Runtut.com

Torino vs Udinese: Tuan Rumah Dibayangi Tren Buruk, Prediksi Skor Mengarah ke Hasil Imbang

Torino menjamu Udinese di Serie A dengan kondisi pemain yang belum sepenuhnya fit. Simak prediksi susunan pemain, statistik, dan peluang skor akhir.

6 menit baca
1
Pertandingan Torino vs Udinese.
Pertandingan Torino vs Udinese 12 Oktober 2026. — Foto: Instagram/@iltorosiamonoi

TURIN - Torino akan menjamu Udinese pada pekan keenam Serie A Italia 2026/2027 di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin malam waktu setempat. Kedua tim datang dengan performa yang belum konsisten dan sama-sama mengoleksi empat poin, sehingga pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.

Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 20.45 waktu Italia atau Selasa (13/10/2026) pukul 01.45 WIB. Torino berupaya memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk memperbaiki posisi di klasemen, sedangkan Udinese berusaha menghentikan rentetan kekalahan di liga.

Sejumlah media olahraga telah menerbitkan prediksi susunan pemain, analisis statistik, dan perkiraan skor. Football Whispers memperkirakan pertandingan berakhir 1-1, sementara Sports Mole menempatkan Torino sebagai tim dengan peluang kemenangan sedikit lebih tinggi. Meski demikian, kedua tim masih memiliki peluang meraih tiga poin.

Performa Terakhir Torino dan Udinese

Torino memasuki pertandingan setelah bermain imbang 1-1 melawan Bologna pada 19 September 2026. Sebelum hasil tersebut, Torino kalah 0-2 dari Roma, menang 2-1 atas Fiorentina, serta mengalami kekalahan dalam sejumlah pertandingan sebelumnya, termasuk di Coppa Italia.

Dalam lima pertandingan Serie A pertama musim ini, Torino mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Tim berjuluk Il Toro itu mencetak lima gol dan kebobolan delapan gol. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa konsistensi permainan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Ignazio Abate.

Masalah Torino juga terlihat ketika bermain di kandang. Menurut pratinjau resmi Udinese, Torino mengalami tiga kekalahan kandang terakhir di semua kompetisi, termasuk Serie A dan Coppa Italia. Torino juga kebobolan dalam sepuluh pertandingan Serie A berturut-turut, berdasarkan catatan yang dipublikasikan klub tamu menjelang pertandingan ini.

Sementara itu, Udinese datang dengan modal yang kurang meyakinkan setelah kalah 0-1 dari Cagliari pada 19 September. Sebelumnya, mereka menelan kekalahan 3-5 dari Inter Milan dan 1-2 dari Lazio. Udinese sempat meraih kemenangan 3-2 atas Monza dan 2-1 atas Venezia di Coppa Italia, tetapi hasil tersebut belum diikuti performa konsisten di liga.

Dalam lima pertandingan Serie A, Udinese juga mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Mereka mencetak delapan gol, tetapi kebobolan sebelas kali.

Dengan catatan tersebut, kedua klub sama-sama memiliki empat poin. Torino berada di posisi ke-14, sedangkan Udinese menempati peringkat ke-13 menjelang pertandingan pekan keenam.

Kondisi pemain: Adams dan Fortini Diragukan, Davis Masih Dievaluasi

Torino menghadapi sejumlah ketidakpastian dalam menentukan komposisi pemain. Penyerang Ché Adams masih diragukan akibat masalah otot, tetapi berpeluang kembali setelah menjalani proses pemulihan. Niccolò Fortini juga dilaporkan mengalami masalah fisik setelah memperkuat tim nasional kelompok usia Italia dan harus menjalani evaluasi lebih lanjut.

Pietro Pellegri disebut mulai kembali berlatih setelah mengalami cedera ligamen lutut. Namun, kondisi kebugarannya tetap menjadi pertimbangan tim pelatih. Cesare Casadei juga tercatat sebagai pemain yang kondisinya masih perlu dipantau dalam sejumlah pembaruan prapertandingan.

Di kubu Udinese, Keinan Davis mengalami masalah pada paha setelah pertandingan melawan Cagliari. Ketersediaannya menjadi salah satu hal yang diperhatikan pelatih Kosta Runjaic menjelang laga tandang ini. Oumar Solet juga dilaporkan berpeluang kembali setelah mengalami masalah otot.

