Runtut.com
UmumBreaking News

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Daerah Diminta Siaga

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia yang dapat memicu banjir, longsor, hingga pohon tumbang.

3 menit baca
peringtan cuaca ekstrem dari BMKG
peringtan cuaca ekstrem dari BMKG — Foto: Batamnews

RUNTUT.COM – Badan Meteorelogi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara berkala mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan lebat, kilat/petir, serta angin kencang yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang. 

Dinamika atmosfer yang signifikan menjadi pemicu utama meningkatnya potensi cuaca buruk, termasuk hujan lebat disertai kilat, petir serta angin kencang di berbagai daerah. 

Berdasarkan analisis citra satelit dan pemantauan dinamika cuaca terkini, Deputi Bidang Meteorologi BMKG menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan ini dipicu oleh aktifnya beberapa gelombang atmosfer. 

Termasuk fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) serta adanya daerah konvergensi dan pertemuan angin yang memanjang di beberapa wilayah perairan nusantara.

Kondisi tersebut mendukung pembentukan awan hujan jenis cumulonimbus yang masif dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. 

Informasi BMKG mengenai curah hujan yang tinggi
Informasi BMKG mengenai curah hujan yang tinggi — foto: Kompas.com

Sebaran Wilayah Berpotensi Terdampak Cuaca Ekstrem 

Potensi cuaca ekstrem ini tidak merata di seluruh wilayah, melainkan terkonsentrasi di beberapa pulau besar.

Sejumlah provinsi di Pulau Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, berada dalam status siaga menghadapi potensi curah hujan tinggi pada jam-jam sore hingga menjelang malam hari.

Kondisi serupa juga terpantau di sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, serta beberapa wilayah di kawasan timur Indonesia seperti Maluku dan Papua.

Di sisi lain, sebagian wilayah di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara justru menghadapi tantangan cuaca yang kontras, berupa suhu terik siang hari yang cukup tinggi disertai potensi angin kencang lokal.

Wilayah Berpotensi Angin Kencang 

Di samping curah hujan tinggi, BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi embusan angin kencang yang melanda sejumlah daerah.

Fenomena pergerakan angin tinggi ini berpotensi terjadi di Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga kawasan timur Indonesia. 

BMKG merinci bahwa provinsi yang berpotensi mengalami angin kencang meliputi Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Selanjutnya, wilayah Nusa Tenggara Timur serta Sulawesi Selatan juga tercatat masuk dalam area kewaspadaan fenomena angin kencang. 

Di kawasan timur, BMKG memprakirakan wilayah Papua pegunungan turut dipengaruhi oleh fenomena hembusan angin yang cukup signifikan. 

Potensi Dampak Bencana Hidrometeorologi 

BMKG memaparkan tingkat risiko bencana hidrometeorologi berdasarkan status peringatan dini yang diterbitkan.

BMKG menjelaskan wilayah yang berada pada status Waspada menghadapi potensi dampak bencana berupa banjir, munculnya genangan, luapan air sungai, hingga tanah longsor yang dapat mengganggu rutinitas aktivitas harian warga.

Sementara itu, BMKG menegaskan bahwa jika suatu wilayah berada pada status Siaga, potensi dampaknya dapat berupa banjir, banjir bandang, serta tanah longsor yang berdampak signifikan pada mobilitas masyarakat, layanan publik, dan kondisi infrastruktur.

Pada tingkat tertinggi atau status Awas, potensi dampak bencana hidrometeorologi diperkirakan meluas hingga berakibat pada terhentinya fasilitas layanan publik, kerusakan infrastruktur, serta risiko keselamatan jiwa.



Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Kelangkaan BBM Meluas, Distribusi dan Panic Buying DisorotBreaking
Umum

Kelangkaan BBM Meluas, Distribusi dan Panic Buying Disorot

Kelangkaan BBM di Bali memicu antrean panjang di SPBU. Gangguan distribusi, lonjakan konsumsi, dan panic buying disebut menjadi pemicu.

Lusianti Dwi Cahyani· 7 menit lalu
Dari Gedung Tua Jadi Modern, Potret Renovasi Sekolah Negeri Era Pramono Anung
Umum

Dari Gedung Tua Jadi Modern, Potret Renovasi Sekolah Negeri Era Pramono Anung

Potret perubahan sekolah negeri setelah direnovasi. Kini, sekolah negeri ini memiliki lift, smart board, perpustakaan, dan lapangan olahraga.

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
Dugaan Keracunan MBG di Sejumlah Daerah, Prosedur Pengelolaan SPPG Jadi Sorotan
Umum

Dugaan Keracunan MBG di Sejumlah Daerah, Prosedur Pengelolaan SPPG Jadi Sorotan

Kasus gangguan kesehatan setelah konsumsi MBG di sejumlah wilayah menjadi perhatian. Evaluasi SPPG diperlukan dugaan pelanggaran standar keamanan pangan.

Lusianti Dwi Cahyani· 4 hari lalu
Kabut Asap Karhutla Meluas dari Kalimantan hingga Papua, Visibilitas di Sejumlah Wilayah Menurun
Umum

Kabut Asap Karhutla Meluas dari Kalimantan hingga Papua, Visibilitas di Sejumlah Wilayah Menurun

Kabut asap akibat karhutla memperpendek jarak pandang di Kalimantan, Sumatera, hingga Papua. Kenali wilayah terdampak dan bahaya beraktivitas di luar ruangan.

Lusianti Dwi Cahyani· 5 hari lalu
Menilik Nasib Kopdes Merah Putih dan Manajernya di Daerah
Umum

Menilik Nasib Kopdes Merah Putih dan Manajernya di Daerah

Bagaimana kelanjutan Kopdes Merah Putih di berbagai daerah? Simak perkembangan operasional koperasi hingga nasib dan kepastian kerja para manajernya.

Lusianti Dwi Cahyani· 6 hari lalu
Semangkuk Seblak Jadi Self Reward Gen Z di Tengah Himpitan Gaji UMR
Umum

Semangkuk Seblak Jadi Self Reward Gen Z di Tengah Himpitan Gaji UMR

Dari cabai hingga ceker, tingginya permintaan seblak di Jatim ubah harga pasar. Simak dampak tren kuliner ini pada finansial Gen Z bergaji di bawah UMR!

Lusianti Dwi Cahyani· 6 hari lalu