JAKARTA - Industri media di Indonesia saat ini tengah menghadapi tekanan berat akibat arus disrupsi digital, dominasi platform global, perubahan model bisnis, perkembangan kecerdasan buatan (AI), hingga maraknya gelombang disinformasi. Menanggapi tantangan besar yang tidak bisa dihadapi sendirian tersebut, berbagai pemangku kepentingan resmi mendeklarasikan pembentukan Koalisi Keberlanjutan Media (KKM) pada Kamis (30/7/2026).

Deklarasi yang dilangsungkan secara hibrida (hybrid) pada pukul 13.00–15.30 WIB ini merupakan buah dari rangkaian Focus Group Discussion (FGD) intensif yang melibatkan lintas sektor, mulai dari media, akademisi, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, hingga mitra pembangunan. KKM hadir sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem media agar tetap independen, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dorong Pembentukan Dana Jurnalisme

Selain sebagai momentum peresmian koalisi, acara ini juga dirangkaikan dengan diskusi publik mengenai Dana Jurnalisme (Journalism Fund). Skema ini didorong sebagai salah satu solusi konkret dalam menjaga keberlanjutan ekonomi media serta mendukung lahirnya jurnalisme berkualitas di Tanah Air.

Diskusi interaktif ini menghadirkan sejumlah pakar dan regulator di bidangnya, antara lain:

  • Dahlan Dahi (Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers)

  • Farida Dewi Maharani (Direktur Ekosistem Media, Kementerian Komunikasi dan Digital / Komdigi)

  • Eriyanto (Akademisi Universitas Indonesia)

  • Masduki (Pengurus Nasional Aliansi Jurnalis Independen / AJI Indonesia)

Diskusi dipandu secara lugas oleh Luviana Ariyanti, Koordinator Koalisi Media Alternatif (KOMA) sekaligus Pemimpin Redaksi Konde.co.

Prosesi Deklarasi Berlangsung Khidmat dan Inklusif

Dalam siaran langsung (live streaming) yang ditayangkan melalui saluran YouTube AJI Indonesia dan platform Zoom, tampak perwakilan deklarator memperlihatkan berkas naskah deklarasi yang telah ditandatangani bersama. Kegiatan ini juga dikemas secara inklusif dengan menyediakan juru bahasa isyarat untuk memastikan aksesibilitas bagi publik yang lebih luas.

Melalui deklarasi ini, KKM mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat luas untuk terlibat aktif dalam membangun masa depan media Indonesia yang lebih kuat, mandiri, independen, serta berkelanjutan demi menjaga kualitas demokrasi.