Udinese dipastikan kehilangan Nicolò Zaniolo akibat cedera. Jakub Piotrowski juga masuk daftar pemain yang tidak tersedia, sedangkan Juan Arizala masih mengalami masalah fisik. Idrissa Gueye dilaporkan harus menepi lebih lama setelah menjalani operasi pada pergelangan kaki.

Kondisi pemain tersebut dapat memengaruhi pilihan taktik kedua pelatih. Torino berpotensi mengandalkan Giovanni Simeone sebagai ujung tombak, sementara Udinese membutuhkan kontribusi lini serang untuk memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir.

Informasi ketersediaan pemain ini mengacu pada laporan prapertandingan yang diterbitkan sebelum hari pertandingan. Perubahan kondisi menjelang kick-off masih mungkin terjadi.

Prediksi Susunan Pemain Torino vs Udinese

Hingga penelusuran dilakukan, susunan pemain resmi belum dapat dikonfirmasi. Berikut perkiraan starting XI yang dipublikasikan Sky Sport Italia menjelang pertandingan.

Torino (3-5-2)

Lucas Perri; Pietro Comuzzo, Saúl Coco, Eray Cömert; Rafik Belghali, Kenneth Fitz-Jim, Rolando Mandragora, Gvidas Gineitis, Alieu Cacciamani; Sandro Kulenović, Giovanni Simeone.

Pelatih: Ignazio Abate.

Udinese (3-4-2-1)

Maduka Okoye; James Abankwah, Christian Kabasele, Oumar Solet; Mergim Vojvoda, Lennon Miller, Jesper Karlström, Hassane Kamara; Jurgen Ekkelenkamp, Uriel Gómez; Keinan Davis.

Pelatih: Kosta Runjaic.

Susunan tersebut merupakan prediksi media, bukan daftar pemain resmi. Ada pula perbedaan antarmedia mengenai sejumlah posisi di Torino, termasuk kemungkinan tampilnya Nikola Vlašić, Cesare Casadei, atau pemain lain di lini tengah dan depan. Kondisi Adams, Fortini, Davis, serta Solet juga dapat mengubah komposisi akhir.

Daftar resmi biasanya diumumkan menjelang pertandingan dan perlu diperiksa kembali melalui kanal klub atau pembaruan pertandingan langsung.

Head-to-head: Udinese unggul dalam dua pertemuan terakhir

Pertemuan kedua klub memiliki sejarah yang cukup berimbang. Berdasarkan data resmi Udinese, kedua tim telah bertemu 82 kali di Serie A sebelum pertandingan ini, dengan Udinese mencatat 28 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 30 kekalahan.

Udinese memenangkan dua pertemuan terakhir pada musim sebelumnya. Mereka menang 2-1 di kandang Torino pada Januari 2026 dan kemudian menang 2-0 di kandang sendiri pada Mei 2026.

Meski demikian, bermain di Turin tidak selalu mudah bagi Udinese. Klub tersebut mencatat jumlah kemenangan tandang yang relatif terbatas sejak Torino kembali ke Serie A. Faktor kandang dapat menjadi keuntungan bagi Torino, tetapi tren kebobolan mereka membuat pertahanan tetap menjadi perhatian.

Udinese juga memiliki pemain yang pernah memperkuat Torino, termasuk Mergim Vojvoda dan Daniele Padelli. Sebaliknya, Rolando Mandragora dan Duván Zapata pernah bermain untuk Udinese. Riwayat tersebut menambah dimensi tersendiri dalam pertemuan kedua klub.

Prediksi skor: 1-1 menjadi salah satu skenario utama

Sejumlah media olahraga dan model statistik memberikan perkiraan yang relatif berdekatan, meskipun tidak sepenuhnya sepakat mengenai pemenang.

Football Whispers memprediksi skor 1-1 dan menilai hasil imbang sebagai kemungkinan yang patut diperhitungkan. Media tersebut juga menyoroti kecenderungan kedua tim kebobolan dalam beberapa pertandingan terakhir serta performa Udinese yang belum meraih kemenangan dalam tiga laga Serie A terakhir.

