Runtut.com

Gempa M6,4 Sumut dan Sulteng Terasa hingga Malaysia, BMKG Pastikan Tanpa Potensi Tsunami

Gempa Sumut M6,4 dan gempa Parigi Moutong Sulteng terasa sampai Malaysia. Simak lokasi, dampak, dan penjelasan BMKG.

2 menit baca
2
Gempa M6,4 Sumut dan Sulteng Terasa hingga Malaysia, BMKG Pastikan Tanpa Potensi Tsunami
Gempa M6,4 di Simalungun dan gempa Sulteng terasa hingga Malaysia. BMKG memastikan kedua gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. — Dok. U.S. Geological Survey

SUMATERA UTARA — Aktivitas gempa kuat kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu (15/8) dan getarannya dirasakan hingga negara tetangga, Malaysia. Dua gempa yang berpusat di Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah tersebut tidak memicu potensi tsunami, namun menjadi pengingat bahwa aktivitas tektonik Indonesia masih berlangsung di berbagai kawasan.

Gempa pertama terjadi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu sekitar pukul 17.55 WIB dengan kekuatan magnitudo 6,4. Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kedalaman 163 kilometer. Getaran dirasakan hingga Kota Medan selama beberapa detik dengan sensasi seperti ayunan dan membuat sejumlah benda, seperti lampu gantung, bergoyang.

Badan Meteorologi Malaysia menyampaikan, getaran gempa Simalungun turut terasa hingga wilayah Pantai Barat Semenanjung Malaysia. Meski dirasakan lintas wilayah, otoritas setempat memastikan gempa tersebut tidak memiliki potensi menimbulkan tsunami di Malaysia.

Gempa kedua terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam sekitar pukul 23.25 WIB. Getaran gempa tersebut juga terdeteksi hingga wilayah Sabah, Malaysia, terutama Tawau, Lahad Datu, dan Semporna.

Fenomena gempa yang terasa hingga wilayah negara lain terjadi karena energi gempa bumi dapat merambat melalui lapisan batuan dalam jarak yang cukup jauh, terutama ketika gempa memiliki kekuatan besar atau kedalaman tertentu.

Namun, tingkat dampak yang dirasakan masyarakat tetap bergantung pada lokasi sumber gempa, kondisi tanah, dan jarak wilayah terhadap pusat gempa.

Rangkaian gempa tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan gempa besar lain di Indonesia. Sebelumnya, gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi. Gempa tersebut memicu tsunami di sejumlah pesisir dan menyebabkan puluhan korban meninggal dunia berdasarkan data sementara pemerintah.

Kepala BMKG dan lembaga terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan serta perubahan kondisi lingkungan pascagempa. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, menghindari informasi yang belum terverifikasi, dan mengikuti arahan dari otoritas resmi.

Gempa Simalungun menjadi salah satu peristiwa seismik kuat yang tercatat di wilayah Sumatra Utara dalam beberapa waktu terakhir. Meskipun tidak menimbulkan laporan kerusakan besar, getaran yang dirasakan hingga Medan menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman gempa bumi.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Dugaan Penyadapan Dinilai Ancam Keselamatan NegaraBreaking
Nasional

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Dugaan Penyadapan Dinilai Ancam Keselamatan Negara

Prabowo memberhentikan Listyo Sigit dari jabatan KSP dan menunjuk Aryo Windutomo sebagai Plt. menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal.

Rachmaddani Rizki Saputra· 31 menit lalu
Menko Yusril: Prabowo Sudah Tahu Disadap, Kasus Tiga Jenderal Polri Bukan MakarBreaking
Nasional

Menko Yusril: Prabowo Sudah Tahu Disadap, Kasus Tiga Jenderal Polri Bukan Makar

Yusril menyebut Prabowo telah mengetahui dugaan penyadapan terhadap dirinya. Pemerintah menegaskan kasus tiga tersangka Polri sejauh ini bukan makar.

Rachmaddani Rizki Saputra· 23 jam lalu
Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan di Rutan Mabes PolriBreaking
Nasional

Tiga Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Ditahan di Rutan Mabes Polri

Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi ditahan di Rutan Mabes Polri sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.

Rachmaddani Rizki Saputra· 23 jam lalu
Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden serta Sejumlah Pejabat NegaraBreaking
Nasional

Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden serta Sejumlah Pejabat Negara

Bareskrim menetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah pihak.

Rachmaddani Rizki Saputra· 23 jam lalu
Tarif Listrik Tetap, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi untuk Nataru 2026
Nasional

Tarif Listrik Tetap, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi untuk Nataru 2026

Kabar lega untuk kantong masyarakat! Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik dan transportasi per November 2026.

Lusianti Dwi Cahyani· 1 hari lalu
Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran di Perang Ukraina, Kemlu dan KBRI Buka Suara
Nasional

Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran di Perang Ukraina, Kemlu dan KBRI Buka Suara

Kemlu dan KBRI Moskow telusuri kebenaran identitas WNI yang dikabarkan tewas di perang Ukraina usai direkrut militer Rusia.

Rani Masida· 2 hari lalu