Runtut.com

KPK Periksa Eks Stafsus Gus Ipul dalam Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH

Kasus korupsi bansos beras PKH disidik KPK. Edi Suharto dan sejumlah pihak diperiksa terkait dugaan penyimpangan distribusi.

2 menit baca
8
KPK Periksa Eks Stafsus Gus Ipul dalam Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH
KPK memeriksa mantan Stafsus Mensos Gus Ipul, Edi Suharto, terkait dugaan korupsi penyaluran bansos beras PKH. — Pexel/@Suki Lee

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Staf Khusus Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, Edi Suharto, dalam penyidikan dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami dugaan penyimpangan dalam pengelolaan distribusi bantuan bagi masyarakat penerima manfaat.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Edi Suharto diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penyaluran bansos beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH pada Selasa (4/8/2026).

“Hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam dugaan TPK terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat pada Program Keluarga Harapan,” ujarnya.

Selain Edi Suharto, KPK turut memanggil tujuh saksi lain dari unsur perusahaan swasta dan Kementerian Sosial. Mereka di antaranya Direktur Utama PT Dallahas Angkutan Service Muhammad Alamsyah, Andryanto Setiawan dari PT Ammacoo Chem, serta Moch Saiful dari PT Javier Mandiri Transportasi.

KPK juga memeriksa sejumlah pejabat Kementerian Sosial periode 2019–2020, yakni Cecep Sulaeman selaku Kepala Bagian Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial serta Ibnu Solihin yang saat itu menjabat Kepala Subdirektorat Lembaga Kesejahteraan Sosial Kemensos.

Dua pihak dari PT Dosni Roha Logistik turut dipanggil, yaitu Direktur Utama periode 2018–2022 Kanisius Jerry Tengker dan Direktur Operasional Herry Tho.

Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka. Hingga kini, identitas tersangka yang telah diumumkan adalah Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo serta Edi Suharto.

KPK juga melakukan pencegahan terhadap sejumlah pihak agar tidak bepergian ke luar negeri selama proses penyidikan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan terhadap Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo, Edi Suharto, Kanisius Jerry Tengker, serta Herry Tho.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan distribusi bansos beras yang diberikan kepada lebih dari lima juta KPM di 15 provinsi. KPK menduga terdapat perbedaan signifikan antara nilai kontrak pengadaan distribusi dengan harga penawaran dari Perum Bulog.

Berdasarkan penyidikan awal, Kemensos disebut memberikan kontrak distribusi kepada PT Dosni Roha Logistik dengan nilai sekitar Rp335 miliar. Sementara itu, harga penawaran dari Perum Bulog untuk pekerjaan serupa berada di angka sekitar Rp113 miliar.

Selisih nilai tersebut diduga menyebabkan kerugian keuangan negara hingga sekitar Rp221 miliar. KPK menduga PT Dosni Roha Logistik memperoleh keuntungan lebih dari Rp108 miliar dari pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Melalui penyidikan ini, KPK terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi penyaluran bansos. Proses pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara sebelum memasuki tahapan hukum berikutnya.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Sering Bikin Konten Lucu Bareng Cucu, Mbah Leginah Dikabarkan Meninggal Dunia
Nasional

Sering Bikin Konten Lucu Bareng Cucu, Mbah Leginah Dikabarkan Meninggal Dunia

Kabar duka dari sosok nenek jenaka di akun Instagram @refidoo. Mbah Leginah yang dikenal dengan slogan khas ampun kesandung ampun kesrimpet tutup usia.

Ferdian Trikusuma· 7 jam lalu
Prabowo Lantik Wantimpres 2026, Ada Rocky Gerung hingga Quraish Shihab
Nasional

Prabowo Lantik Wantimpres 2026, Ada Rocky Gerung hingga Quraish Shihab

Prabowo menetapkan susunan Wantimpres 2026 dengan anggota dari berbagai bidang, termasuk tokoh agama, pengusaha, akademisi, dan mantan pejabat.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri hingga Kapolri Berganti
Nasional

Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri hingga Kapolri Berganti

Reshuffle Kabinet Merah Putih mengubah susunan sejumlah posisi strategis, dari menteri, kepala lembaga, hingga pergantian jabatan Kapolri.

Rachmaddani Rizki Saputra· 2 hari lalu
Ketok Palu! DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Nasional

Ketok Palu! DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

DPR RI menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri usai menjalani uji kelayakan. Tahapan pergantian pimpinan Polri berlanjut.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu
Prabowo Ajukan Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri, DPR Jadwalkan Uji Kelayakan
Nasional

Prabowo Ajukan Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri, DPR Jadwalkan Uji Kelayakan

DPR mulai memproses usulan pergantian Kapolri setelah Presiden Prabowo mengajukan Suyudi Ario Seto melalui Surat Presiden.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu
Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 dan Beri Penghormatan di Pusara Pahlawan Revolusi
Nasional

Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 dan Beri Penghormatan di Pusara Pahlawan Revolusi

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 berlangsung di Lubang Buaya dengan agenda kenegaraan yang dihadiri Presiden Prabowo dan jajaran pejabat.

Rachmaddani Rizki Saputra· 3 hari lalu