Runtut.com

Pilot Laporkan Penumpukan Es Sebelum Pesawat Piper PA-46 Jatuh di Wisconsin

Pesawat Piper PA-46 Malibu jatuh di Wisconsin dan menewaskan enam orang. Pilot sempat melaporkan penumpukan es sebelum kehilangan kontak.

2 menit baca
5
Pesawat jatuh Piper PA-46 Malibu
Pesawat jatuh Piper PA-46 Malibu — foto: Tempo.com

RUNTUT.COM – Enam orang tewas setelah pesawat ringan Piper PA-46 Malibu jatuh di wilayah Dellona, Wisconsin, Amerika Serikat, Selasa malam (13/10/2026). Sebelum kehilangan kontak, pilot dilaporkan menginformasikan adanya penumpukan es pada sayap pesawat dan meminta izin untuk menurunkan ketinggian penerbangan. Informasi tersebut menjadi salah satu aspek yang ditelusuri otoritas penerbangan dalam penyelidikan penyebab kecelakaan.

Pesawat bermesin tunggal itu sedang dalam perjalanan dari Kenosha menuju Menomonie ketika kecelakaan terjadi. Lokasi jatuhnya pesawat berada di dekat Mirror Lake State Park, sekitar 64 kilometer di sebelah barat laut Madison. Enam orang yang berada di dalam pesawat, terdiri atas lima orang dewasa dan seorang anak, dilaporkan meninggal dunia.

Sebelum kecelakaan, pilot sempat menghubungi pengatur lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC) sekitar pukul 21.31 waktu setempat. Saat itu, pesawat berada di ketinggian sekitar 24.000 kaki. Dalam komunikasi tersebut, pilot melaporkan adanya penumpukan es yang signifikan pada bagian sayap pesawat.

Pilot kemudian meminta izin untuk menurunkan ketinggian guna mencari lapisan udara dengan suhu yang lebih hangat. Penumpukan es pada permukaan pesawat menjadi salah satu kondisi yang perlu diperiksa karena dapat memengaruhi karakteristik aerodinamika dan kemampuan pesawat mempertahankan daya angkat.

Setelah berbelok ke kanan dan mulai menurunkan ketinggian, pesawat kehilangan komunikasi radio serta sinyal pelacakan radar. Pesawat kemudian jatuh di wilayah Dellona. Rangkaian kejadian tersebut kini menjadi bagian dari penelusuran untuk mengetahui kondisi penerbangan sebelum kecelakaan.

Data pelacakan penerbangan dari FlightRadar24 menunjukkan pesawat mengalami penurunan ketinggian dengan laju hingga sekitar 4.000 kaki per menit. Kecepatan pesawat juga dilaporkan meningkat hingga mendekati 550 kilometer per jam. Data tersebut dapat membantu penyelidik merekonstruksi pergerakan pesawat pada menit-menit terakhir sebelum jatuh.

Otoritas setempat mengamankan lokasi kejadian untuk mendukung proses penyelidikan. Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (Federal Aviation Administration/FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board/NTSB) menangani investigasi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Penyelidikan mencakup pemeriksaan kondisi cuaca saat kejadian, kemungkinan pengaruh penumpukan es terhadap kendali pesawat, serta data penerbangan yang tersedia. Namun, hingga hasil investigasi diperoleh, belum dapat dipastikan apakah penumpukan es menjadi penyebab langsung kecelakaan.

Persoalan penumpukan es pada pesawat Piper Malibu dan Mirage sebelumnya pernah menjadi perhatian NTSB. Pada periode 1989–1991, lembaga tersebut meninjau tujuh kecelakaan yang melibatkan kedua model pesawat itu dan berkaitan dengan masalah pembentukan es. Riwayat tersebut menjadi konteks keselamatan penerbangan yang relevan, tetapi belum membuktikan adanya hubungan langsung dengan kecelakaan di Wisconsin.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Raja Yordania: Tidak Ada Keamanan atau Stabilitas Kawasan tanpa Tanah Air Palestina
Internasional

Raja Yordania: Tidak Ada Keamanan atau Stabilitas Kawasan tanpa Tanah Air Palestina

“Kami menegaskan kembali, berulang kali, bahwa tidak akan ada keamanan atau stabilitas di kawasan kami tanpa menegakkan hak rakyat Palestina."

Andini Putri Lestari· 14 jam lalu
325 Orang Ditangkap dalam Aksi Dukung Palestine Action di Inggris, Ada Lansia 94 TahunBreaking
Internasional

325 Orang Ditangkap dalam Aksi Dukung Palestine Action di Inggris, Ada Lansia 94 Tahun

Inggris menangkap ratusan demonstran yang menyuarakan dukungan kepada Palestine Action. Kebijakan pelarangan organisasi itu kini digugat di pengadilan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 21 jam lalu
Learjet Jatuh di Permukiman Florida, Sembilan Orang di Dalam Pesawat Tewas
Internasional

Learjet Jatuh di Permukiman Florida, Sembilan Orang di Dalam Pesawat Tewas

Jet bisnis Learjet 60 jatuh di permukiman Florida dan menewaskan sembilan orang. NTSB dan FAA menyelidiki penyebab kecelakaan.

Rachmaddani Rizki Saputra· 1 hari lalu
Menteri Luar Negeri Iran Menilai Surat Panggilan AS sebagai Langkah Positif
Internasional

Menteri Luar Negeri Iran Menilai Surat Panggilan AS sebagai Langkah Positif

Delegasi Iran di Doha berupaya membicarakan kemungkinan dialog tersebut dengan mediator. “Asisten saya saat ini berada di Qatar untuk melanjutkan konsultasi."

Andini Putri Lestari· 2 hari lalu
Menilik Tradisi Unik Perayaan Halloween di Berbagai Belahan Dunia
Internasional

Menilik Tradisi Unik Perayaan Halloween di Berbagai Belahan Dunia

Di balik kemeriahan akhir Oktober, ada sejarah ritual kuno Keltik, tradisi ziarah khidmat, hingga fenomena pop kultur modern di berbagai belahan dunia.

Lusianti Dwi Cahyani· 3 hari lalu
Bukan Soal Perang Dunia III, Ini Alasan Utama Inggris, Jepang, dan AS Minta Warganya Menyimpan Stok Makanan Darurat
Internasional

Bukan Soal Perang Dunia III, Ini Alasan Utama Inggris, Jepang, dan AS Minta Warganya Menyimpan Stok Makanan Darurat

Dikira sinyal krisis global, imbauan menyetok makanan di Inggris, Jepang, dan AS ternyata murni kampanye kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Simak alasannya!

Lusianti Dwi Cahyani· 4 hari lalu