Sports Mole memberikan Torino peluang menang sebesar 38,29 persen, hasil imbang 26,76 persen, dan kemenangan Udinese 34,95 persen. Dalam model tersebut, skor 1-0 menjadi salah satu skenario kemenangan Torino yang paling mungkin, sementara 1-1 merupakan skor imbang dengan probabilitas tertinggi.

Model Metis Football juga menempatkan Torino sedikit lebih unggul, dengan peluang kemenangan 41 persen, hasil imbang 30 persen, dan kemenangan Udinese 29 persen. Model tersebut memperkirakan skor 1-1 sebagai hasil tunggal yang paling mungkin.

Angka-angka tersebut merupakan hasil model prediksi, bukan jaminan hasil pertandingan. Perbedaan perkiraan juga memperlihatkan bahwa tidak ada keunggulan yang sangat dominan bagi salah satu tim.

Secara taktis, Torino dapat mencoba memanfaatkan dukungan suporter dan menekan sejak awal, tetapi masalah konsistensi pertahanan berpotensi memberi ruang bagi serangan balik Udinese. Sebaliknya, Udinese memiliki catatan produktivitas gol yang lebih baik, tetapi absennya beberapa pemain dan rentetan kekalahan liga dapat memengaruhi performa mereka.

Dengan mempertimbangkan performa terakhir, kondisi pemain, dan prediksi yang beredar, skor 1-1 menjadi salah satu kemungkinan yang layak diperhitungkan. Torino tetap memiliki peluang menang jika mampu memperbaiki pertahanan dan memaksimalkan keuntungan bermain di kandang.

Catatan: Prediksi ini bukan hasil akhir pertandingan. Susunan pemain resmi, kondisi terakhir para pemain, dan skor aktual perlu diperbarui setelah pengumuman klub serta pertandingan berlangsung.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Menilik Tradisi Unik Perayaan Halloween di Berbagai Belahan Dunia
Internasional

Menilik Tradisi Unik Perayaan Halloween di Berbagai Belahan Dunia

Di balik kemeriahan akhir Oktober, ada sejarah ritual kuno Keltik, tradisi ziarah khidmat, hingga fenomena pop kultur modern di berbagai belahan dunia.

Lusianti Dwi Cahyani· 15 jam lalu
Bukan Soal Perang Dunia III, Ini Alasan Utama Inggris, Jepang, dan AS Minta Warganya Menyimpan Stok Makanan Darurat
Internasional

Bukan Soal Perang Dunia III, Ini Alasan Utama Inggris, Jepang, dan AS Minta Warganya Menyimpan Stok Makanan Darurat

Dikira sinyal krisis global, imbauan menyetok makanan di Inggris, Jepang, dan AS ternyata murni kampanye kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Simak alasannya!

Lusianti Dwi Cahyani· 1 hari lalu
Biaya Bahan Bakar Melonjak, Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Mewah Amerika Serikat Terdampar di Kamboja
Internasional

Biaya Bahan Bakar Melonjak, Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Mewah Amerika Serikat Terdampar di Kamboja

Ratusan penumpang penumpang kapal pesiar mewah Villa Vie Odyssey terpaksa diturunkan di Kamboja usai operator kapal gagal menutupi lonjakan biaya BBM.

Rani Masida· 1 hari lalu
Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin
Internasional

Lonjakan Harga Gas LNG Eropa Tembus 100 Euro Bayangi Krisis Energi Musim Dingin

Melonjak tiga kali lipat, harga gas LNG di Eropa menyentuh level tertinggi dalam 4 tahun dan memicu ancaman krisis energi musim dingin.

Rani Masida· 2 hari lalu
Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok
Internasional

Buntut Hinaan pada Mao Zedong, Mbappe Kehilangan Rp544 Milyar dan Diboikot Tiongkok

Ejek Mao Zedong, Kylian Mbappe rilis permintaan maaf terbuka usai terancam boikot media dan pemutusan sponsor dari Tiongkok.

Rani Masida· 2 hari lalu
Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian
Internasional

Kemenangan Gerakan Mahasiswa Serbia Buka Jalan Reformasi, Pemerintahan Baru Hadapi Ujian

Studentska Lista resmi mengakhiri dominasi Aleksandar Vučić. Hasil pemilu sekaligus menjadi momentum penting bagi gerakan pro-demokrasi anak muda di benua Eropa

Lusianti Dwi Cahyani· 2 hari lalu