Runtut.com

Sejumlah Kementerian Sampaikan Kebutuhan Tambahan Anggaran Jelang Penetapan APBN 2027

Sejumlah kementerian mengajukan tambahan anggaran 2027 untuk membiayai program prioritas mulai dari pendidikan hingga penguatan layanan publik.

3 menit baca
3
Runtut.com
Ilustrasi parlemen Indonesia — Getty Images/@Bay Ismoyo

JAKARTA - Sejumlah kementerian dan lembaga negara mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2027 karena menilai pagu indikatif yang telah ditetapkan pemerintah belum mencukupi kebutuhan program dan operasional masing-masing instansi. Usulan tambahan tersebut kini dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam proses penyusunan anggaran tahun mendatang.

Permintaan penambahan anggaran muncul dari berbagai sektor, mulai dari pendidikan, penegakan hukum, perdagangan, olahraga, hingga pengembangan ekonomi kreatif. Masing-masing instansi menyampaikan alasan berbeda terkait kebutuhan tambahan dana, mulai dari pelaksanaan program prioritas nasional hingga pemenuhan kebutuhan pelayanan publik.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi salah satu instansi dengan usulan tambahan terbesar. Kementerian tersebut mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp157,76 triliun untuk mendukung sejumlah program pendidikan.

Dana tambahan itu direncanakan digunakan untuk revitalisasi 100 ribu sekolah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, peningkatan satuan biaya Program Indonesia Pintar (PIP), perluasan bantuan pendidikan bagi guru untuk melanjutkan studi ke jenjang S1 atau D4, serta pelaksanaan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi mengenai pendidikan dasar gratis.

Saat ini, Kemendikdasmen baru memperoleh pagu indikatif sebesar Rp61,10 triliun. Selisih antara kebutuhan ideal dan alokasi awal menjadi alasan kementerian tersebut mengajukan tambahan anggaran.

Selain sektor pendidikan, Kejaksaan Agung juga meminta penambahan anggaran sebesar Rp22,1 triliun. Tambahan tersebut dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp43,6 triliun, sementara pagu awal yang tersedia sebesar Rp21,5 triliun.

Kejaksaan Agung menyebut kebutuhan tambahan anggaran akan digunakan untuk mendukung pembayaran gaji 7.057 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 1.609 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tunjangan pegawai di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), operasional penyidikan terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, serta pemulihan aset.

Mahkamah Konstitusi (MK) turut mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp67 miliar dari pagu awal Rp360,8 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk penanganan perkara sebesar Rp45 miliar serta renovasi gedung dan pengadaan ambulans senilai Rp21,8 miliar.

Sementara itu, Kementerian Sekretariat Negara mengajukan tambahan anggaran Rp6,62 triliun untuk mendukung pelayanan kepada presiden dan wakil presiden. Dari kebutuhan tersebut, kementerian baru memperoleh persetujuan tambahan sebesar Rp2,8 miliar sehingga masih terdapat kekurangan berdasarkan perhitungan kebutuhan ideal.

Di sektor ekonomi, Kementerian Perdagangan mengajukan tambahan Rp1,86 triliun dari pagu awal Rp1,56 triliun. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat serta rehabilitasi pascabencana di Sumatera dan Aceh.

Kementerian Pemuda dan Olahraga mengusulkan total anggaran Rp4,01 triliun yang mencakup program prioritas, peningkatan prestasi olahraga, pelayanan kepemudaan, pembudayaan olahraga, hingga pengembangan industri olahraga.

Selain itu, Kementerian Ekonomi Kreatif meminta tambahan Rp1,73 triliun dari pagu awal Rp428,6 miliar. Dana tersebut diarahkan untuk pengembangan ekonomi kreatif, belanja reguler, dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Kementerian Perindustrian, Kementerian UMKM, serta Kementerian Pariwisata juga mengajukan tambahan anggaran untuk memperkuat program masing-masing, seperti peningkatan daya saing industri, dukungan usaha mikro kecil menengah, hingga pengembangan sektor pariwisata.

Pengajuan tambahan anggaran tersebut masih berada dalam tahap pembahasan. Pemerintah dan DPR akan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara serta prioritas pembangunan sebelum menetapkan alokasi akhir anggaran 2027.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana, Sejumlah Pihak di BNPB Jadi TersangkaBreaking
Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana, Sejumlah Pihak di BNPB Jadi Tersangka

KPK menetapkan sejumlah tersangka dalam OTT di BNPB terkait dugaan korupsi dana kebencanaan dan menyita uang Rp1,4 miliar serta emas.

Rachmaddani Rizki Saputra· 8 jam lalu
Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan
Nasional

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan

Kemenhaj mencatat 37 jemaah umrah Indonesia melintasi Riyadh hingga 11 Oktober 2026 dan mengimbau jemaah meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi Timur Tengah

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Bertabur Bintang, Laga Legenda MU vs Arsenal di GBK Justru Sepi Penonton
Nasional

Bertabur Bintang, Laga Legenda MU vs Arsenal di GBK Justru Sepi Penonton

Pertandingan legenda Manchester United vs Arsenal di GBK berlangsung dengan tribun yang terlihat lengang. Padatnya event Jakarta menjadi sorotan.

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
Hari Museum Indonesia: Momentum Merawat Sejarah
Nasional

Hari Museum Indonesia: Momentum Merawat Sejarah

Bukan sekadar tempat benda bersejarah, museum menyimpan cerita perjalanan bangsa. Simak makna Hari Museum Indonesia 12 Oktober bagi generasi muda!

Nurul Hidayah· 2 hari lalu
Sebanyak 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Kemenhub Catat Ratusan Pembatalan
Nasional

Sebanyak 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla, Kemenhub Catat Ratusan Pembatalan

Buntut kabut karhutla, Kemenhub catat 1.673 penerbangan domestik terdampak. Citilink Indonesia catat penerbangan terdampak paling banyak.

Nurul Hidayah· 2 hari lalu
Curva Boys dan LA Mania Bentangkan Koreografi untuk Choirul Huda, Kenang Sang Legenda Persela
Nasional

Curva Boys dan LA Mania Bentangkan Koreografi untuk Choirul Huda, Kenang Sang Legenda Persela

Curva Boys dan LA Mania bentangkan koreografi dan bendera untuk mengenang Choirul Huda, legenda Persela Lamongan, dalam laga melawan Deltras FC di Surajaya.

Ferdian Trikusuma· 2 hari lalu