TANGERANG - Sebuah pabrik plastik di kawasan Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, terbakar hebat pada Minggu, 6 September 2026. Kobaran api terlihat membesar dan melahap sejumlah bagian bangunan pabrik.
Lokasi kebakaran diketahui berada di kawasan Kampung Tobat, Desa Sentul Jaya, termasuk area pabrik PT Techno Plastik Prima Perdana. Api membakar material plastik yang berada di dalam area pabrik dan menimbulkan kobaran yang cukup besar.
Banyaknya material yang mudah terbakar di dalam area pabrik diduga membuat api dengan cepat merambat ke bagian bangunan lainnya. Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab maupun faktor utama kebakaran.
Kebakaran juga menghasilkan kepulan asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke udara. Asap terlihat dari sejumlah titik di sekitar lokasi dan membuat situasi di kawasan tersebut menjadi mencekam.
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan. Sebanyak 12 armada pemadam kebakaran diterjunkan guna menjinakkan kobaran api dan mencegah kebakaran meluas.
Situasi di lapangan sempat menjadi perhatian warga. Berdasarkan informasi dari lokasi, api dilaporkan merembet hingga ke rumah warga yang berada di sekitar pabrik. Kondisi tersebut membuat warga dan petugas meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke bangunan lainnya.
Akses jalan di sekitar lokasi juga ditutup untuk mendukung proses pemadaman serta menjaga keselamatan masyarakat. Polisi bersama warga terlihat berjaga di sekitar permukiman untuk mengantisipasi dampak kebakaran.
Hingga Minggu sore, proses pemadaman masih berlangsung. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas masih berupaya memastikan api benar-benar padam dan melakukan penanganan terhadap area yang terdampak.
Kebakaran pabrik tersebut menjadi perhatian karena terjadi di kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga. Penanganan cepat diperlukan untuk mencegah kobaran api kembali meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.







