Runtut.com

Upacara HUT ke-81 RI di Tengah Puing Gempa NTT, Pemerintah Pastikan Penanganan dan Pemulihan Dipercepat

Peringatan HUT ke-81 RI di NTT berlangsung di tengah penanganan gempa M 7,7 Flores. Pemerintah percepat bantuan dan pemulihan wilayah terdampak.

3 menit baca
2
Upacara HUT ke-81 RI di Tengah Puing Gempa NTT, Pemerintah Pastikan Penanganan dan Pemulihan Dipercepat
Upacara HUT ke-81 RI digelar di Ruteng, NTT, di tengah proses penanganan gempa Flores. Pemerintah memastikan pemulihan warga terdampak. — Dok. BNPB

NUSA TENGGARA TIMUR - Pemerintah mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya tersebut disampaikan saat jajaran pemerintah memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan, kehadiran sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di NTT sejak awal kejadian menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan bencana berjalan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

“Sejak hari pertama kejadian, kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan,” ujar Pratikno setelah mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Ruteng.

Menurut Pratikno, penanganan darurat dilakukan secara terpadu dengan membagi tugas antarinstansi untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan. Pemerintah melakukan pengiriman logistik ke sejumlah daerah, termasuk Kecamatan Reo di Kabupaten Manggarai serta wilayah yang mengalami kendala akses seperti Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Satuan Tugas (Satgas) DPR RI, serta kementerian dan lembaga terkait terus dilakukan melalui pertemuan langsung maupun konferensi daring. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan dan proses pemulihan berjalan efektif selama masa tanggap darurat.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai sumber daya untuk mendukung penanganan bencana, mulai dari logistik hingga armada distribusi.

BNPB mengoperasikan Posko Nasional di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebagai pusat pengumpulan dan penyaluran bantuan. Sebanyak 50.000 paket bantuan dari Presiden RI disalurkan melalui dua posko utama di NTT, yakni Posko Labuan Bajo dan Posko Maumere.

Posko Labuan Bajo bertugas mendukung distribusi bantuan untuk wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara Posko Maumere melayani kebutuhan penanganan di Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Untuk menjangkau wilayah dengan akses terbatas, BNPB bersama unsur gabungan menyiagakan jalur distribusi darat, laut, dan udara. Enam pesawat disiapkan di Labuan Bajo serta lima pesawat di Maumere, termasuk helikopter untuk mendukung kebutuhan evakuasi medis. Jalur laut juga diperkuat melalui pengoperasian kapal Pelni dan kapal feri menuju kawasan kepulauan seperti Pulau Palue.

Terkait dampak bencana, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa mencapai 54 orang. Sementara itu, pendataan korban luka dan kerusakan bangunan masih berlangsung secara bertahap.

Suharyanto meminta pemerintah daerah melakukan pendataan kerusakan secara berjenjang dengan mencatat identitas dan lokasi terdampak secara rinci. Pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan, baik kategori ringan, sedang, maupun berat, menjadi prioritas sebelum penanganan fasilitas umum.

“Pendataan tidak perlu menunggu selesai semua. Begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kita proses agar penanganan berjalan lebih cepat,” kata Suharyanto.

Percepatan penanganan gempa Flores menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan pascabencana. Di tengah momentum peringatan kemerdekaan, penanganan bencana menjadi salah satu agenda pemerintah untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan kehidupan warga.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Tertawa dan Teriak "Palsu", Mengapa Reaksi Roy Suryo di Sidang Ijazah Jokowi Jadi Sorotan?
Nasional

Tertawa dan Teriak "Palsu", Mengapa Reaksi Roy Suryo di Sidang Ijazah Jokowi Jadi Sorotan?

Mengapa reaksi Roy Suryo yang tertawa dan teriak "palsu" saat Jokowi tunjukkan ijazah asli di sidang PN Jaktim jadi sorotan? Simak ulasan dramanya di sini.

Rani Masida· 1 hari lalu
Fakta Sidang Ijazah Jokowi: Dipamerkan di Depan Hakim, Begini Hasil Pemeriksaannya
Nasional

Fakta Sidang Ijazah Jokowi: Dipamerkan di Depan Hakim, Begini Hasil Pemeriksaannya

Bukti fisik ijazah asli Jokowi akhirnya dipamerkan di hadapan majelis hakim. Simak rincian hasil pemeriksaan dokumen dan verifikasi hukumnya di sidang.

Rani Masida· 1 hari lalu
Hari Ini, Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi dalam Dua Perkara Dugaan Ijazah Palsu
Nasional

Hari Ini, Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi dalam Dua Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Polisi menerapkan pengamanan tiga lapis di PN Jakarta Timur untuk mengantisipasi potensi demonstrasi dan konsentrasi massa saat Jokowi bersaksi.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Dugaan Penyadapan Dinilai Ancam Keselamatan Negara
Nasional

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Dugaan Penyadapan Dinilai Ancam Keselamatan Negara

Prabowo memberhentikan Listyo Sigit dari jabatan KSP dan menunjuk Aryo Windutomo sebagai Plt. menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal.

Rachmaddani Rizki Saputra· 2 hari lalu
Menko Yusril: Prabowo Sudah Tahu Disadap, Kasus Tiga Jenderal Polri Bukan Makar
Nasional

Menko Yusril: Prabowo Sudah Tahu Disadap, Kasus Tiga Jenderal Polri Bukan Makar

Yusril menyebut Prabowo telah mengetahui dugaan penyadapan terhadap dirinya. Pemerintah menegaskan kasus tiga tersangka Polri sejauh ini bukan makar.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu
Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan di Rutan Mabes Polri
Nasional

Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan di Rutan Mabes Polri

Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi ditahan di Rutan Mabes Polri sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu