih dari 2 milyar rupiah. Dimana 1,9 milyar rupiah yang berasal dari tersangka MAW digunakan untuk membayar utang Pilkada dan kebutuhan operasional. Sementara itu, 240 juta dan 100 juta yang berasal dari pihak swasta digunakan untuk keperluan pribadi bupati.

3. Penerimaan uang terkait tambang galian C

Pada tahun 2026, Hamenang memperjualbelikan izin usaha tambang di wilayah Klaten. Ia diduga menerima sejumlah uang dengan total 245 juta rupiah. Sementara setoran pengurusan perizinan komersial lainnya yang dikumpulkan oleh ajudan bupati tercatat menembus angka Rp240 juta.

4. Setoran rutin bulanan dinas (OPD/SKPD)

Sejak menjabat sebagai Bupati Klaten, Hamenang diduga mendapat setoran dengan akumulasi 1,8 miliar rupiah yang berasal dari berbagai instansi daerah seperti PDAM Klaten, BPR Klaten, RSUD Bagas Waras, hingga sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

5. Potongan upah pungut pajak daerah

Pada periode 2025–2026, Bupati Klaten diduga menerima uang pungut yang berasal dari setoran pejabat dan pegawai di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Klaten.

Selain Bupati Klaten, KPK juga menetapkan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah serta pihak swasta M. Amin Wahyu Utomo sebagai tersangka.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Rekam Jejak Letjen Kristomei Sianturi dan Pertaruhan Pembenahan BNPBBreaking
Nasional

Rekam Jejak Letjen Kristomei Sianturi dan Pertaruhan Pembenahan BNPB

Resmi dilantik di Istana Negara, Letjen TNI Kristomei Sianturi pimpin BNPB. Ia berkomitmen benahi internal dan perketat anggaran darurat bencana.

Mila Nabilah· 12 jam lalu
Karhutla Meluas di Perbukitan Tahura Kalsel, Sulitnya Akses Air Hambat Proses Pemadaman
Nasional

Karhutla Meluas di Perbukitan Tahura Kalsel, Sulitnya Akses Air Hambat Proses Pemadaman

Kawasan konservasi Tahura Sultan Adam Kalsel kembali dilanda karhutla (12/10/2026). Sulitnya jangkauan sumber air membuat upaya pemadaman terkendala.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Jarak Pandang Terbatas Akibat Karhutla, Warga Palangka Raya Nekat Berkendara di Tengah Kabut Asap Tebal
Nasional

Jarak Pandang Terbatas Akibat Karhutla, Warga Palangka Raya Nekat Berkendara di Tengah Kabut Asap Tebal

Kota Palangka Raya dikepung kabut asap tebal akibat karhutla pada Selasa (13/10/2026), menyebabkan jarak pandang sangat terbatas dan bahayakan pengendara.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Dampak Karhutla Kalteng: Jarak Pandang Terbatas, Langit Tertutup Asap Oranye Pekat
Nasional

Dampak Karhutla Kalteng: Jarak Pandang Terbatas, Langit Tertutup Asap Oranye Pekat

Kondisi karhutla di Kalimantan Tengah memburuk hingga membuat langit berubah oranye pekat (14/10/2026). Warga mengeluhkan krisis udara yang mengancam nyawa.

Maya Sintasari· 1 hari lalu
Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Penyaluran Bansos Digital
Nasional

Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Penyaluran Bansos Digital

Selain penggratisan biaya pembukaan rekening senilai Rp50.000, Hashim sebut pemerintah juga rencanakan bagi-bagi HP untuk penyaluran bansos digital.

Nurul Hidayah· 1 hari lalu
Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Jabatan Dirut PLN
Nasional

Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Jabatan Dirut PLN

RUPSLB PLN putuskan perombakan direksi. Darmawan Prasodjo digantikan Suroso Isnandar sebagai Dirut PLN untuk perkuat proyek EBT dan transisi energi.

Mila Nabilah· 1 hari lalu